Kiprah Dokter Misri Bina Layanan Konsultasi Gratis 24 Jam

Dibaca: 780 kali  Kamis,26 Desember 2019 | 08:20:00 WIB

Kiprah Dokter Misri Bina Layanan Konsultasi Gratis 24 Jam
Ket Foto : dr. H. Misri Hasanto, M.Kes

MERANTI - Bagi masyarakat Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, nama Dokter Misri atau lengkapnya dr. H. Misri Hasanto, M.Kes, sudah tidak asing lagi. Kiprahnya sebagai dokter sangat dirasakan hingga membina layanan konsultasi gratis 24 jam bagi masyarakat.
 
Pengalamannya sebagai seorang dokter umum sudah cukup panjang, dimulai di RSUP M Jamil Padang 22 tahun silam, dokter Misri juga pernah bertugas di Rumah Sakit PT Semen Padang, RS Ahmad Mukhtar Bukit Tinggi, RSUD M Zein Painan, RS Tabrani Rab, RS Ibnu Sina Pekanbaru dan RSUD Kepulauan Meranti di Selatpanjang.
 
Pria kelahiran Painan 1 Februari 1969 ini sudah menetap dan mengabdi sebagai dokter di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti sejak awal Tahun 1998. Tidak hanya sebagai dokter, Misri juga mengabdi sebagai Dosen Universitas Tabrani Rab, STIKES Maha Ratu dan STIKES Hang Tuah Pekanbaru.
 
Ditemui jurnalmadani.com, Dokter Misri menceritakan bahwa status dokter yang disandangnya merupakan ladang amal, untuk itu dengan rasa kemanusiaan Misri membuka layanan konsultasi kesehatan gratis 24 jam bagi masyarakat melalui media sosial grup whatsapp sejak tahun 2015 lalu.
 
"Tujuannya agar layanan konsultasi kesehatan gratis dapat dengan mudah diakses oleh anggota grup dan masyarakat luas, dalam upaya pencegahan berbagai penyakit, termasuk memberikan terapi secara medis, herbal dan tibun nabawi atau pengobatan ala Rasulullah SAW," ujarnya.
 
Pertanyaan saat konsultasi kesehatan yang sering muncul, ungkap dokter Misri, yakni terkait penyakit tidak menular, penyakit menular, penyakit akibat kecelakaan kerja dan penyakit masalah gizi.
 
Para penanya konsultasi bukan hanya berasal dari anggota grup di Selatpanjang, namun juga berasal dari Aceh, Medan, Riau, Sumbar, Palembang, Kepri, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku dan Papua. Bahkan ada juga dari luar negeri, seperti Malaysia, Rusia, Australia, Thailand, Brunei dan Jerman.
 
"Tidak hanya konsultasi masalah kesehatan, tapi juga ada pertanyaan seputar program kesehatan di Indonesia," ungkap Misri yang pada tahun 2003 pernah menerima penghargaan sebagai Dokter Teladan 1 se-Riau.
 
Dokter Misri yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), juga telah mengabdi di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kepulauan Meranti, pernah menjadi Kasi hingga Direktur di RSUD Kepulauan Meranti, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinsos P3AP2KB dan Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Meranti.
 
Untuk menunjang kinerja tugasnya selaku PNS, Dokter Misri juga berkecimpung di berbagai organisasi di Kepulauan Meranti, antara lain IDI, IAKMI, PDUI, PMI, HMI, KAHMI, PD Muhammadiyah, PUSPA Sagu Meranti, IPHI, Pendiri dan Pembina berbagai Yayasan serta Sanggar Seni. Selain itu menjadi Tenaga Kesehatan Haji Daerah
 
Dokter yang telah membantu persalian lebih dari 1.000 orang dan melakukan Sunat Massal lebih dari 10.000 anak di Kepulauan Meranti ini selalu menjadi narasumber seminar bidang Kesehatan dan KB di Kepulauan Meranti, tingkat Provinsi dan Nasional. Misri juga dipercaya sebagai Assessor BNN, Dokpol dan Doklantas kerjasama dengan Polda Riau. (santo)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com