Bupati Irwan Dorong EMP Bantu Atasi Pemadaman Bergilir Listrik PLN

Dibaca: 129 kali  Selasa,23 Juni 2020 | 11:10:00 WIB

Bupati Irwan Dorong EMP Bantu Atasi Pemadaman Bergilir Listrik PLN
Ket Foto : Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir saat pertemuan dengan manajemen PT EMP Malacca Strait SA

JAKARTA - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menggelar pertemuan dengan manajemen PT. Energi Mega Persada (EMP) Malacca Straits SA, Selasa 23 Juni 2020. Dalam pertemuan itu, Bupati meminta EMP membantu mengatasi pemadaman bergilir listrik PLN di Pulau Padang.
 
"Harapan kita EMP dapat memenuhi kebutuhan pasokan Gas untuk menghidupkan PLTMG khususnya pada beban puncak, sehingga dapat melayani kebutuhan listrik masyarakat selama 24 jam," ujar Bupati Irwan pada pertemuan di Bakrie Tower lantai 31, Rasuna Epicentrum, Kuningan Jakarta Selatan.
 
Hadir mendampingi Bupati pada pertemuan itu, Kabag Ekonomi Setdakab Kepulauan Meranti Abu Hanifah, General Manager PT. EMP MSSA Kelik Rudi S yang didampingi jajaran pejabat PT. EMP Malacca Strait SA Bagus CK, Adil Kesuma, Tri Budiono, Luhur Handoyo dan lainnya.
 
Seperti diketahui, masalah elektrifikasi masih menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam hal ini Bupati Drs. H. Irwan M.Si untuk dituntaskan, agar tidak ada lagi masyarakat yang tidak dapat menikmati listrik PLN di wilayah Kabupaten termuda di Riau ini.
 
 
Dengan peningkatan elektrifikasi tersebut diyakini mampu mendorong tumbuhnya sektor perekonomian masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat mulai dari Kota hingga pedesaan.
 
Setelah sebelumnya mengupayakan listrik hidup selama 24 jam di wilayah Desa Topang, Kecamatan Rangsang, dengan mendorong beroperasinya pembangkit listrik berkapasitas 500 KW agar mampu melayani 500 rumah masyarakat, kini Bupati Irwan kembali menggarap masalah pasokan kebutuhan Gas untuk menghidupkan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berada di Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau berkapasitas 1.840 KW agar mampu bekerja pada beban puncak sebesar 1.890 KW.
 
Seperti diketahui, alokasi Gas untuk PLTMG PLN di Pulau Padang sebesar 0,4-0,42 BBTUD yang dapat menghasilkan daya 1.840 KW. Berdasarkan data dari PLN Unit Induk Wilayah (UIP) Riau dan Kepri kebutuhan listrik beban puncak untuk masyarakat Pulau Padang membutuhkan daya sebesar 1.890 KW. Artinya masih terjadi defisit 50 Kw. Sebagai solusi untuk mencukupi data listrik di Pulau Padang tersebut perlu dilakukan Penambahan Gas sebesar 0,05 BBTUD.
 
Akibatnya Listrik PLN di wilayah Pulau Padang harus dilakukan pemadaman bergilir karena daya yang tersedia akibat keterbatasan pasokan Gas tidak mampu melayani kebutuhan listrik masyarakat khsusnya pada saat menghadapi beban puncak.
 
 
Untuk mengatasi masalah ini, dalam pertemuan yang berlangsung santai tersebut, Bupati Kepulauan Meranti meminta kepada pihak PT. EMP Malacca Strait SA dapat memenuhi kebutuhan pasokan Gas untuk pembangkit PLTMG Pulau Padang di Melibur sebesar 0,05 BBTUD sehingga dari 0,42 menjadi 0,47 BBTUD.
 
Menanggapi permintaan Bupati tersebut, disambut baik oleh General Manager PT. EMP Malacca Strait SA, Kelik Rudi S, dikatakan Kelik PT. EMP siap menambah alokasi Gas yang diusulkan oleh Pemkab Kepulauan Meranti.
 
"Kami siap menambah alokasi Gas sesuai permintaan Pemkab Kepulauan Meranti, karena kemampuan Produksi Gas PT EMP MSSA di Melibur masih mencukupi untuk permintaan, terlebih lagi dengan adanya Penambahan dari 1 sumur baru," jelasnya.
 
Bahkan Managemen PT. EMP Malacca Strait SA melalui Manajer Produksinya Bagus, kembali mengusulkan kepada Bupati Kepulauan Meranti untuk menyampaikan kepada pihak PLN dapat membangun pembangkit PLTMG baru di Desa Lukit.
 
"Karena dilokasi ini jumlah produksi Gas PT. EMP masih surplus dari pemakaian sendiri sebesar 0,4 BBTUD," ucap Bagus.
 
 
Masukan dari Managemen PT, EMP ini tentunya sangat disambut baik oleh Bupati Kepulauan Meranti karena jika hal itu dapat diwujudkan maka dapat semakin meningkatkan elektrifikasi di wilayah Kecamatan Merbau.
 
Untuk itu, Bupati menyarankan agar dilakukan koordinasi dalam waktu dekat yang melibatkan pihak PT. PLN persero, Managemen PT. EMP MSSA dan Pemkab Kepulauan Meranti.
 
Bupati Irwan sangat berharap rencana itu dapat diwujudkan agar elektrifikasi di Meranti dapat meningkat sehingga dapat mendorong tumbuhnya sektor perekonomian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com