Egy Primatama Raih IPK Tertinggi Fakultas Hukum UIR

Dibaca: 34 kali  Selasa,24 September 2019 | 11:30:00 WIB

Egy Primatama Raih IPK Tertinggi Fakultas Hukum UIR
Ket Foto : penyerahan piagam penghargaan

PEKANBARU -  Egy Primatama, mahasiswa Jurusan Hukum Pidana Universitas Islam Riau meraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi di Fakultas Hukum dengan IPK 3,78. Urutan kedua dan ketiga ditempati oleh Dedy Gusniawan, Jurusan Hukum Tata Negara, IPK 3,74 dan Novrizal, Jurusan Pidana, 3,74.
 
Penyerahan piagam dan tropi kepada pemuncak diberikan Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL dalam acara Ramah Tamah Wisudawan/ti Periode III Tahun 2019 di Hotel Labersa Pekanbaru, Selasa siang 24 September 2019.
 
Pada Periode III Fakultas Hukum akan mewisuda 130 mahasiswa. Ramah Tamah bersama civitas akademika selain dihadiri Rektor Syafrinaldi diikuti pula Dekan Fakultas Hukum Dr Admiral, Wakil Dekan I Dr Surizki Febrianto, Wakil Dekan II Dr Rasyidi Hamzah dan Wakil Dekan III S Parman, SH, MH. Juga Ketua IKA Fakultas Hukum Aziun Azhari, SH, MH, sejumlah dosen seperti Prof Dr Hj Ellydar Chaidir, Prof Dr Thamrin S, Dr Syafriadi, Dr Suparto, Dr Ardiansyah, Endang Suparta, SH, Roni Sahindra, SH, MH, Rahdiansyah, SH, MH, Desy Apliani, SH, MH, Heni Susanti, SH, MH dan lain-lain.
 
Dekan Fakultas Hukum Dr Admiral, SH, MH menyampaikan terima kasih dan selamat kepada wisudawan/ti Periode III Tahun 2019 yang pada Sabtu 28 September akan diwisuda oleh Rektor Universitas Islam Riau. Ia meminta semua wisudawan tidak berpuas diri karena merasa telah berhasil menamatkan pendidikan di Fakultas Hukum. Menurutnya, gelar sarjana yang diraih hanya satu dari sekian banyak fase kehidupan.
 
"Tantangan dihadapan saudara masih banyak. Persiapkan diri sebaik mungkin dengan soft skill yang memadai. Hanya melalui keterampilan yang memadai saudara dapat meraih cita-cita dan harapan orangtua," ujar Admiral.
 
Rektor UIR Syafrinaldi menjelaskan tentang rencana dibukanya program studi doktoral, segala administrasinya sudah disubmit ke Kemenristekdikti. Ia mohon doa seluruh civitas akademika mendoakan agar program studi S3 berhasil dibuka dan dikabulkan oleh Kemenristekdikti. Di luar itu, Syafrinaldi juga menceritakan soal akreditasi international yang kini sedang diikuti UIR bersama ASIC London.
 
"Saudara akan menjadi duta-duta UIR dimana pun Anda bekerja. Jaga nama baik almamater. Semoga kampus yang menjadi kenangan ini tidak Anda lupakan. Beri terus kami masukan dalam mengelola kampus ini, dan mari sama-sama kita tingkatkan pengabdian kepada Universitas Islam Riau," ungkap Rektor Syafrinaldi.
 
Ramah tamah Calon Wisudawan/ti Fakultas Hukum ini dimeriahkan pula berbagai penampilan kesenian oleh mahasiswa. Juga penyerahan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi. Baik berprestasi di kampus maupun di luar. Termasuk memberi award kepada mahasiswa yang berprestasi secara akademik.
 
Menariknya, panitia yudisium mempersiapkan pula video pendek dari kisah wisudawan mulai saat mereka masuk sampai sukses melakoni berbagai profesi pekerjaan. Dari penegak hukum hingga menjadi pengusaha hotel.
 
Dalam video berdurasi hampir 10 menit itu, dikisahkan pula hubungan kekerabatan mahasiswa saat mengenang masa-masa sulit di bangku kuliah dan mengikuti ujian comprehensif sampai mereka bertemu dalam profesi yang berbeda.
 
"Sebuah video yang digarap secara profesional dengan runtun cerita yang utuh. Saya salut dengan ide dan teknik penggarapannya," komentar Wakil Dekan III S Parman. (rls/red)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com