Bupati Meranti: Program Vaksin MR Harus Sukses

Dibaca: 416 kali  Kamis,02 Agustus 2018 | 11:21:00 WIB

Bupati Meranti: Program Vaksin MR Harus Sukses
Ket Foto : ilustrasi

MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, menyikapi serius masalah sertifikasi halal Vaksin Measies Rubella (MR). Menurutnya, program pemerintah untuk mengantisipasi penyakit campak itu harus sukses dilaksanakan, namun bagi muslim ditunda sampai keluar Fatwa MUI.
 
"Bagi yang Islam bersabar dulu sampai keluar Fatwa MUI, bagi Non Muslim silahkan jalankan. Program ini harus sukses karena pemerintah sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk menyehatkan masyarakat," ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kepulauan Meranti, Heri Saputra, menirukan kata Bupati, Kamis 2 Agustus 2018.
 
Lebih jauh dikatakannya, berdasarkan informasi yang diperoleh terkait masalah belum keluarnya Fatwa MUI tentang kehalalan Vaksin yang diproduksi di India untuk mensukseskan program Nasional Indonesia bebas Campak 2020 itu, bagi muslim belum direkomendasikan.
 
"Khusus umat islam kita belum merekomendasikan bagi Non Muslim silahkan jalankan," tegasnya lagi.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, drg. Ruswita menjelaskan, kegiatan Imunisasi Measies Rubella merupakan Program Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan UNICEF, yang turun berjenjang ke tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota, dalam upaya memberantas penularan penyakit Campak Rubella di Dunia khususnya Indonesia.
 
Terkait penggunaan Vaksin Measies Rubella sendiri, dikatakan drg. Ruswita telah mendapat rekomendasi dari World Healt Organization (WHO), dan telah digunakan di 104 negara di dunia dan yang tak kalah penting Vaksin yang dibuat di India itu telah mengantongi sertifikat Halal.
 
Didasari hal itu, Kepala Dinas Kesehatan berharap tidak ada lagi keraguan dari masyarakat untuk menggunakan Vaksin ini agar terlindungi dari penularan penyakit Campak Rubella yang cukup berbahaya.
 
Dari pemaparan dr. Siska Hidayani, penyakit Campak Rubella merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan dari batuk dan bersin. Penyakit ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan Demam dan Pilek yang jika terjadi komplikasi dengan Diare dan lainnya akan menyebabkan radang paru-paru, radang otak yang berujung pada kematian.
 
Jika penyakit ini menyerang ibu hamil maka dapat menyebabkan Keguguran Spontan, Bayi Cacat Bawaan, dan kematian bayi. Dari hasil survei dan penelitian, penyakit ini paling bayak menyerang manusia umur 9 Bulan sampai 13 Tahun. Pemerintah Pusat menargetkan pelaksanaan program Vaksinasi MR di Indonesia 95 Persen, jika dihitung dari jumlah potensial sasaran Vaksinasi MR masyarakat Meranti sebesar 51 ribu.
 
Kadis Kesehatan Meranti berharap dengan terlaksananya program Imunisasi Rubella tersebut, hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan lingkungan hidup yang bersih sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dapat diwujudkan. (rls/red)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com