Wakil Menteri Perhubungan RI Terima Audiensi Rombongan Pemkab Kepulauan Meranti

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:40:14 WIB

JURNALMADANI — Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM, MM, memimpin langsung audiensi strategis dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) guna mempercepat penguatan infrastruktur transportasi dan logistik daerah, Selasa (10/2/2026), di Kantor Kemenhub, Jakarta.

Langkah tersebut menjadi upaya proaktif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menjemput dukungan pemerintah pusat demi memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.

 

Turut serta dalam rombongan Pemkab Kepulauan Meranti yang dipimpin Wakil Bupati Muzamil Baharudin, Anggota DPRD Sopandi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irmansyah, Staf Ahli Bidang Ekonomi Randolph W. Hutauruk, Kepala Dinas Perhubungan M. Fahri, Kepala Bapelitbang, Dr. Abu Hanifah, serta jajaran pendamping lainnya.

Audiensi diterima Wakil Menteri Perhubungan RI, Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si., Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Lollan Panjaitan, Plt. Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Ernita Titis Dewi, Direktur Sarana dan Prasarana serta ASDP Keselamatan Sigit Widodo, serta perwakilan Biro Perencanaan melalui Kepala Bagian Program Dwi Suprayitno.

 

Dalam pemaparannya, Muzamil menegaskan bahwa Kepulauan Meranti berada di choke point Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia yang berbatasan langsung dengan Semenanjung Malaysia. Potensi strategis tersebut, menurutnya, harus ditopang infrastruktur transportasi yang kuat.

“Bagi kami, konektivitas bukan sekadar akses, tetapi daya angkut ekonomi daerah. Kalau transportasi lancar, distribusi barang cepat, biaya logistik turun, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Muzamil.

 

Ia menambahkan, Pemkab Kepulauan Meranti siap mendukung penuh agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita Presiden, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, penguatan Koperasi Merah Putih, hingga hilirisasi ekonomi kerakyatan.

“Tapi kalau konektivitas tidak terhubung dengan baik, tentu kami akan kesulitan menjalankannya. Sebaliknya, jika akses transportasi memadai, seluruh program pusat bisa kami maksimalkan. Waktu tempuh lebih singkat, pelayanan lebih cepat, dan biaya logistik lebih efisien. Karena itu kami sengaja datang langsung ke Kemenhub untuk memohon arahan dan dukungan,” tegasnya.

 

Dalam audiensi tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan sejumlah program prioritas, di antaranya percepatan pembangunan Pelabuhan Dorak, Jembatan Panglima Sampul, pengoperasian rute kapal Ro-Ro dari dan menuju Kepulauan Riau, revitalisasi jembatan penghubung kecamatan, serta peningkatan fasilitas Pelabuhan Rakyat Kempang.

 

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Perhubungan Suntana menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Kami mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Kepulauan Meranti. Saya mencatat sejumlah persoalan yang sudah dan akan diselesaikan. Saya akan mendorong untuk segera ditindaklanjuti, tentunya sesuai mekanisme perencanaan di Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

 

Di akhir pertemuan, Muzamil turut menyampaikan salam dari Bupati Kepulauan Meranti serta apresiasi atas sambutan jajaran Kemenhub.

“Kami menyampaikan salam dari Bapak Bupati dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Semoga sinergi pusat dan daerah ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kepulauan Meranti,” tutupnya.

 

Audiensi ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan Kepulauan Meranti yang unggul, agamis dan sejahtera. (rls)

Terkini