Jumlah Warga Negara Indonesia di Jepang per Juni 2025 Capai 230.689 Orang

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:55:26 WIB

JURNALMADANI - Jumlah Warga Negara Indonesia di Jepang terus bertumbuh dan per Juni 2025 mencapai 230.689 orang yang tersebar di berbagai prefektur di seluruh Jepang.

Menurut data Kementerian Kehakiman Jepang - Badan Pelayanan Imigrasi via Instagram @kbritokyo, jumlah WNI di Jepang meningkat 37,2 persen dalam satu tahun terakhir.

Hal itu menunjukkan tren migrasi dan mobilitas yang semakin kuat antara Indonesia dan Jepang.

“Di balik angka ini, ada cerita tentang perjumpaan, kerja keras, dan kontribusi nyata. WNI hadir sebagai pelajar, pekerja, perawat, pelaku seni, peneliti, hingga wirausaha, menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang,” tulis unggahan Instagram @kbritokyo, (3/2/2026).

“Pertumbuhan ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang people to people connection yang semakin kuat dan hubungan Indonesia–Jepang yang terus berkembang melalui interaksi langsung antarwarganya di berbagai prefektur,” tulis unggahan itu.

Prefektur dengan Jumlah WNI Terbanyak

Sebaran WNI di Jepang menunjukkan konsentrasi tertinggi berada di beberapa prefektur industri dan perkotaan.

Berikut lima prefektur dengan jumlah WNI terbanyak per Juni 2025.

Aichi sebanyak 18.484 orang.

Tokyo sebanyak 14.439 orang.

Osaka sebanyak 13.592 orang.

Saitama sebanyak 12.652 orang.

Chiba sebanyak 12.229 orang.

WNI Masuk Enam Besar Warga Asing di Jepang

Secara keseluruhan, jumlah penduduk asing di Jepang per akhir Juni 2025 mencapai 3.956.619 orang dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Menambahkan dari data Badan Pelayanan Imigrasi Jepang, jumlah tersebut meningkat 187.642 orang atau 5 persen dibandingkan akhir tahun sebelumnya.

Berdasarkan kewarganegaraan, Indonesia menempati peringkat keenam sebagai negara asal warga asing terbanyak di Jepang.

Berikut daftar 10 besar warga asing di Jepang berdasarkan kewarganegaraan.

China sebanyak 900.738 orang dengan kenaikan 27.452 orang.

Vietnam sebanyak 660.483 orang dengan kenaikan 26.122 orang.

Korea Selatan sebanyak 409.584 orang dengan kenaikan 346 orang.

Filipina sebanyak 349.714 orang dengan kenaikan 8.196 orang.

Nepal sebanyak 273.229 orang dengan kenaikan 40.186 orang.

Indonesia sebanyak 230.689 orang dengan kenaikan 30.865 orang.

Brasil sebanyak 211.229 orang dengan penurunan 678 orang.

Myanmar sebanyak 160.362 orang dengan kenaikan 25.788 orang.

Sri Lanka sebanyak 73.067 orang dengan kenaikan 9.595 orang.

Taiwan sebanyak 71.125 orang dengan kenaikan 978 orang.

Status Tinggal Warga Asing di Jepang

Berdasarkan jenis status tinggal, penduduk asing di Jepang paling banyak berstatus penduduk jangka panjang.

Berikut lima status tinggal terbanyak per Juni 2025.

Long-Term Resident sebanyak 932.090 orang dengan kenaikan 13.974 orang.

Engineer/Specialist in Humanities/International Services sebanyak 458.109 orang dengan kenaikan 39.403 orang.

Technical Intern Training sebanyak 449.432 orang dengan penurunan 7.163 orang.

Student sebanyak 435.203 orang dengan kenaikan 33.069 orang.

Specified Skilled Worker sebanyak 336.196 orang dengan kenaikan 51.730 orang.

Tokyo Jadi Prefektur dengan Penduduk Asing Terbanyak

Tokyo menjadi prefektur dengan jumlah penduduk asing terbanyak di Jepang per Juni 2025.

Jumlah warga asing di Tokyo mencapai 775.340 orang atau sekitar 19,6 persen dari total nasional.

Posisi berikutnya ditempati Osaka, Aichi, Kanagawa, dan Saitama sebagai prefektur dengan konsentrasi warga asing tertinggi.

Berikut lima prefektur dengan jumlah penduduk asing terbanyak di Jepang.

Tokyo sebanyak 775.340 orang dengan kenaikan 36.394 orang.

Osaka sebanyak 360.390 orang dengan kenaikan 26.826 orang.

Aichi sebanyak 345.900 orang dengan kenaikan 14.167 orang.

Kanagawa sebanyak 306.363 orang dengan kenaikan 13.913 orang.

Saitama sebanyak 277.209 orang dengan kenaikan 14.827 orang.

Sumber:

KBRI Tokyo https://www.instagram.com/p/DUP7fuiEh14/

Badan Layanan Imigrasi Jepang https://www.moj.go.jp/isa/publications/press/13_00057.html

Terkini