Buka Sosialisasi BPNT, Plh Bupati Kampar Ingin Angka Kemiskinan Menurun

Dibaca: 70 kali  Rabu,17 Juli 2019 | 11:18:00 WIB

Buka Sosialisasi BPNT, Plh Bupati Kampar Ingin Angka Kemiskinan Menurun
Ket Foto : Plh Bupati Kampar Yusri saat menyampaikan sambutannya

KAMPAR - Plh Bupati Kampar Yusri membuka secara resmi Sosialisasi Perluasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap II Tahun 2019, yang diselenggarakan di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Selasa (16/7/2019) kemarin.
 
Hadir pada acara itu, Wakil Kepala Bansos Provinsi Riau, Imam Saputra, Kepala analisis sistem pembayaran Perwakilan BI Provinsi Riau, Irwan Annas, Kadis Sosial Amin Filda, Kapolsek se-Kabupaten Kampar, Camat, Kepala OPD dan para Penerima BPNT.
 
Dikatakan Yusri, pemerintah lebih nyaman memberikan bantuan langsung kepada masyarakat baik tunai maupun non tunai dimana lebih dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, apalagi beberapa institusi pemerintah baik Polri, ASN, perbankan ikut serta dalam pendistribusian maupun pendampingan.
 
"Kita akan terus perbaiki validasi data agar dapat disempurnakan dan menyerap secara menyeluruh fakir miskin dan duafa akan kita berikan kewenangan kepada Camat, Kades maupun pendamping, kita harapkan orang miskin di Kampar semakin berkurang," kata Yusri.
 
Menurutnya, kalau mau dan sepakat perlu penyatuan data agar mendapatkan hasil yang sempurna, kedepannya akan ada beberapa perusahaan yang mengembalikan lahannya kepada masyarakat seperti PTPN V dan Ciliandra, dimana nantinya akan turut mengurangi jumlah ribuan angka kemiskinan di Kabupaten Kampar.
 
"Perkembangan data penerima inilah yang kita harapkan akan semakin menurunkan angka kemiskinan di lapangan," ujarnya.
 
Irwan Annas selaku Kepala analisis sistem pembayaran Perwakilan BI Provinsi Riau mengaku berkomitmen mengawasi penyaluran bansos di Kampar.
 
Dikatakannya, jumlah penerima program bantuan sosial dan subsidi meningkat secara signifikan selama tahun 2019, yakni sebanyak 186.501 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang menjadikan meningkatnya anggaran bansos nasional dari Rp19,3 Triliun menjadi Rp32,7 Triliun dimana untuk Riau sebesar Rp9,1 Triliun.
 
"Untuk tahap ke II ini akan dilaksanakan di 5 Kabupaten, yakni Kampar, Rohul, Bengkalis, Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti, dengan target launching BPNT pada bulan Agustus 2019," ungkap Irwan Annas. (bakar)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com