Masa Remaja Perlu Bimbingan Kegiatan Positif

Dibaca: 768 kali  Senin,29 Oktober 2018 | 12:46:00 WIB

Masa Remaja Perlu Bimbingan Kegiatan Positif
Ket Foto : Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Rosdaner bersama para peserta

MERANTI - Masa remaja merupakan masa yang sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda, di masa ini remaja cenderung ingin mencoba semua hal baru yang perlu mendapat bimbingan, agar mengarah kepada kegiatan yang positif.
 
Hal itu dikatakan Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Rosdaner, saat membuka Lomba Kreatifitas Remaja Tahun 2018, di Aula Orange Kantor Bupati belum lama ini. Kegiatan itu bertujuan untuk penyaluran bakat dan meningkatkan kreatifitas generasi muda Kepulauan Meranti.
 
Hadir pada kesempatan itu, Ketua MUI Kepulauan Meranti, Mustafa, perwakilan Polres Kepulauan Meranti, para Kepala Sekolah dan jajaran Majelis Guru, serta para Remaja peserta Lomba Kreatifitas Remaja.
 
Ketua Panitia dari Dinas Sosial Kepulauan Meranti, dr. Misri Hasanto menjelaskan, remaja perlu mendapat pembinaan agar memiliki kematangan dalam berfikir, begitu juga dalam hal penyaluran bakat dan kreatifitas perlu diberikan ruang agar tidak sempat berfikir negatif.
 
"Dengan acara ini kita berharap bakat yang ada pada diri remaja dapat tersalur dengan baik dan terhindar dari aktifitas negatif yang merusak seperti hamil diluar nikah, LGBT, Narkoba, mabuk mabukan dan lainnya," jelas Misri.
 
Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Rosdaner, dalam sambutannya mengatakan, ajang Lomba Kreatifitas Remaja merupakan wadah penyaluran bakat dan kreatifitas anak muda, agar hidup tidak monoton dan terbebas dari aktifitas negatif.
 
"Dengan digelarnya ajang penyaluran bakat ini, semoga dapat mengalihkan perhatian remaja untuk melakukan hal negatif yang hanya akan merusak diri. Apalagi berdasarkan data saat ini, jumlah penduduk Indonesia berusia muda sebanyak 66 juta jiwa atau 25 persen dari total penduduk," jelas Rosdaner.
 
Ia berharap, melalui kegiatan lomba kreatifitas dan penyaluran bakat yang dikemas dengan dialog dan diskusi tentang reproduksi ini, dapat membangun wawasan, pengetahuan dan kecakapan dari remaja agar lebih mandiri, cerdas, berakhlakulkarimah, dan memiliki masa depan yang cerah.
 
"Mari manfaatkan kegiatan ini sebagai ajang diskusi, bertukar pengalaman tentang reproduksi remaja, sehingga generasi muda Meranti tumbuh menjadi remaja yang kreatif, cerdas, mandiri serta memiliki kecakapan tentang berbagai hal," papar Rosdaner.
 
Dihadapan para remaja, Kepala Sekolah dan guru pendidik, Rosdaner mengungkapkan besarnya pengaruh negatif terhadap generasi muda saat ini, seperti pemberitaan di media massa, jumlah pengguna dan pengedar narkotika di Kepulauan Meranti terus meningkat, parahnya lagi melibatkan anak-anak dan remaja.
 
Untuk itu, Rosdaner yang pernah malang melintang sebagai guru itu, meminta kepada Kepala Sekolah untuk mengaktifkan lagi Pusat Konseling Sekolah. Disitu siswa yang memasuki usia ramaja dapat berkonsultasi secara terbuka tentang reproduksi, dan guru wajib menyampaikannya dengan bahasa yang baik dan tidak vulgar, sehingga para remaja dapat memahaminya dengan baik.
 
"Saya mengajak para guru mari kita menjaga anak didik dengan baik dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa agar terhindar dari hal yang bersifat negatif," pungkasnya. (rls/red)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com