Festival Sampan Campang Ajang Promosi Wisata di Meranti

Dibaca: 792 kali  Selasa,02 Oktober 2018 | 02:13:00 WIB

Festival Sampan Campang Ajang Promosi Wisata di Meranti
Ket Foto : Pelepasan Festival Sampan Campang di Desa Alai, Kabupaten Kepulauan Meranti

MERANTI – Festival Sampan Campang diharapkan mampu menjadi ajang promosi pariwisata dan pelestarian budaya masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
 
Harapan itu disampaikan Asisten III Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Rosdaner, saat membuka secara resmi Festival Sampan Campang Tahun 2018, di Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Selasa 2 Oktober 2018.
 
Hadir pada Festival itu, Kadis Parpora Rizki Hidayat, Camat Tebing Tinggi Helfandi, Camat Tebing Tinggi Barat Said Zamhur, Pj Kades Alai Jaizir, para Panitia Pelaksana Pemuda Desa Alai, dan unsur lainnya bersama masyarakat setempat.
 
Rosdaner dalam sambutannya berharap, Festival tersebut juga dapat menjadi pemersatu dan meningkatkan silaturrahim antar sesama masyarakat. Khususnya antar masyarakat sesama pecinta sampan.
 
Yang tak kalah penting, kata mantan Kadis Pendidikan itu, Festival Sampan Campang dapat menjadi ajang pencarian atlet yang dapat diikutkan pada perlombaan pacu jalur di Teluk Kuantan dan Festival Dragon Boat di Tanjung Pinang.
 
"Semoga melalui Festival ini kita dapat bibit atlet yang mampu mengukir prestasi di ajang yang lebih tinggi, dalam rangka mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai," ucap Rosdaner.
 
Selain itu dia berharap, Festival Sampan Campang dapat menjadi potensi wisata Meranti yang mampu menarik para wisatawan lokal maupun luar. Dimana dengan majunya potensi wisata akan turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tempatan.
 
Sementara itu Ketua Pemuda Desa Alai, Taufik Hidayat selaku Panitia Pelaksana mengungkapkan, Festival Sampan Campang kali ini di ikuti oleh 15 regu (sampan) yang berasal dari Desa Alai, Alai Selatan dan Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat.
 
"Maksud dan tujuan Festival ini dilaksanakan, yakni sebagai upaya promosi pariwisata dan upaya pelestarian budaya masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dilaksanakan setiap tahunnya," ucapnya. (rls/red)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com