PCNU Kepulauan Meranti Gelar Solat Istisqa dan Berbagi Masker

Dibaca: 76 kali  Kamis,19 September 2019 | 01:30:00 WIB

PCNU Kepulauan Meranti Gelar Solat Istisqa dan Berbagi Masker
Ket Foto : Kegiatan Solat Istisqa oleh PCNU Kepulauan Meranti

MERANTI - Karena parahnya polusi udara akibat kabut asap yang melanda Provinsi Riau, membuat banyak elemen masyarakat melaksanakan solat Istisqa, dimana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat udara sudah dikategorikan tidak sehat.
 
Seperti yang dilaksanakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kepulauan Meranti yang menggelar solat istisqa dan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan serta masyarakat yang berada di sepanjang Jalan Desa Gogok Darussalam, Kamis 19 September 2019.
 
Kabut asap yang terjadi menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), hal ini diperparah karena sudah lebih dari 14 hari tidak kunjung turun hujan.
 
Ramlan Abdullah, Ketua PCNU Kabupaten Kepulauan Meranti mengatakan, Solat istisqa dilakukan sebagai upaya ikhtiar mengharapkan keberkahan dan keridoan Allah SWT dan memohon agar daerah ini diberikan diturunnya hujan.
 
Dikatakannya, kegiatan tersebut adalah bentuk kepedulian serta keprihatinan terhadap sesama warga NKRI, khususnya warga Kabupaten Kepulauan Meranti.
 
"Ini bagian dari solidaritas kami dan bentuk kepedulian warga NU kepada sesama, khususnya masyarakat Kepulauan Meranti, bila bukan kita sesama masyarakat lalu siapa lagi yang akan perduli," ujarnya.
 
Ketua PCNU ini juga mengimbau agar para orang tua melakukan pengawasan ekstra kepada anak-anaknya untuk tidak terlalu banyak bermain di luar rumah, dan selalu menggunakan masker jika harus beraktifitas di luar rumah.
 
Ramlan juga berharab Pemerintah dapat lebih serius menangani masalah kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan ini.
 
"Mari bebaskan Riau dari polusi asap dan tindak tegas pelaku karhutla, mari bersama kita bantu dan berikan dukungan kepada para penegak hukum dan juga Pemerintah Daerah maupun Pusat dalam menekan terjadinya Karhutla," ujarnya. (rls/red)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com