Kreatif! Laboratorium di Siak Bikin Inovasi Ekstrak Ikan Gabus untuk Kesehatan

Dibaca: 98 kali  Selasa,12 Oktober 2021 | 09:20:00 WIB

Kreatif! Laboratorium di Siak Bikin Inovasi Ekstrak Ikan Gabus untuk Kesehatan
Ket Foto : Laboratorium Inovasi Siak (Foto Diskominfo Riau)

SIAK - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan peninjauan Laboratorium Inovasi Siak, PT Alam Siak Lestari. Ia melihat langsung proses pengolahan ekstrak ikan gabus yang memiliki khasiat untuk kesehatan.
 
Lokasi Laboratorium Inovasi Siak berada di Kabupaten Siak, Riau. Awalnya pihak perusahaan merancang kawasan ini hanya untuk mencegah kebakaran di lahan gambut. Namun, saat ini fokus pada budidaya ikan gabus di lahan konservasi gambut dan area sekat kanal.
 
Sejumlah peneliti Laboratorium Inovasi Siak meyakini, bahwa kualitas ekosistem gambut yang terjaga bisa membuat perkembangan spesies ikan gabus lebih sehat. Juga menandung tingkat protein sangat tinggi. Hal ini telah dibuktikan berdasarkan hasil riset awal yang dilakukan oleh PT Alam Siak Lestari.
 
Untuk pengembangannya, para peneliti Laboratorium Inovasi Siak menggunakan teknologi produksi ikan gabus di kawasan gambut. Setelah itu diolah menjadi ekstrak albumin atau protein dalam ikan yang memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan. Mulai dari percepatan regenerasi sel hingga penyembuhan luka.
 
"Di masyarakat kita ikan gabus bisa sebagai obat penyembuh luka seperti persalinan maupun sunat," kata Syamsuar, ketika meninjau Laboratorium Inovasi Siak, PT Alam Siak Lestari, Selasa (12/10/2021).
 
Gubri Syamsuar mengakui bahwa saat ia terpapar COVID-19 juga mengkonsumsi Albumin sebagai obat untuk pemulihan.
 
"Jadi albumin ini banyak khasiatnya," ucap Syamsuar, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Mamun Murod.
 
Sementara itu, Peneliti muda Laboratorium Inovasi Siak, Aufa menjelaskan, bahwa pihaknya menggunakan teknologi distilasi uap suhu rendah untuk mengekstrak albumin dari ikan gabus ke dalam bentuk cair.
 
"Teknologi tersebut merupakan teknologi sederhana. Kami sengaja menggunakan teknologi sederhana agar masyarakat dapat terlibat dan menggunakan dengan mudah," jelasnya.
 
"PT Alam Siak Lestari juga dibentuk sebagai perusahaan berbasis masyarakat dimana kepemilikan saham juga terbuka langsung bagi masyarakat," ujarnya.
 
Dengan memanfaatkan lahan gambut, imbuh Aufa, tentunya sesuai dengan Visi Siak Hijau, yaitu untuk menerapkan prinsip kelestarian dan keberlanjutan dalam pemanfaatan SDA sebesar-besarnya bagi masyarakat.
 
Visi Siak Hijau dijabarkan dalam Peraturan Bupati Siak 22/2018 tentang Siak Kabupaten Hijau. Aturan ini akan menjadi payung bagi berbagai kebijakan pembangunan di Kabupaten Siak. (mcr)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com