Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Lakukan Koordinasi Penanganan Banjir di Jalan Sudirman

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:30:46 WIB

JURNALMADANI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat koordinasi dalam upaya penanganan banjir yang kerap terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan depan RS Awal Bros Pekanbaru.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Penanganan Banjir Kota Pekanbaru yang dipimpin Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Selasa (21/7).

Rapat tersebut membahas pembangunan infrastruktur drainase agar tidak ada lagi banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat saat curah hujan tinggi. Penanganan akan dilakukan melalui pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru sesuai kewenangan masing-masing.

Sebagai solusi, dalam waktu dekat akan dibangun box culvert atau gorong-gorong beton berbentuk kotak yang berfungsi sebagai saluran air tertutup. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran drainase, sehingga banjir di kawasan tersebut bisa teratasi.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan Pemerintah Provinsi Riau akan bertanggung jawab membangun box culvert yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman. Sementara itu, Pemerintah Kota Pekanbaru akan menangani pembangunan saluran pembuangan yang menghubungkan drainase tersebut menuju sungai.

"Hari ini kita rapat untuk mengantisipasi banjir di Jalan Sudirman. Kita akan membuat boks dan parit agar airnya tidak berkumpul yang menyebabkan banjir. Pembuatan boks yang melintasi Jalan Sudirman menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Riau, sedangkan saluran pembuangan menuju sungainya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Pekanbaru," ujar Plt Gubri.

Banjir yang selama ini terjadi di depan RS  Awal Bros  dipengaruhi oleh kondisi kontur tanah yang tidak merata di kawasan tersebut. Posisi lahan lebih rendah di depan RS Awal Bros, sementara kawasan DPRD berada lebih tinggi, menyebabkan aliran air berkumpul di satu titik hingga menimbulkan genangan.

Kondisi tersebut diperparah karena air yang menggenang tidak dapat mengalir secara optimal menuju saluran pembuangan di Jalan Imam Munandar. Akibatnya, air terus melimpah hingga menyebabkan banjir.

Plt Gubri sampaikan, Pemprov Riau menargetkan pekerjaan fisik penanganan banjir tersebut akan mulai dilaksanakan pada akhir Juli. Ia berharap, penanganan drainase di kawasan Jalan Sudirman tersebut dapat mengurangi risiko banjir sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. (mcr)

Terkini