Kapolres Dumai Jelaskan Skema Pemeriksaan Kapal Asing

Dibaca: 379 kali  Senin,14 Juni 2021 | 10:57:00 WIB

Kapolres Dumai Jelaskan Skema Pemeriksaan Kapal Asing
Ket Foto : Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK

DUMAI - Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK memaparkan terkait bagaimana skema pemeriksaan kapal asing di pelabuhan Kota Dumai, karena setiap harinya selalu kedatangan kapal asing yang akan melakukan kegiatan ekspor.
 
Ia mengungkapkan adapun pemeriksaan yang dilakukan selama ini hasilnya yaitu dua kapal yang didalamnya terdapat Anak Buah Kapal (ABK) yang terkonfirmasi sudah ditangani.
 
Paparan tersebut disampaikannya saat Gubernur Riau beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja di Kota Dumai, tepatnya di Aula Lapangan Golf Putri Tujuh, Senin (14/6/2021).
 
"Ini semua berkat bantuan dan arahan Bapak Gubernur dan Kapolda, saat ini pasien yang dinyatakan positif dan merupakan kapten kapal tersebut sudah dinyatakan sembuh dan sudah bisa kembali kenegaranya dengan membawa kapalnya serta ekspor CPO sebanyak 6000 metrik ton," ujar Kapolres Dumai.
 
Andri menjelaskan bahwa adapun skema ketika kapal asing datang ke Kota Dumai maka Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Dumai melakukan pengecekan kesehatan. Jika hasilnya negatif maka akan lanjut sampai diizinkan untuk bersandar, namun jika dinyatakan positif dari swab antigen maka akan dilaksanakan swab PCR.
 
"Jika hasil PCR nya dinyatakan positif maka akan ada kegiatan lainnya seperti kita melihat apakah pasien tersebut punya gejala atau perlu dievakuasi atau tidak, jika tidak maka mereka semua yang ada di kapal akan melakukan isolasi mandiri dikapalnya dan kapal tersebut dizona karantina serta menaikan bendera kuning," tambahnya.
 
Hal itu dilakukan supaya masyarakat atau penyelenggara di pelabuhan untuk tidak mendekat kecuali ada izin dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Dumai yang melaksanakan treatment atau pengobatan kepada pasien yang positif.
 
"Setelah 14 hari dilakukan evaluasi dan hasil sudah negatif baru diizinkan untuk melakukan penyandaran," pungkasnya. (mcr)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com