Pemprov Riau Apresiasi LAMR Perkuat Nilai Adat dan Agama

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:20:13 WIB
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur

JURNALMADANI – Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) atas berbagai ikhtiar yang dilakukan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, adat, dan budaya Melayu melalui Majelis Zikir dan Doa Bersama sempena menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur, saat menghadiri Majelis Zikir dan Doa Bersama yang digelar di Balairung Tenas Effendy, Balai Adat Melayu Riau, Pekanbaru, Kamis malam (18/6/2026).

Menurut Zulkifli, kegiatan yang dilaksanakan LAMR merupakan bentuk ikhtiar yang lengkap karena tidak hanya mengedepankan usaha lahiriah, tetapi juga memperkuat ikhtiar spiritual melalui doa dan zikir kepada Allah SWT.

“Ini sesuatu yang sangat luar biasa bagi kami. LAMR tidak hanya melakukan ikhtiar bumi, tetapi juga ikhtiar ke langit dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Inilah sebenarnya inti dari ibadah kita kepada Allah,” ujarnya.

Zulkifli menilai tema yang diangkat dalam peringatan Tahun Baru Hijriah, “Tahun Baru, Semangat Diperbaharui”, memiliki makna yang mendalam karena mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik melalui peningkatan kualitas diri dan penguatan nilai-nilai keimanan.

Zulkifli juga mengingatkan pentingnya menjadikan keridhaan Allah SWT sebagai tujuan utama dalam setiap aktivitas dan pengabdian. Menurutnya, hal itu sejalan dengan ungkapan yang disampaikan dalam majelis tersebut, “Ilahi anta maqsudi wa ridhoka mathlubi”, yang bermakna Allah adalah tujuan utama dan keridhaan-Nya menjadi sesuatu yang dicari.

Pada kesempatan itu, Zulkifli turut menyinggung kondisi fiskal yang saat ini dihadapi Provinsi Riau maupun Indonesia. Katanya, situasi tersebut membutuhkan berbagai upaya bersama, termasuk memperkuat ikhtiar spiritual sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi tantangan pembangunan.

“Kami menyadari bahwa kondisi fiskal Provinsi Riau bahkan Indonesia saat ini masih berada dalam ruang fiskal yang sempit. Namun berbagai upaya harus terus dilakukan, termasuk ikhtiar spiritual yang malam ini kita laksanakan bersama,” katanya.

Karenanya Zulkifli mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai sarana introspeksi diri terhadap perjalanan yang telah dilalui selama setahun terakhir sekaligus merancang langkah yang lebih baik untuk masa depan.

Mengutip hadis Rasulullah SAW, Zulkifli menyampaikan bahwa orang yang beruntung adalah mereka yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, dan hari esok lebih baik daripada hari ini. Sebaliknya, mereka yang tidak mengalami perubahan ke arah yang lebih baik termasuk golongan yang merugi.

“Melalui momentum ini, mari kita melakukan introspeksi diri. Hasibu anfusakum qabla an tuhasabu, evaluasi diri sebelum kita menilai orang lain. Dengan semangat tahun baru Hijriah ini, mari bersama-sama meniatkan diri untuk mewujudkan Riau yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Zulkifli kembali menyampaikan apresiasi kepada LAMR atas kontribusi yang selama ini diberikan dalam mendukung pembangunan daerah, pelestarian budaya Melayu, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Selama ini sudah banyak yang diperbuat oleh LAMR dan memberikan kontribusi nyata kepada Pemerintah Provinsi Riau. Kami sangat mengapresiasi berbagai ikhtiar yang terus dilakukan demi kemajuan Riau,” ujarnya. (mcr)

Terkini