<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://jurnalmadani.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://jurnalmadani.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Bupati Asmar Hadiri Perayaan Waisak Sannipata Nusantara 2026</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9539/bupati-asmar-hadiri-perayaan-waisak-sannipata-nusantara-2026</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri perayaan Waisak Sannipata Nusantara 2570 Buddhis Era Tahun 2026 yang mengusung tema &quot;Dharma Menjaga Perdamaian Dunia&quot;, di Hall Grand Meranti Hotel, Jalan Kartini, Selatpanjang, Sabtu (13/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kepulauan Meranti Fazrul Amraini, S.Pd, unsur Forkopimda, sejumlah kepala OPD, para &amp;nbsp;biksu Sangha, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Buddha dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Panitia Waisak Sannipata Nusantara 2026, Arfandi, S.Pd, mengatakan bahwa peringatan Waisak bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi momentum untuk merefleksikan dan mengaktualisasikan nilai&#45;nilai luhur ajaran Buddha melalui cinta kasih, kebijaksanaan, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4160/2773;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/60667fe22c79eeba84b6cba06a0e3b68.jpg&quot; width=&quot;4160&quot; height=&quot;2773&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, rangkaian kegiatan Waisak tahun ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek spiritual, tetapi juga menyentuh bidang sosial dan pelestarian lingkungan sebagai wujud nyata pengamalan Dhamma dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Panitia Waisak bersama umat Buddha di Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan sejak awal Mei 2026. Di antaranya karya bakti di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa pada 3 Mei sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, donor darah di Wihara Maharaja Sakti pada 7 Mei, serta kegiatan ekoteologi berupa penanaman pohon dan pelepasan makhluk hidup (Fangshen) di Desa Beting dan Desa Sesap pada 8 Mei.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3120/2080;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/4a3b9f995c26571f97abd8c1ba2ce3d3.jpg&quot; width=&quot;3120&quot; height=&quot;2080&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, pada 10 Mei dilakukan pembuatan dan penuangan eco enzyme di Sekolah Kasih Maitreya sebagai upaya pengolahan limbah organik yang ramah lingkungan. Kemudian pada 20 Mei digelar Hening Nusantara di Wihara Buddha Dharma sebagai gerakan refleksi nasional melalui meditasi bersama. Puncak perayaan dilaksanakan pada 13 Juni 2026 melalui Waisak Sannipata Nusantara dengan tema nasional &quot;Dharma Menjaga Perdamaian Dunia&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Misyanto, S.Pd.I, menyampaikan bahwa Kementerian Agama hadir sebagai rumah bersama seluruh umat beragama dan terus mendukung kegiatan yang mengedepankan nilai perdamaian, kebersamaan, serta kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, para biksu Sangha dan umat Buddha yang telah berpartisipasi menyukseskan seluruh rangkaian perayaan Waisak tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mari kita jadikan peringatan Tri Suci Waisak sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta mewujudkan kehidupan yang damai, rukun dan harmonis,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3120/2080;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/2ac60be2742c057419a45f6044730ddf.jpg&quot; width=&quot;3120&quot; height=&quot;2080&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengatakan bahwa Tri Suci Waisak memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha, yakni kelahiran Siddharta Gautama, pencapaian pencerahan sempurna, dan Parinibbana Sang Buddha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Waisak tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga mengandung pesan universal tentang pentingnya kebajikan, kasih sayang dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan Waisak Sannipata Nusantara, kita tidak hanya merayakan tradisi keagamaan, tetapi juga memperkuat persaudaraan lintas budaya dan agama. Inilah wujud nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi bangsa Indonesia,&quot; ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, masyarakat Kepulauan Meranti memiliki kearifan lokal berupa budaya gotong royong dan musyawarah yang sejalan dengan ajaran Sang Buddha tentang kebersamaan dan welas asih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur, guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan harmonis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Buddha, menjadikan peringatan Waisak ini sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang damai. Mari meneladani ajaran Sang Buddha tentang welas asih, kebijaksanaan dan pengendalian diri sehingga tercipta masyarakat yang adil dan sejahtera,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3120/2080;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/1c0258c4e09fd107532bb48a90e2e976.jpg&quot; width=&quot;3120&quot; height=&quot;2080&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, para biksu Sangha dan seluruh umat Buddha yang telah berkontribusi dalam menyukseskan perayaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat memperingati Hari Suci Tri Waisak 2570 BE Tahun 2026. Semoga cahaya Dharma senantiasa menerangi jalan hidup kita, membawa kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia,&quot; tutupnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/26885684527-img-20260613-wa0073.jpg"/><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 22:48:46 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9539/bupati-asmar-hadiri-perayaan-waisak-sannipata-nusantara-2026</guid></item><item><title>Wabup Muzamil Buka Turnamen PBSI Mencari Bakat</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9538/wabup-muzamil-buka-turnamen-pbsi-mencari-bakat</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, secara resmi membuka Turnamen PBSI Mencari Bakat Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 yang dirangkai dengan Penataran Wasit Bulutangkis, Sabtu (13/6/2026), di Gedung Seven Up, Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kepulauan Meranti itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga bulutangkis sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1531/1021;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/f971d94a298b246a308d17658b65eb18.jpg&quot; width=&quot;1531&quot; height=&quot;1021&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati yang juga Ketua Umum PBSI Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, narasumber penataran wasit Dede Apriono dari Pekanbaru, jajaran pengurus PBSI, para peserta penataran, atlet, official, serta orang tua dan pendamping atlet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Muzamil menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilakukan secara objektif dan profesional. Menurutnya, proses pencarian bakat harus benar&#45;benar berdasarkan kemampuan dan prestasi atlet, tanpa dipengaruhi kepentingan tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tujuan kita adalah mencari bibit&#45;bibit terbaik yang nantinya dapat dibina dan mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti. Tidak boleh ada pilih kasih. Siapa yang berprestasi dan layak, itulah yang harus mendapatkan kesempatan,&quot; tegas Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1531/1021;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/dce795583fd92673adadc51bc19c176d.jpg&quot; width=&quot;1531&quot; height=&quot;1021&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengapresiasi pelaksanaan penataran wasit yang dinilai menjadi langkah penting dalam membangun fondasi organisasi PBSI yang lebih kuat dan profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Muzamil, sebanyak 28 peserta telah mengikuti penataran selama dua hari dan seluruhnya dinyatakan lulus serta berhak menerima sertifikat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita ingin membangun pondasi PBSI Meranti secara bertahap tetapi pasti. Salah satunya dengan menyiapkan wasit&#45;wasit yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sehingga dapat mendukung pelaksanaan berbagai turnamen di daerah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1531/1021;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/25d392b1911ac569475bcfee832c150f.jpg&quot; width=&quot;1531&quot; height=&quot;1021&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Suwarto, menjelaskan bahwa penataran wasit dirancang tidak hanya dalam bentuk teori, tetapi juga praktik langsung melalui pertandingan pencarian bakat atlet bulutangkis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penataran wasit ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang perwasitan. Hari ini para peserta langsung mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain penataran, PBSI Meranti juga menggelar turnamen pencarian bakat yang diikuti 78 atlet putra dan putri dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebanyak 70 pertandingan berlangsung dalam satu hari dengan mempertandingkan lima kelompok usia, yakni usia dini (6–11 tahun), anak&#45;anak (11–13 tahun), pemula (13–15 tahun), remaja (15–17 tahun), dan taruna (17–19 tahun).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/960;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/c02121de15e428f97447dceb9ea21b10.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;960&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para juara akan memperoleh medali, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan. Atlet&#45;atlet yang menunjukkan potensi terbaik nantinya akan diseleksi dan dibina oleh PBSI Kepulauan Meranti untuk dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup sambutannya, Muzamil mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membangun mental juara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bertandinglah dengan baik, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Semoga dari ajang ini lahir atlet&#45;atlet yang mampu membawa nama Meranti ke tingkat yang lebih tinggi,&quot; pungkasnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/61369347869-img-20260613-wa0054.jpg"/><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 16:45:02 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9538/wabup-muzamil-buka-turnamen-pbsi-mencari-bakat</guid></item><item><title>Alhamdulillah, Kamisah yang Dilaporkan Hilang Sudah Ditemukan, Kapolsek Apresiasi Peran Aktif Warga</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9537/alhamdulillah-kamisah-yang-dilaporkan-hilang-sudah-ditemukan-kapolsek-apresiasi-peran-aktif-warga</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Seorang warga lansia yang dilaporkan hilang dari rumahnya di Jl. Tanjung Harapan, Kel. Selatpanjang Kota, Kec. Tebing Tinggi, berhasil ditemukan dalam keadaan sehat pada Jumat malam (12/6/2026) sekira pukul 19.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban bernama Kamisah, 55 tahun, jenis kelamin perempuan. Ia ditemukan oleh warga di Jl. Dorak, Kel. Selatpanjang Timur, tepatnya di depan warung milik seorang pedagang dekat RSUD Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/960;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/4090c13d65b1c11084e4b58191a44ce8.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;960&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kronologi Penemuan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekira pukul 19.00 WIB, anak korban Sdr. Kurnia menerima telepon dari pemilik warung di Jl. Dorak. Pemilik warung menginformasikan ada seorang wanita lansia duduk di depan warungnya. Mendapat laporan tersebut, Kurnia langsung berangkat ke lokasi untuk memastikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di TKP, Kurnia memastikan wanita lansia itu adalah ibunya, Kamisah. Korban kemudian langsung dibawa pulang ke rumah di Jl. Tanjung Harapan, Kel. Selatpanjang Kota, Kec. Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keterangan keluarga, Kamisah telah meninggalkan rumah selama lebih kurang 27 jam sebelum ditemukan. Saat ditemukan, kondisi Kamisah sehat tanpa kurang suatu apapun. Saat ini korban masih dalam proses pemulihan dan perawatan oleh pihak keluarga di rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hal ini Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan dengan selamat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, korban atas nama Ibu Kamisah telah ditemukan dalam keadaan sehat dan sudah kembali bersama keluarganya. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan informasi dan membantu proses pencarian. Kepedulian warga menjadi faktor penting sehingga korban dapat segera ditemukan,&quot; ujar AKP J.A. Lubis.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/960;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/1c029d06ed16434a0d461f71a5531d26.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;960&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga lanjut usia agar meningkatkan pengawasan serta memastikan identitas diri selalu dibawa untuk memudahkan proses pencarian apabila terjadi hal&#45;hal yang tidak diinginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penemuan Kamisah dalam waktu kurang dari dua hari menunjukkan respons cepat masyarakat dan keluarga. Peran aktif warga pemilik warung yang segera menghubungi keluarga korban menjadi kunci keberhasilan pencarian. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki keluarga lansia agar lebih waspada, memasang identitas pada pakaian, dan segera melapor ke kepolisian terdekat jika anggota keluarga lanjut usia meninggalkan rumah tanpa kabar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada warga dan pihak yang telah membantu pencarian hingga Kamisah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekadar informasi, Polres Kepulauan Meranti juga mengimbau masyarakat apabila menemukan tindakan mencurigakan atau tindak kriminal lainnya agar segera menghubungi Call Center 110. Polres Kepulauan Meranti siap sedia melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. (Humas Polres Meranti)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/80553992598-img-20260613-wa0027.jpg"/><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 10:58:13 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9537/alhamdulillah-kamisah-yang-dilaporkan-hilang-sudah-ditemukan-kapolsek-apresiasi-peran-aktif-warga</guid></item><item><title>Bhabinkamtibmas Merbau Bersama Warga Tanam Jagung di Desa Bandul</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9536/bhabinkamtibmas-merbau-bersama-warga-tanam-jagung-di-desa-bandul</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional, jajaran Polsek Merbau terus berperan aktif mendampingi masyarakat dalam sektor pertanian. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Bandul, Bripka Sisunardi, S.E., Polsek Merbau melaksanakan kegiatan penanaman bibit jagung pipil bersama warga Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dilaksanakan kamis 11 juni 2026, atas arahan Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H. tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Bripka Sisunardi bersama masyarakat bergotong royong melakukan penanaman bibit jagung pipil di lahan yang telah disiapkan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah&#45;tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan motivasi serta dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian serta meningkatkan hasil produksi pangan yang pada akhirnya berdampak positif terhadap perekonomian warga,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat Desa Bandul menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara Polri dan warga dalam mendukung ketahanan pangan dapat terus terjalin sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya kegiatan penanaman jagung pipil ini, diharapkan program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional dapat berjalan optimal hingga ke tingkat desa sebagai fondasi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/43363871446-img-20260612-wa0013.jpg"/><pubDate>Fri, 12 Jun 2026 05:24:46 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9536/bhabinkamtibmas-merbau-bersama-warga-tanam-jagung-di-desa-bandul</guid></item><item><title>Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dan Pesan Penting bagi Generasi Muda Polri</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9535/kombes-pol-zahwani-pandra-arsyad-dan-pesan-penting-bagi-generasi-muda-polri</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat, institusi kepolisian tidak hanya membutuhkan anggota yang kompeten, tetapi juga pribadi&#45;pribadi yang memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, dan semangat pengabdian yang kuat. Pesan inilah yang terus disampaikan Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad SH MSi dalam berbagai kesempatan selama menjalankan tugasnya sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Kombes Pandra, tantangan yang dihadapi generasi muda Polri saat ini jauh berbeda dibandingkan masa&#45;masa sebelumnya. Perkembangan teknologi informasi, derasnya arus komunikasi digital, serta tingginya ekspektasi masyarakat menuntut setiap anggota kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, ia selalu mendorong anggota muda agar tidak pernah berhenti belajar. Menurutnya, kemampuan teknis harus dibarengi dengan wawasan yang luas, kecakapan berkomunikasi, serta pemahaman terhadap perkembangan teknologi yang terus berubah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan tersebut lahir dari pengalaman panjang yang ditempanya melalui berbagai penugasan strategis. Sebelum menjabat sebagai Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pandra juga pernah mengemban amanah sebagai Kabid Humas Polda Lampung dan Kepri. Berbagai pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang pentingnya membangun hubungan yang baik antara institusi kepolisian dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pandangannya, komunikasi bukan hanya soal menyampaikan informasi. Komunikasi adalah sarana membangun kepercayaan, menghadirkan pemahaman, dan memperkuat kedekatan antara Polri dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di era digital, pesan tersebut menjadi semakin relevan. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik dan memengaruhi persepsi publik secara luas. Oleh karena itu, ia menilai kemampuan komunikasi publik harus menjadi salah satu kompetensi yang dimiliki setiap anggota Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui berbagai pendekatan yang edukatif dan informatif, Kombes Pandra berupaya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami. Di saat yang sama, ia juga terus mengingatkan pentingnya literasi digital agar anggota mampu menghadapi tantangan komunikasi modern secara profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, di atas seluruh kemampuan tersebut, ada satu nilai yang menurutnya tidak boleh ditinggalkan, yakni integritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada generasi muda Polri, ia kerap menegaskan bahwa kompetensi tanpa integritas tidak akan menghasilkan pengabdian yang utuh. Prestasi kerja, kemampuan teknis, maupun jenjang karier akan memiliki makna yang lebih besar apabila dibangun di atas fondasi kejujuran, tanggung jawab, dan komitmen untuk melayani masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, profesi kepolisian bukan sekadar pekerjaan yang diukur dari pangkat atau jabatan. Menjadi anggota Polri adalah bentuk pengabdian yang menuntut kesungguhan, ketulusan, dan kesediaan untuk hadir di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan&#45;pesan tersebut tidak hanya disampaikan melalui kata&#45;kata, tetapi juga melalui pendekatan kepemimpinan yang diterapkannya sehari&#45;hari. Banyak anggota mengenalnya sebagai sosok yang terbuka, mudah diajak berdiskusi, dan tidak menciptakan jarak dengan bawahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak sedikit perwira muda yang datang untuk meminta masukan mengenai pengembangan karier maupun tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas. Dalam situasi seperti itu, Kombes Pandra lebih memilih mendengarkan terlebih dahulu sebelum memberikan arahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendekatan tersebut menciptakan ruang pembelajaran yang sehat dan memberikan kesempatan kepada anggota muda untuk tumbuh serta mengembangkan potensinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi dirinya, investasi terbesar seorang pemimpin bukanlah pencapaian pribadi, melainkan keberhasilan mempersiapkan generasi penerus yang lebih baik. Karena itu, pembinaan sumber daya manusia selalu menjadi perhatian penting dalam setiap tugas yang diembannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia meyakini bahwa masa depan Polri akan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya saat ini. Semakin baik karakter, kompetensi, dan integritas yang dimiliki anggota muda, semakin kuat pula institusi dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada akhirnya, pesan yang terus digaungkan Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad sederhana namun memiliki makna mendalam: menjadi anggota Polri bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat melalui integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sanalah lahir kepemimpinan yang tidak hanya menghasilkan kinerja, tetapi juga meninggalkan inspirasi bagi mereka yang akan melanjutkan estafet pengabdian kepada bangsa dan negara. (*)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/1889563717-img-20260611-wa0069.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 20:08:00 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9535/kombes-pol-zahwani-pandra-arsyad-dan-pesan-penting-bagi-generasi-muda-polri</guid></item><item><title>DWP Meranti Gelar Beauty Class, Perkuat Silaturahmi dan Pengembangan Diri Anggota</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9534/dwp-meranti-gelar-beauty-class-perkuat-silaturahmi-dan-pengembangan-diri-anggota</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan kualitas dan kebersamaan anggotanya. Salah satunya melalui Pertemuan Rutin DWP yang kali ini dikemas dengan kegiatan beauty class di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (11/6/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan yang dipimpin Ketua DWP Kabupaten Kepulauan Meranti, Dwi Nofmiyani Sudandri, itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana pengembangan diri bagi para anggota.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/9dce6df2f9a4b42d921f31c729ee0517.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Dwi Nofmiyani mengapresiasi antusiasme dan konsistensi anggota yang terus hadir dalam kegiatan rutin bulanan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya sangat mengapresiasi seluruh ibu&#45;ibu yang terus konsisten hadir dalam pertemuan rutin bulanan. Ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk menjaga silaturahmi dan memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, pertemuan rutin DWP tidak sekadar menjadi agenda berkumpul, tetapi juga wadah untuk menambah pengetahuan dan keterampilan yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pertemuan rutin ini bukan sekadar berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk belajar dan mengembangkan diri melalui kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh anggota,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/3f606769cb5afb50b601826e20fc10b1.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bagian dari upaya peningkatan wawasan anggota, pertemuan bulan Juni menghadirkan kegiatan beauty class yang dipandu oleh Helvi Tri Lismana. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif karena memberikan pengetahuan seputar perawatan diri dan penampilan yang menunjang kepercayaan diri perempuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Desriani Marwan, menjelaskan bahwa pertemuan rutin bulan Juni dilaksanakan oleh lima Dharma Wanita Persatuan Perangkat Daerah (DWPD), yakni Perkim dan Lingkungan Hidup, Perhubungan, Bappeda, Perindustrian dan Perdagangan, serta DPMPTSP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan program organisasi sekaligus mempererat kebersamaan antar anggota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui pertemuan rutin ini diharapkan dapat memperkuat silaturahmi, meningkatkan tanggung jawab anggota terhadap organisasi, serta mendukung peran perempuan dalam keluarga dan tugas suami sebagai ASN,” ujar Desriani.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/5646140f7a78cfb52d0f460c034127e2.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga DWP Kabupaten Kepulauan Meranti semakin berperan sebagai organisasi perempuan yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan suasana hangat dan penuh keakraban, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa DWP tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi, tetapi juga ruang bagi perempuan untuk terus belajar, berkembang, dan saling menguatkan. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/11725082236-img-20260611-wa0061.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 17:51:39 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9534/dwp-meranti-gelar-beauty-class-perkuat-silaturahmi-dan-pengembangan-diri-anggota</guid></item><item><title>Soal Temuan Audit BPK RI di Setdakab Meranti, Roni: Belum Berarti Korupsi</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9533/soal-temuan-audit-bpk-ri-di-setdakab-meranti-roni-belum-berarti-korupsi</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan klarifikasi terkait isi pemberitaan salah satu media online yang mengangkat dugaan penyimpangan anggaran belanja suku cadang kendaraan dinas senilai Rp 841 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana tugas Kepala Bagian Prokopim Setdakab Kepulauan Meranti, Ir. Roni Tondi, MM, menjelaskan temuan yang disebutkan dalam pemberitaan merupakan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Roni, rekomendasi yang diberikan BPK terhadap temuan tersebut telah dan sedang ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait, sesuai mekanisme yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah berkomitmen menindak lanjuti seluruh tindak lanjut yang menjadi rekomendasi auditor dalam rangka meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Temuan audit tidak dapat langsung diartikan sebagai korupsi atau kerugian negara. Proses tindak lanjut harus dilihat secara utuh sesuai ketentuan yang berlaku dan berdasarkan hasil pemeriksaan yang objektif,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya hal itu menjadi bagian dari mekanisme pengawasan dan pembinaan terhadap pengelolaan keuangan negara maupun daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perlu dipahami bahwa temuan pemeriksaan merupakan bagian dari proses evaluasi tata kelola keuangan. Terdapat tahapan klarifikasi, verifikasi, dan tindak lanjut administratif yang harus dijalankan oleh perangkat daerah sebelum dapat ditarik kesimpulan lebih lanjut,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Roni menilai sejumlah narasi dalam pemberitaan tersebut mengandung dugaan dan pertanyaan yang bersifat spekulatif, termasuk penyebutan kemungkinan adanya pihak tertentu yang menikmati aliran dana tanpa didukung data, bukti, maupun konfirmasi kepada pihak terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, narasi semacam itu berpotensi membentuk opini publik yang tidak objektif dan bertentangan dengan asas praduga tak bersalah yang dijamin dalam sistem hukum Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menghormati fungsi pers sebagai kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Namun pemberitaan hendaknya tetap disajikan berdasarkan data, fakta yang terverifikasi, serta konfirmasi yang berimbang agar tidak menimbulkan penggiringan opini yang dapat menyesatkan masyarakat,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan penggunaan foto Bupati Kepulauan Meranti dalam pemberitaan tersebut yang tidak sesuai subtansi. Bupati bukanlah pihak yang bertanggung jawab sebagai pengguna anggaran maupun kuasa pengguna anggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Foto yang ditampilkan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan substansi persoalan yang diberitakan sehingga berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat,&quot; tegas Roni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia juga mengingatkan prinsip keberimbangan (cover both sides) sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik dan Undang&#45;Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Media seharusnya memberikan ruang konfirmasi yang memadai kepada pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya klarifikasi tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan berimbang sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi secara menyeluruh. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/87855625920-img-20260611-wa0039.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 17:46:29 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9533/soal-temuan-audit-bpk-ri-di-setdakab-meranti-roni-belum-berarti-korupsi</guid></item><item><title>Sekda Sudandri Buka Latsar Gelombang Pertama CPNS Meranti</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9532/sekda-sudandri-buka-latsar-gelombang-pertama-cpns-meranti</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, SH, membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang Pertama Golongan II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat BKPSDM Selatpanjang, Kamis (11/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Sudandri menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh peserta Latsar. Ia menegaskan bahwa pelatihan dasar merupakan tahapan penting yang wajib diikuti setiap CPNS sebelum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara penuh.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/9e9ac3a15db48279a8a2c5a5a6f0155c.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Latsar tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi, tetapi juga membentuk karakter ASN yang disiplin, profesional, berintegritas, dan memiliki moral yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Latsar ini kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap CPNS agar nantinya dapat menjadi ASN berkompeten, memiliki mental yang baik, serta mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya secara optimal,” kata Sudandri.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/852;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/c47a911fd204be28582c50b6ff6aee4d.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;852&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, sebagai abdi negara, ASN dituntut tidak hanya mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberikan pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh&#45;sungguh dan penuh tanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Gunakan kesempatan ini untuk belajar, bertanya, dan mengembangkan diri, karena keberhasilan dalam Latsar akan menjadi fondasi yang kuat bagi karier saudara ke depan,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/c2b68d3a6c38e7696b1496f276bb899c.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kepulauan Meranti, Rodiah, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Latsar CPNS tahun 2026 dibagi dalam tiga gelombang. Gelombang pertama diperuntukkan bagi CPNS Golongan III sebanyak dua angkatan, gelombang kedua untuk CPNS Golongan III satu angkatan, dan gelombang ketiga bagi CPNS Golongan II sebanyak dua angkatan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/851;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/6d00b4d781746a71607869e7bf6b7834.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;851&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rodiah menyebutkan total peserta Latsar CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tahun ini berjumlah 177 orang, terdiri dari 101 CPNS Golongan III dan 76 CPNS Golongan II.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembukaan kegiatan turut menghadirkan Kepala BKPSDM Provinsi Riau, Evarivita, SE, MSi, sebagai narasumber secara daring.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/844a7370bc3d48510c98141e0feadd58.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir pula mendampingi Sekda, Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti Bakharuddin, Ketua Asosiasi Profesi Widyaiswara beserta koordinator, jajaran BKPSDM Kepulauan Meranti, serta seluruh peserta Latsar gelombang pertama. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/48843445471-img-20260611-wa0017.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 12:09:24 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9532/sekda-sudandri-buka-latsar-gelombang-pertama-cpns-meranti</guid></item><item><title>Pemkab Meranti Bersama Masyarakat Goro Bersih Lingkungan</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9531/pemkab-meranti-bersama-masyarakat-goro-bersih-lingkungan</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat menggelar aksi gotong royong (GoRo) massal membersihkan lingkungan di pusat Kota Selatpanjang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata mendukung pengendalian perubahan iklim sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi bersih lingkungan yang dipusatkan di Taman Cik Puan, Selatpanjang, diawali dengan Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1500/844;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/1fac0582a31e1c2d5012fcba70790d1b.jpg&quot; width=&quot;1500&quot; height=&quot;844&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam amanatnya, Muzamil mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai sarana meningkatkan kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga bumi yang kini menghadapi berbagai tantangan serius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi dan pencemaran lingkungan merupakan persoalan global yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak melalui langkah&#45;langkah konkret.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Diperlukan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan demi masa depan bumi yang berkelanjutan,” ujar Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1464/764;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/0de45e10a31774b513a93027f6e72272.jpg&quot; width=&quot;1464&quot; height=&quot;764&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai persoalan sampah menjadi salah satu isu yang harus ditangani secara masif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Sebab, sampah tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga memicu pencemaran udara dan air, merusak ekosistem, serta berdampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, tetapi menjadi tanggung jawab moral dan sosial bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membudayakan gotong royong, mengelola sampah secara produktif, meningkatkan penanaman pohon dengan target dua juta pohon, serta memperkuat pengelolaan sampah dan limbah demi menjaga kawasan hijau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, berbagai langkah tersebut harus menjadi budaya baru untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jadikan ini sebagai budaya baru yang beretika dalam menjaga kebersihan lingkungan demi keberlanjutan bumi menuju Indonesia Emas,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1053/960;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/2678e41036389a859e843653ed491416.jpg&quot; width=&quot;1053&quot; height=&quot;960&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 mengusung tema “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” yang diperkuat melalui kampanye publik #NowForClimate.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tema tersebut menekankan pentingnya solusi berbasis alam (nature&#45;based solutions), partisipasi masyarakat yang lebih luas, serta pemanfaatan teknologi hijau dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui semangat “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya berhenti pada tahap membangun kesadaran, tetapi juga melakukan aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai apel, Wakil Bupati Muzamil bersama jajaran Forkopimda melakukan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Selanjutnya, seluruh peserta bersama&#45;sama menyusuri sejumlah ruas jalan di pusat Kota Selatpanjang untuk membersihkan sampah yang berserakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan baru di tengah masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi perubahan iklim dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/22749685867-img-20260611-wa0009(1).jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 12:03:30 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9531/pemkab-meranti-bersama-masyarakat-goro-bersih-lingkungan</guid></item><item><title>Selvi Gibran Borong Produk Sagu Meranti, Tertarik dengan Ragam Olahan dan Songket Sagu</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9530/selvi-gibran-borong-produk-sagu-meranti-tertarik-dengan-ragam-olahan-dan-songket-sagu</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Produk unggulan Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil mencuri perhatian Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, saat mengunjungi pameran produk Dekranasda se&#45;Provinsi Riau di Aula Gedung Serindit, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antara banyak stan yang menampilkan produk unggulan kabupaten dan kota se&#45;Riau, stan Dekranasda Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi salah satu yang menarik perhatian. Selvi Gibran tampak antusias melihat berbagai produk berbahan dasar sagu yang dipamerkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun Asmar, SE, mengaku bangga dan bersyukur karena produk&#45;produk lokal Meranti mendapat perhatian langsung dari Ketua Umum Dekranas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ibu Selvi cukup antusias. Beliau melihat satu per satu produk yang kami tampilkan, bertanya tentang olahan sagu, bahkan membeli beberapa produk yang ada di stan kami. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pelaku UMKM Meranti,&quot; ujar Ismiatun.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4160/2774;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/bbdd784efb5f7b69cf7bb2886c070b2a.jpg&quot; width=&quot;4160&quot; height=&quot;2774&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, sagu merupakan identitas sekaligus kekayaan alam yang telah melahirkan beragam produk unggulan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Inilah hasil olahan daerah kami. Semuanya berbahan dasar dari kekayaan alam yang ada di tempat kami, yaitu sagu. Hampir ratusan variasi menu dan produk telah kami ciptakan, dan semuanya berbahan dasar sagu,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pameran tersebut, Dekranasda Kepulauan Meranti menampilkan berbagai produk UMKM unggulan, mulai dari tenun motif pohon sagu, tanjak tenun motif anak sagu, batik motif pohon sagu, batik motif daun sirih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Termasuk beragam kuliner khas berbahan dasar sagu seperti mie sagu boedjang, cendol sagu, kue bangkit sagu, brownies sagu, donat sagu, gula sagu, rengginang sagu, seblak sagu, serta kopi liberika Meranti.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1599/1066;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/da3e297975e2b3b8da55361fe48f7974.jpg&quot; width=&quot;1599&quot; height=&quot;1066&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kuliner, Meranti juga memperkenalkan produk kerajinan khas yang mengangkat identitas daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selain olahan sagu, kami juga memiliki batik dan songket khas daerah kami yang bernama Songket Sagu. Motifnya terinspirasi dari pohon sagu yang menjadi ikon Kabupaten Kepulauan Meranti,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ismiatun mengatakan, kunjungan Ketua Umum Dekranas menjadi momentum berharga bagi para perajin dan pelaku UMKM Meranti untuk memperluas promosi produk berbasis kearifan lokal.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1599/1066;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/7cbd2c1846e1fbab70ad402dbf3b3c6e.jpg&quot; width=&quot;1599&quot; height=&quot;1066&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap perhatian yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas akses pemasaran hingga tingkat nasional maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk daerah, tetapi juga mempererat sinergi dalam memajukan sektor kerajinan dan kuliner unggulan Kabupaten Kepulauan Meranti,&quot; pungkasnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/83239898068-img-20260610-wa0107.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 22:45:53 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9530/selvi-gibran-borong-produk-sagu-meranti-tertarik-dengan-ragam-olahan-dan-songket-sagu</guid></item><item><title>Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9529/bhabinkamtibmas-desa-bantar-panen-cabai-rawit-dukung-ketahanan-pangan</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bantar melaksanakan kegiatan panen cabai rawit bersama warga pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Utama, Dusun Mawar, Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Bantar, Brigadir Niko H. Manurung, S.E., bersama petani cabai rawit, Azmi Hakim, yang memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 500 meter persegi untuk budidaya tanaman pangan, seperti cabai rawit dan terong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga. Selain itu, sebagian hasil panen dijual kepada pedagang di sekitar Kecamatan Rangsang Barat guna menambah pendapatan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4096/3072;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/aa0162e6d9d23ff5ee58b92a02941d25.jpg&quot; width=&quot;4096&quot; height=&quot;3072&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang Barat, IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan panen yang dilakukan bersama masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong kemandirian pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari kegiatan tersebut diperoleh sejumlah hasil positif, antara lain terlaksananya panen cabai rawit sebagai implementasi nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, serta upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan kosong.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/669e94c5388a2abfa43c440822902bc9.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, hasil panen membantu keluarga petani dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari&#45;hari sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi motivasi bagi warga lain untuk mengelola lahan tidur menjadi lahan yang lebih produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan panen turut dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian pesan&#45;pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Di sisi lain, kegiatan ini juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan pangan bergizi yang berasal dari hasil kebun masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan panen cabai rawit berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/59009160908-img-20260610-wa0092.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 19:01:29 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9529/bhabinkamtibmas-desa-bantar-panen-cabai-rawit-dukung-ketahanan-pangan</guid></item><item><title>Alami Gangguan Kesehatan, Enam Jemaah Haji Riau Masih Menjalani Perawatan di Batam</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9528/alami-gangguan-kesehatan-enam-jemaah-haji-riau-masih-menjalani-perawatan-di-batam</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI — Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau hingga saat ini dilaporkan masih harus tertahan dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Kota Batam, Kepulauan Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah tiba dari Tanah Suci, para jemaah ini belum diizinkan untuk melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal di Bumi Lancang Kuning akibat mengalami gangguan kesehatan pasca&#45;menunaikan ibadah haji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H. Defizon, S.Kom, M.Si, mengonfirmasi bahwa enam jemaah yang sedang dirawat tersebut berasal dari kelompok terbang (kloter) yang berbeda. Adapun rincian datanya terdiri atas dua orang jemaah dari Kloter BTH 03, satu orang jemaah dari Kloter BTH 04, serta tiga orang jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 05.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Benar, saat ini ada enam jemaah kita yang sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam. Seluruh jemaah tersebut mengalami penurunan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan klinis serius sebelum nantinya tim dokter memberikan rekomendasi laik terbang untuk pulang,” ujar Defizon saat memberikan keterangan resmi di Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Defizon menjelaskan, pihak panitia penyelenggara ibadah haji terus memantau perkembangan kesehatan para jemaah tersebut secara berkala. Pemprov Riau bersama jajaran Kemenag memastikan bahwa pemenuhan hak pelayanan medis bagi jemaah yang sakit pasca&#45;operasional haji di Batam akan tetap dikawal hingga dinyatakan pulih total.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nantinya, setelah kondisi kesehatan para jemaah ini dinyatakan membaik dan mendapatkan surat izin kelayakan terbang dari tim medis rumah sakit, proses evakuasi pemulangan ke kabupaten/kota asal di Riau akan segera dilakukan. Seluruh mekanisme akomodasi dan transportasi kepulangan jemaah mandiri ini dipastikan sudah dikoordinasikan secara matang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Insya Allah setelah para jemaah ini dinyatakan sehat total oleh dokter, seluruh proses kepulangan mereka ke daerah asal di Provinsi Riau akan difasilitasi dan menjadi tanggung jawab penuh dari pihak travel angkutan domestik PT Krakatau,&quot; kata Defizon menambahkan skema penanganan jemaah sakit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Data Kepulangan Haji Riau Capai 1.768 Orang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Defizon memaparkan bahwa gelombang proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau Tahun 1447 H / 2026 M secara umum sejauh ini terus berjalan aman, tertib, dan lancar. Hingga kedatangan rombongan terbaru yakni Kloter BTH 06, tercatat ribuan jemaah asal Riau sudah berhasil menginjakkan kaki kembali di Tanah Air melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan data komparatif dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam, total jemaah dan petugas haji Riau yang sudah kembali mencapai 1.768 orang. Angka kumulatif tersebut mencakup rincian data sebanyak 1.741 jemaah haji reguler, 8 orang Petugas Haji Daerah (PHD), 3 orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 16 orang petugas kloter yang mendampingi sepanjang perjalanan dari Arab Saudi. &lt;i&gt;(mcr)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/42238196315-img-20260610-wa0069.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 16:50:21 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9528/alami-gangguan-kesehatan-enam-jemaah-haji-riau-masih-menjalani-perawatan-di-batam</guid></item><item><title>Sekda Sudandri Buka High Level Meeting TP2DD Kepulauan Meranti</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9527/sekda-sudandri-buka-high-level-meeting-tp2dd-kepulauan-meranti</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, diwakili Sekretaris Daerah, Sudandri secara resmi membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kepulauan Meranti, bertempat di Aula Kantor Bupati, Rabu (10/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan strategis ini digelar untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Langkah ini menjadi kunci penting dalam menciptakan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan akuntabel.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1562/1114;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/abeb4093187ca4aa1172077ead0ceb7b.jpg&quot; width=&quot;1562&quot; height=&quot;1114&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membacakan sambutan Bupati, Sekda Sudandri memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Khususnya atas inisiasi kerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah dalam meluncurkan pembayaran retribusi non&#45;tunai melalui kanal QRIS yang saat ini sedang berproses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Elektronifikasi transaksi adalah indikator keberhasilan P2DD yang merupakan program nasional berdasarkan Permendagri Nomor 56 Tahun 2021,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri mengatakan, penerapan teknologi digital dalam transaksi keuangan dinilai mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sistem digital terbukti efektif menutup celah potensi kebocoran penerimaan daerah pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Digitalisasi ini menjadi solusi krusial di tengah keterbatasan dana transfer dari Pemerintah Pusat. Untuk itu kita minta seluruh OPD untuk saling berkolaborasi dan mengintegrasikan teknologi digital demi meningkatkan mutu pelayanan publik,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/9a51b205c02839e68fba73a6df8270aa.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Sekda juga menegaskan pentingnya peran strategis pemerintah kecamatan sebagai garda terdepan. Dimana Kecamatan diminta aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Kelurahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Langkah ini bertujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, khususnya dalam percepatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB&#45;P2) guna mewujudkan kemandirian fiskal daerah,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala Bapenda Kepulauan Meranti, Agusyanto menyampaikan, P2DD merupakan wadah untuk mendorong inovasi dalam meningkatkan elektronifikasi transaksi dan menciptakan efisiensi, efektivitas, mengantisipasi kebocoran penerimaan daerah, serta transparansi pajak dan retribusi, sehingga pergerakannya dapat dimonitor secara real&#45;time.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keberadaan P2DD sangat krusial dalam digitalisasi tata kelola pemerintah daerah, salah satunya terkait dengan optimalisasi penerimaan daerah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/4c645fe010b0797027c4ebdbd6648c63.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agusyanto mengatakan, Pemkab Kepulauan Meranti melalui Bapenda telah melakukan kerja sama dengan Bank Riau Kepri terkait dengan pembayaran retribusi nontunai melalui kanal QRIS dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Perindag, dan Perkim LH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya yakin ini akan melebar ke OPD&#45;OPD lainnya. Tim IT Bapenda juga sudah merancang Aplikasi Sistem Cek Pajak Bumi Bangunan Online (SiCebol) untuk digunakan pada pembayaran PBB di Kepulauan Meranti,&quot; imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Wiwin Syahputra mengapresiasi Pemkab Kepulauan Meranti yang terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintahan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Transformasi digital bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus kita jalankan bersama guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, efisien, dan akuntabel,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/eb383b72e51adff1005c3d431c1ddd2a.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai Bank Pembangunan Daerah yang memiliki kedekatan dengan pemerintah daerah dan masyarakat, Bank Riau Kepri Syariah berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program digitalisasi yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini Bank Riau Kepri Syariah telah menyediakan berbagai layanan digital yang dapat mendukung percepatan elektronifikasi transaksi daerah, antara lain layanan QRIS, Mobile Banking, Virtual Account, Cash Management System, pembayaran pajak dan retribusi secara digital, serta berbagai kanal pembayaran elektronik lainnya yang memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat maupun perangkat daerah,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir dalam acara tersebut, Kepala KP2KP Selatpanjang, Henry Rotuahman Manik, Asisten Administrasi Umum Setdakab, M. Mahdi, pimpinan OPD, Camat dan undangan lainnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/24899132707-img-20260610-wa0048.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:01:00 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9527/sekda-sudandri-buka-high-level-meeting-tp2dd-kepulauan-meranti</guid></item><item><title>Sekda Meranti Tegaskan Tata Kelola Pemerintahan Harus Berbasis Kearsipan Modern</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9526/sekda-meranti-tegaskan-tata-kelola-pemerintahan-harus-berbasis-kearsipan-modern</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan pelatihan penyusutan dan penyusunan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (10/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut diikuti peserta secara luring maupun daring serta menghadirkan Direktorat Kearsipan Daerah II Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang diwakili Wawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemaparannya, Wawan menegaskan bahwa penyelenggaraan kearsipan telah diatur secara komprehensif melalui Undang&#45;Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Undang&#45;Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3471/2315;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/4636a812f347d439184d545711d70386.jpg&quot; width=&quot;3471&quot; height=&quot;2315&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, urusan kearsipan merupakan salah satu tugas negara yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pelaku penyelenggara kearsipan nasional, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ketika ada dua mandat undang&#45;undang tersebut, tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan tugas negara ini. Mutu penyelenggaraan kearsipan harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan ekspektasi negara,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pengawasan kearsipan yang dimiliki ANRI, kualitas penyelenggaraan kearsipan di Kabupaten Kepulauan Meranti masih memerlukan banyak perbaikan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3397/2264;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/594568b35503eb89f15373930c22fc26.jpg&quot; width=&quot;3397&quot; height=&quot;2264&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan pengelolaan arsip tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan semata, tetapi juga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pelaku penyelenggaraan kearsipan tidak tunggal. Kinerja kearsipan yang baik sangat ditentukan oleh kepedulian seluruh OPD dalam mengelola arsip dinamis di masing&#45;masing unit kerja,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, pengelolaan arsip yang baik akan bermuara pada proses penyusutan arsip, baik melalui pemindahan, pemusnahan, maupun penyerahan arsip yang memiliki nilai sejarah kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, pihaknya menyambut baik terselenggaranya pelatihan tersebut dan berharap dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3504/2336;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/65aedb9b8abbba4fff00af552ef8c553.jpg&quot; width=&quot;3504&quot; height=&quot;2336&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., menegaskan bahwa paradigma lama yang menganggap arsip sebagai urusan nomor dua harus segera ditinggalkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, selama ini ruang arsip sering dianggap hanya sebagai tempat penyimpanan berkas yang tidak penting. Padahal, arsip memiliki peran strategis dalam mendukung akuntabilitas dan pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sering kali kita mendengar ungkapan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Dalam birokrasi, hal itu diterjemahkan menjadi pemerintahan yang bersih dan akuntabel adalah pemerintahan yang tertib arsipnya,&quot; ujar Sudandri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa arsip merupakan alat penting dalam mendukung berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ketika ada audit pemeriksaan keuangan, arsip adalah buktinya. Ketika terjadi sengketa hukum atau persoalan aset daerah, arsip menjadi penyelamatnya. Dan ketika masyarakat menuntut transparansi pelayanan, arsip adalah jawabannya,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3272/2181;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/0e79254fda98d2717f73b57f9a4f7f64.jpg&quot; width=&quot;3272&quot; height=&quot;2181&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri mengingatkan bahwa buruknya manajemen kearsipan dapat menjadi ancaman bagi tata kelola pemerintahan. Sebaliknya, sistem arsip yang tertata dengan baik akan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem pemerintahan berbasis elektronik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita telah berada di era digitalisasi. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti harus terus berlari menyesuaikan diri dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Kita tidak bisa lagi terus&#45;menerus terjebak dalam tumpukan kertas yang memakan ruang dan waktu,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berharap dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan arsip yang profesional, modern, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan, sehingga mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/74546151988-img-20260610-wa0056.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 12:57:55 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9526/sekda-meranti-tegaskan-tata-kelola-pemerintahan-harus-berbasis-kearsipan-modern</guid></item><item><title>Pemprov Riau Dorong Peningkatan Kapasitas Pengelola BUMDES dan BUMDESMA</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9525/pemprov-riau-dorong-peningkatan-kapasitas-pengelola-bumdes-dan-bumdesma</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen dalam mendorong peningkatan kapasitas pengelola operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/edb9145abd5abc6de709f528a3590e48.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu disampaikan Kepala Dinas PMD DUKCAPIL Provinsi Riau yang diwakili Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dinas PMD DUKCAPIL, Ibnusina, saat membuka Pelatihan Intensif Tata Kelola Keuangan BUMDES Sesuai Kepmendes 136 Batch Ke&#45;2 di Whiz Prime Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu 10 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/6bd6366b16503b8dd72a405f94aa8b2b.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakannya, Pelatihan ini sangat penting diikuti oleh para pengelola operasional dan stakeholder lainnya dalam rangka peningkatan kapasitas seiring paradigma baru BUMDES dan BUMDESMA sebagai Badan Usaha Profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pelatihan ini merupakan bagian dari bidang tugas kami di Dinas PMD DUKCAPIL Provinsi Riau, yakni mendorong peningkatan kapasitas, melakukan pendampingan, termasuk transformasi kepada penggunaan aplikasi pelaporan keuangan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/01665a58f8abe62627f41524183243ec.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibnusina berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik, sehingga mampu menyerap ilmu dari coach Andri Kurniawan yang sudah berpengalaman berstandar Nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau benar&#45;benar ingin membangun desa, maka pelatihan ini sangat penting untuk diikuti. Manfaat dari mengikutinya sangat banyak, salah satunya berguna untuk memahami dan menerapkan sistem pelaporan keuangan sesuai Kepmendes 136,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/b41492570cc9a31912cc7d57d28a9eb2.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu Kabid Bina Pemdes juga menyampaikan informasi bahwa Provinsi Riau pada tahun ini mendapat 2 kuota beasiswa bagi Kepala Desa yang ingin kuliah di perguruan tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk program beasiswa ini kami masih menunggu petunjuk pelaksanaannya dari pemerintah pusat,&quot; ungkap Ibnusina.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/bb6b5ecd2aa0ac0598f9b45225a006d9.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya Direktur PT. Cakra Duta Solusi, Ahlul Amalsyah mengatakan pelatihan kali ini merupakan gelombang ke&#45;2 di Riau, dimana peserta berasal dari BUMDES dan BUMDESMA LKD yang tersebar di 10 Kabupaten di Riau. (*)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/24246120479-img-20260610-wa0037.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 12:12:29 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9525/pemprov-riau-dorong-peningkatan-kapasitas-pengelola-bumdes-dan-bumdesma</guid></item><item><title>Pesantren Babus Sa’adah Lepas Santri Angkatan VI</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9524/pesantren-babus-sa’adah-lepas-santri-angkatan-vi</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Babus Sa’adah, Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, menggelar Haflah Akhirussanah Angkatan VI sekaligus peresmian kelulusan peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dewan Dakwah Kabupaten Kepulauan Meranti Angkatan I Tahun Ajaran 2025–2026, Selasa (9/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Kepulauan Meranti, Drs. M. Mahdi, unsur Forkopimcam, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala sekolah, wali santri, serta tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini, PKBM Dewan Dakwah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk pertama kalinya meluluskan peserta didik secara mandiri. Sebanyak enam peserta didik kelas IX setara SMP dan dua peserta didik kelas XII setara SMA dinyatakan lulus.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3120/2080;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/78f40b81dba2e265a493c304ba61969a.jpg&quot; width=&quot;3120&quot; height=&quot;2080&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelulusan tersebut menjadi tonggak penting bagi pondok pesantren yang kini tidak hanya menyelenggarakan pendidikan keagamaan, tetapi juga pendidikan nonformal yang diakui negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, M. Mahdi menegaskan bahwa seluruh jalur pendidikan memiliki kedudukan yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, baik pendidikan formal, nonformal maupun pendidikan pesantren.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pendidikan itu hakikatnya satu, yaitu mencerdaskan anak bangsa. Tidak ada perbedaan nilai antara pendidikan formal, pendidikan nonformal maupun pendidikan pesantren. Semua memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai keberadaan PKBM menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif pendidikan di luar jalur formal. Menurutnya, lulusan Paket B maupun Paket C memiliki legalitas yang sama dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan memandang sebelah mata pendidikan nonformal. Paket B setara SMP dan Paket C setara SMA. Ijazahnya diakui dan peserta didik tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3120/2080;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/55cfb9b2e9e310c9e2d4fd1082f1a8b5.jpg&quot; width=&quot;3120&quot; height=&quot;2080&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahdi juga mengapresiasi Dewan Dakwah Kabupaten Kepulauan Meranti dan pengelola Pondok Pesantren Babus Sa’adah yang telah mengintegrasikan pendidikan keagamaan dengan pendidikan nonformal dalam satu sistem pembelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengelola pondok dan tenaga pendidik yang terus berkomitmen mendidik generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki daya saing,” ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada para santri dan peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan, Mahdi berpesan agar terus menuntut ilmu dan tidak berhenti belajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Belajar tidak berhenti pada satu jenjang. Teruslah menuntut ilmu, karena pendidikan dan pembelajaran adalah proses sepanjang hayat,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Mudir Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Babus Sa’adah, Muhammad Izharul Mukhtar, mengatakan bahwa keberadaan PKBM merupakan upaya pondok dalam memastikan para santri memperoleh pendidikan umum yang legal dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Di pondok ini ada dua lembaga yang berjalan bersama, yaitu pesantren dan PKBM. Kehadiran PKBM menjadi ikhtiar kami agar santri tidak hanya mendapatkan pendidikan keagamaan, tetapi juga memperoleh pendidikan umum yang ijazahnya diakui dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3120/2080;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/813da38d19057c01f69cc2681c0865e0.jpg&quot; width=&quot;3120&quot; height=&quot;2080&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pondok terus mengembangkan sistem pendidikan yang menggabungkan pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, serta keterampilan hidup bagi para santri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap pondok ini dapat terus menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Camat Rangsang Pesisir, Syaherullah, turut memberikan apresiasi terhadap kontribusi pondok pesantren dalam membangun karakter generasi muda di wilayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui pesantren, anak&#45;anak tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga dibentuk karakter dan akhlaknya agar mampu menghadapi tantangan kehidupan ke depan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap para lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan serta menjaga nama baik keluarga dan almamater.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Teruslah menuntut ilmu, jaga nama baik orang tua dan pondok pesantren, serta jadilah generasi yang memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan daerah,” tutupnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/33478407233-img-20260609-wa0059.jpg"/><pubDate>Tue, 09 Jun 2026 18:43:42 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9524/pesantren-babus-sa’adah-lepas-santri-angkatan-vi</guid></item><item><title>Indonesia Catat 1 Juta Sarjana Menganggur, Apa Saja yang Perlu Dibenahi?</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9523/indonesia-catat-1-juta-sarjana-menganggur-apa-saja-yang-perlu-dibenahi</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Indonesia membukukan 1 juta pengangguran terdidik alias lulusan sarjana dari total 7,24 juta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fenomena ini menjadi ironi di tengah tumbuhnya akses pendidikan tinggi dalam beberapa tahun terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gelar sarjana yang selama ini dianggap sebagai modal untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik, ternyata belum sepenuhnya menjamin lulusan baru terserap ke bursa kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menilai, fakta ini timbul karena adanya kesenjangan antara kompetensi yang dihasilkan oleh pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Persoalan ini bukan hanya terkait jumlah lulusan atau ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga belum optimalnya kesesuaian antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja,&quot; kata Hetifah, kepada Kompas.com, Senin (8/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lantas, apa saja yang perlu dibenahi ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Hetifah, pemerintah maupun membuat kebijakan perlu mengintegrasikan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di lapangan kerja dengan sarana pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Integrasi itu meliputi banyak hal, termasuk di antaranya saat mempertimbangkan pembukaan program studi maupun penentuan daya tampung Perguruan tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pembukaan program studi, penentuan daya tampung perguruan tinggi, dan pengembangan kurikulum dapat diselaraskan dengan proyeksi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor strategis yang berkembang,&quot; ucap dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perkuat pendidikan vokasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia memandang perlu memperkuat pendidikan vokasi dan pembelajaran berbasis praktik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duduk di ruang kelas dan hanya mendengarkan dosen berbicara tidak cukup berarti apa&#45;apa tanpa praktik langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Praktik ini, kata dia, dapat dijalin dengan bentuk kemitraan dengan dunia usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perlu terus didorong melalui peningkatan program magang, sertifikasi kompetensi, project&#45;based learning, serta kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri,&quot; ujar Hetifah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perguruan tinggi juga perlu memperkuat perannya tidak hanya sebagai pencetak pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan, inovasi, dan inkubasi bisnis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di saat yang sama, pemerintah perlu memperkuat sistem informasi pasar kerja agar peserta didik memiliki akses yang baik terhadap informasi kebutuhan kompetensi dan peluang kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sehingga bonus demografi dapat menjadi modal pembangunan dan peningkatan produktivitas nasional,&quot; beber Hetifah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Danai inkubator bisnis&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menilai, pemerintah dan perguruan tinggi perlu melakukan reorientasi kurikulum dari pencari kerja menjadi inovator ekosistem (job creator).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, pendidikan kewirausahaan di kampus saat ini mayoritas masih sangat dangkal dan teoretis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kampus, kata Ubaid, sebatas meminta mahasiswa membuat proposal bisnis atau berjualan produk sekadarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal seharusnya, pemerintah turut berperan serta, termasuk lewat pendanaan inkubator bisnis berbasis teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemerintah harus mendanai inkubator bisnis berbasis teknologi dan riset di dalam kampus secara serius. Kampus harus difasilitasi untuk melahirkan start&#45;up atau usaha berbasis keahlian akademik, sehingga sarjana tidak lagi mengantre meminta pekerjaan di pasar kerja yang menyusut,&quot; saran Ubaid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bentuk perencanaan tenaga kerja&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan, pemerintah harus segera duduk bersama untuk menyusun Perencanaan Tenaga Kerja Nasional (National Manpower Planning) yang presisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan begitu, kampus tidak boleh lagi meraba&#45;raba industri apa yang akan tumbuh 5 tahun ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, ia mengamati, tingkat pengangguran ini justru diperparah dengan tidak adanya titik temu antara kebijakan pendidikan tinggi dan kebijakan ekonomi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemerintah wajib memberi cetak biru: sektor apa yang akan dibuka, berapa tenaga kerja yang dibutuhkan, dan spesifikasi keahlian apa yang dicari, sehingga kampus bisa menyesuaikan daya tampung dan fokus jurusannya,&quot; sebut Ubaid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, pemerintah perlu mengubah indikator utama kelayakan kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Indikator terbesar dengan bobot di atas 50 persen dalam akreditasi harus didasarkan pada outcome riil, yakni berapa persen lulusan yang terserap di sektor produktif dalam waktu 6 bulan, berapa gaji pertama mereka, dan bagaimana penilaian pengguna lulusan (user satisfaction).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika sebuah prodi meluluskan 500 orang per tahun tetapi 80 persen di antaranya menganggur atau bekerja di sektor yang tidak relevan, maka status akreditasi prodi tersebut harus otomatis turun tanpa perlu menunggu siklus 5 tahunan,&quot; tegas dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perkuat pengawasan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rencana tersebut tidak akan berarti tanpa pengawasan, ketika kampus dapat memanipulasi data serapan lulusan dalam laporan administratif mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karenanya, menurut Ubaid, pemerintah harus mengintegrasikan data lulusan di PDDikti dengan data BPJS Ketenagakerjaan dan NPWP di bawah Kementerian Keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan integrasi ini, pemerintah dapat melacak secara real&#45;time dan akurat, apakah lulusan kampus tersebut benar&#45;benar bekerja, berapa pendapatannya, dan apakah perusahaannya legal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengawasan berbasis data riil ini akan memotong habis praktik manipulasi laporan mutu oleh kampus&#45;kampus &quot;pabrik ijazah&quot;,&quot; ucap dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Hetifah menerangkan, pengawasan terhadap kualitas lulusan harus difokuskan pada beberapa aspek utama, seperti relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, kualitas proses pembelajaran, serta penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia usaha maupun dunia industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kurikulum perlu terus diperbarui agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja, sementara proses pembelajaran harus didukung oleh dosen yang kompeten, fasilitas yang memadai, serta pengalaman belajar yang aplikatif dan berbasis praktik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, perguruan tinggi perlu mengevaluasi capaian lulusan melalui tracer study untuk mengukur tingkat serapan kerja, masa tunggu lulusan, dan kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan beradaptasi, dan pemecahan masalah juga harus menjadi bagian penting dalam pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapannya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan lulusan untuk terserap di dunia kerja, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan nasional,&quot; tutup Hetifah. (*)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/73363253774-img-20260609-wa0051.jpg"/><pubDate>Tue, 09 Jun 2026 18:07:29 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9523/indonesia-catat-1-juta-sarjana-menganggur-apa-saja-yang-perlu-dibenahi</guid></item><item><title>Panggilan Sidang I Pengadilan Agama Selatpanjang Kepada Rahim bin Burhan</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9522/panggilan-sidang-i-pengadilan-agama-selatpanjang-kepada-rahim-bin-burhan</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Pengadilan Agama Selatpanjang melakukan panggilan sidang I kepada Tergugat (Rahim bin Burhan). Surat panggilan disampaikan melalui redaksi jurnalmadani.com.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panggilan ini disampaikan berdasarkan perintah Ketua Majelis dengan register perkara Nomor 159/Pdt.G/2026/PA.Slp tanggal 8 Juni 2026 untuk memanggil Tergugat:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rahim bin Burhan, umur 42 Tahun, agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, Pendidikan SD, tempat kediaman dahulu di Desa Repan, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Saat Ini Tidak Diketahui Alamatnya di dalam maupun diluar Wilayah Republik Indonesia (ghaib) sebagai Tergugat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar datang menghadap dimuka sidang Pengadilan Agama Selatpanjang, Jalan Dorak, pada :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari / Tanggal : Rabu, 21 Oktober 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul : 09.00 WIB&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tempat : Ruang Sidang 1 Pengadilan Agama Selatpanjang Jalan Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk pemeriksaan perkara Cerai Gugat antara Maharani binti Umar sebagai Penggugat, melawan Rahim bin Burhan sebagai Tergugat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panggilan ini disiarkan sesuai dengan surat permohonan dari Pengadilan Agama Selatpanjang Nomor 200/PAN.W4&#45;A7/Hk2.6/VI/2026, tertanggal 9 Juni 2026, yang ditandatangani oleh Panitera Pengadilan Agama Selatpanjang (Nur Qhomariyah, S.H.). (red)&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:893/1253;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/ff323172a8a3f69c9179e477899cb68c.jpg&quot; width=&quot;893&quot; height=&quot;1253&quot;&gt;&lt;/figure&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/13409291237-img-20260424-wa0091(1).jpg"/><pubDate>Tue, 09 Jun 2026 17:28:15 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9522/panggilan-sidang-i-pengadilan-agama-selatpanjang-kepada-rahim-bin-burhan</guid></item><item><title>Panggilan Sidang II Pengadilan Agama Selatpanjang Kepada Widia Wati binti Zulkifli</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9521/panggilan-sidang-ii-pengadilan-agama-selatpanjang-kepada-widia-wati-binti-zulkifli</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Pengadilan Agama Selatpanjang melakukan panggilan sidang II kepada Termohon (Widia Wati binti Zulkifli). Surat panggilan disampaikan melalui redaksi jurnalmadani.com.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panggilan ini disampaikan berdasarkan perintah Ketua Majelis dengan register perkara Nomor 124/Pdt.G/2026/PA.Slp tanggal 28 April 2026 untuk memanggil Termohon:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Widia Wati binti Zulkifli, umur 27 Tahun, agama Islam, pekerjaan Mengurus Rumah Tangga, Pendidikan SD, tempat kediaman dahulu di Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Saat Ini Tidak Diketahui Alamatnya di dalam maupun diluar Wilayah Republik Indonesia (ghaib) sebagai Tergugat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar datang menghadap dimuka sidang Pengadilan Agama Selatpanjang, Jalan Dorak, pada :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari / Tanggal : Selasa, 15 September 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pukul : 09.00 WIB&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tempat : Ruang Sidang 1 Pengadilan Agama Selatpanjang Jalan Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk pemeriksaan perkara Cerai Talak antara Khairul Putra bin M. Isa sebagai Pemohon, melawan Widia Wati binti Zulkifli sebagai Termohon.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panggilan ini disiarkan sesuai dengan surat permohonan dari Pengadilan Agama Selatpanjang Nomor 201/PAN.W4&#45;A7/Hk2.6/VI/2026, tertanggal 9 Juni 2026, yang ditandatangani oleh Panitera Pengadilan Agama Selatpanjang (Nur Qhomariyah, S.H.). (red)&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:893/1253;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/fac93ef0150a0a852ee8f7d3e6810e53.jpg&quot; width=&quot;893&quot; height=&quot;1253&quot;&gt;&lt;/figure&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/58819245661-img-20260424-wa0091(1).jpg"/><pubDate>Tue, 09 Jun 2026 17:19:26 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9521/panggilan-sidang-ii-pengadilan-agama-selatpanjang-kepada-widia-wati-binti-zulkifli</guid></item><item><title>Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9520/sekda-kepulauan-meranti-sambut-kepulangan-110-jamaah-haji-di-pelabuhan-tanjung-harapan</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan sebanyak 110 jamaah haji asal daerah tersebut yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Penyambutan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (8/6/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyambutan jamaah haji dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, mewakili pemerintah daerah. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas kembalinya para tamu Allah ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4160/2773;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/4003e7da0cd6e2305dd4292ea49f6565.jpg&quot; width=&quot;4160&quot; height=&quot;2773&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Sudandri Jauzah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah di Arab Saudi. Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah menjadi haji yang mabrur,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4160/2773;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/6aabb556a0448941c02088100045da3f.jpg&quot; width=&quot;4160&quot; height=&quot;2773&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara penyambutan turut dihadiri para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Polres Kepulauan Meranti, Danramil Tebing Tinggi, serta Danposal Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana haru dan bahagia terlihat saat keluarga menjemput anggota keluarganya yang baru kembali dari Tanah Suci. Tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai pertemuan para jamaah dengan keluarga yang telah menunggu sejak siang hari.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4160/2773;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/23ca8987ba85772ebfd5d9182f85566b.jpg&quot; width=&quot;4160&quot; height=&quot;2773&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses keberangkatan hingga pemulangan jamaah haji tahun 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, petugas haji, serta unsur keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4160/2773;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/3769fbc4df75920fa368e730def8192f.jpg&quot; width=&quot;4160&quot; height=&quot;2773&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan tibanya 110 jamaah haji tersebut, rangkaian pelaksanaan ibadah haji bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi diharapkan dapat membawa keberkahan serta memperkuat nilai&#45;nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/51022020342-img-20260608-wa0122.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 19:26:12 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9520/sekda-kepulauan-meranti-sambut-kepulangan-110-jamaah-haji-di-pelabuhan-tanjung-harapan</guid></item><item><title>Sekda Sudandri Resmikan Gedung Baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9519/sekda-sudandri-resmikan-gedung-baru-kcp-bank-mandiri-selatpanjang</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, meresmikan gedung baru Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Selatpanjang yang berlokasi di Jalan Kartini, Senin (8/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peresmian tersebut menjadi penanda relokasi kantor pelayanan Bank Mandiri ke gedung yang lebih representatif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan perbankan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Sudandri menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Mandiri yang terus melakukan pengembangan layanan dan fasilitas demi memberikan kenyamanan kepada nasabah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat atas diresmikannya gedung baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4080/2296;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/e5bd6abd3b3ad82e7b80e8c7c6a39182.jpg&quot; width=&quot;4080&quot; height=&quot;2296&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Relokasi dan peningkatan fasilitas ini, kata Sudandri, merupakan langkah positif dalam memperkuat pelayanan perbankan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kehadiran gedung baru tersebut menunjukkan keseriusan Bank Mandiri dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih modern, cepat, aman, dan mudah diakses masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri menilai Bank Mandiri selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pembangunan, mulai dari pengelolaan keuangan daerah, penyaluran bantuan sosial, hingga pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menyambut baik berbagai upaya sektor perbankan dalam mendorong inklusi keuangan. Kami berharap kehadiran gedung baru ini semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kepercayaan nasabah, serta mampu menjawab kebutuhan dunia usaha di daerah,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4080/2296;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/3d1c22371fbabb36922fd5ae261ed60e.jpg&quot; width=&quot;4080&quot; height=&quot;2296&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga berharap sinergi antara Bank Mandiri dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor perbankan. Karena itu, kami mengajak Bank Mandiri untuk terus berinovasi menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan mendukung sektor&#45;sektor unggulan daerah seperti UMKM, perdagangan, perikanan, dan perkebunan,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4080/2296;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/97392638a56b75e72a123e20d1d3a818.jpg&quot; width=&quot;4080&quot; height=&quot;2296&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pimpinan KCP Bank Mandiri Selatpanjang, Andieqa Billysyah, mengatakan relokasi kantor tersebut merupakan bagian dari transformasi layanan yang tengah dilakukan Bank Mandiri untuk memberikan pelayanan yang lebih prima kepada nasabah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Relokasi ke gedung baru ini merupakan bentuk komitmen Bank Mandiri dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Kami melakukan transformasi tampilan cabang dan pelayanan nasabah agar semakin modern dan nyaman,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andieqa menjelaskan, Bank Mandiri telah hadir di Selatpanjang sejak 2016 dan dalam waktu dekat akan memasuki usia hampir 10 tahun melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, selama ini Bank Mandiri turut mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial kepada puluhan ribu penerima manfaat di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami juga berkomitmen mendukung program&#45;program pemerintah, seperti penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai program strategis lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:4080/2296;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/34439abecf63aceebdc007fa010d5f51.jpg&quot; width=&quot;4080&quot; height=&quot;2296&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan gedung dan konsep pelayanan yang baru, Bank Mandiri berharap dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih baik sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami, dengan relokasi dan tampilan baru ini, Bank Mandiri dapat memberikan pelayanan yang semakin prima bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti,” pungkasnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/80969223055-img-20260608-wa0044.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 10:22:55 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9519/sekda-sudandri-resmikan-gedung-baru-kcp-bank-mandiri-selatpanjang</guid></item><item><title>Mulai Hari Ini Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9518/mulai-hari-ini-operasi-patuh-lancang-kuning-2026-digelar</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI&amp;nbsp;— Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Riau hingga Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres dan Polresta secara resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai hari ini, Senin 8 Juni hingga 21 Juni 2026 mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi terpusat yang akan berlangsung selama 14 hari ini menjadi langkah strategis pihak kepolisian dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat, sekaligus menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana, menjelaskan bahwa fokus utama dari operasi ini adalah mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Melalui operasi ini, polisi berkomitmen menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan secara masif melalui pengawasan ketat di berbagai titik rawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dilaksanakan dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang aman dan berkeselamatan menjelang Hari Bhayangkara Tahun 2026,” ujar AKP Satrio pada Ahad (7/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam mekanisme pelaksanaannya di lapangan, penegakan hukum lalu lintas kali ini akan mengedepankan sistem&amp;nbsp;&lt;i&gt;Electronic Traffic Law Enforcement&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(ETLE) sebagai instrumen utama. Polresta Pekanbaru membagi porsi penindakan secara terukur guna memastikan transparansi dan efektivitas kedisiplinan para pengendara di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan data teknis operasi, sebanyak 60 persen penindakan akan dilakukan secara digital melalui kamera ETLE, baik yang statis maupun&amp;nbsp;&lt;i&gt;mobile&lt;/i&gt;. Sementara itu, 30 persen penindakan lainnya dilakukan melalui tilang manual oleh petugas di lapangan, dan 10 persen sisanya berupa teguran simpatik. Kendati mengutamakan sistem elektronik, petugas juga tetap melaksanakan penindakan secara stasioner atau razia di titik&#45;titik tertentu yang dinilai rawan pelanggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 ini secara khusus menyasar 10 jenis pelanggaran prioritas yang dinilai berpotensi tinggi memicu kecelakaan lalu lintas. Pelanggaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong), pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar SNI, serta pengemudi roda empat yang mengabaikan penggunaan sabuk pengaman (&lt;i&gt;safety belt&lt;/i&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, polisi juga akan memburu pengendara yang menggunakan telepon genggam saat berkendara, melanggar marka dan rambu lalu lintas, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, kendaraan tanpa TNKB (pelat nomor) resmi, serta berkendara sambil merokok atau melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui operasi skala besar ini, Satlantas Polresta Pekanbaru menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak semata&#45;mata bersifat represif atau hukum konvensional. Kepolisian juga mengedepankan aspek edukatif pra&#45;bencana guna mendorong perubahan perilaku jangka panjang masyarakat agar lebih tertib saat berkendara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai penutup, AKP Satrio mengimbau seluruh lapisan warga pengguna jalan di Kota Bertuah agar selalu menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan paling utama saat berada di jalan raya. &quot;Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan dapat menjadi budaya, sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan di wilayah Pekanbaru,&quot; pungkas Kasat Lantas. &lt;i&gt;(mcr)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/85105459117-img-20260608-wa0032.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:12:42 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9518/mulai-hari-ini-operasi-patuh-lancang-kuning-2026-digelar</guid></item><item><title>Wabup Muzamil Sambut Kepulangan 110 Jemaah Haji Meranti di Batam</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9517/wabup-muzamil-sambut-kepulangan-110-jemaah-haji-meranti-di-batam</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menyambut langsung kepulangan 110 jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang tiba di Tanah Air dengan selamat usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyambutan dilakukan di Asrama Haji Batam, Minggu (7/6/2026) malam. Kehadiran Muzamil menjadi bentuk perhatian dan penghormatan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kepada para tamu Allah yang baru kembali dari Makkah dan Madinah.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:2772/4160;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/574c30047a8ad67f1d4d485ad95d96f1.jpg&quot; width=&quot;2772&quot; height=&quot;4160&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Muzamil menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah jemaah kita sudah sampai di Kota Batam dengan selamat. Besok pukul 11.45 WIB mereka akan berangkat dari Pelabuhan Sekupang menuju Meranti,” ujar Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi. Para jemaah diminta beristirahat dengan cukup sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk malam ini agar para jemaah dapat beristirahat. Besok pukul 09.00 WIB sudah kembali berkumpul di Aula Asrama Haji untuk menuju Pelabuhan Sekupang. Jaga barang bawaan dan tetap tertib selama perjalanan,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3504/2336;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/3b87a3214b54876e0a32173b917c7438.jpg&quot; width=&quot;3504&quot; height=&quot;2336&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muzamil turut mengajak masyarakat Kepulauan Meranti mendoakan agar seluruh jemaah dapat tiba di rumah masing&#45;masing dengan selamat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti, kami mohon doa agar jemaah kita bisa sampai ke rumah masing&#45;masing dengan selamat tanpa ada kurang satu apa pun,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kepulauan Meranti, Syafrizal, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas kepulangan jemaah hingga ke daerah tujuan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, tidak seluruh jemaah akan mengikuti penyambutan resmi di Selatpanjang. Jemaah yang berasal dari Kecamatan Tebingtinggi Timur dan Kecamatan Rangsang akan turun di Pelabuhan Tanjungsamak, sedangkan jemaah lainnya melanjutkan perjalanan hingga Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tahun ini jumlah jemaah haji asal Kepulauan Meranti sebanyak 110 orang, terdiri dari 47 laki&#45;laki dan 63 perempuan,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:3229/2153;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/525dee8098ec9e8cecd734503be75db8.jpg&quot; width=&quot;3229&quot; height=&quot;2153&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diketahui, jemaah haji asal Kepulauan Meranti berangkat ke Tanah Suci pada 28 April 2026 melalui Embarkasi Batam dan tergabung dalam Kloter BTH&#45;06 bersama jemaah dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada penyambutan di Batam tersebut, Wakil Bupati Muzammil didampingi istrinya, Sriyana Muzamil, Anggota DPRD Fauzi, Staf Ahli Suardi, Asisten M. Mahdi, Staf Ahli Febriadi, serta Kabag Kesra Syafrizal. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/63572612567-img-20260608-wa0027.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:01:58 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9517/wabup-muzamil-sambut-kepulangan-110-jemaah-haji-meranti-di-batam</guid></item><item><title>Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kamar Penginapan di Selatpanjang</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9516/pria-64-tahun-ditemukan-meninggal-dunia-dalam-kamar-penginapan-di-selatpanjang</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI &#45; Seorang pria berusia 64 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (7/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penemuan jenazah&amp;nbsp;tersebut mengundang perhatian petugas dan penghuni penginapan. Setelah menerima laporan, personel Satreskrim Polres Kepulauan Meranti bersama Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan guna mengetahui penyebab kematian korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban diketahui bernama Tji Beng (64), warga Selatpanjang Timur. Ia ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB di dalam kamar yang ditempatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telentang di atas tempat tidur. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi sebelum mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, SH MH mengatakan, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda&#45;tanda kekerasan pada tubuh korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan dokter, tidak ditemukan tanda&#45;tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya,&quot; kata AKP Roemin Putra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski tidak ditemukan indikasi tindak pidana, polisi tetap melakukan serangkaian langkah penyelidikan sesuai prosedur. Tim identifikasi melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah pihak yang mengetahui peristiwa tersebut, serta membawa jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan visum et repertum guna memastikan penyebab kematian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut AKP Roemin, hingga saat ini penyelidikan masih dilakukan untuk melengkapi data dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hasil sementara tidak mengarah pada adanya unsur kekerasan. Namun seluruh tahapan pemeriksaan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,&quot; ungkapnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/66157170756-img-20260607-wa0036.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 19:34:10 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9516/pria-64-tahun-ditemukan-meninggal-dunia-dalam-kamar-penginapan-di-selatpanjang</guid></item><item><title>Yudisium Perdana ITS Meranti, 36 Mahasiswa Dinyatakan Lulus</title><link>https://jurnalmadani.com/news/detail/9515/yudisium-perdana-its-meranti-36-mahasiswa-dinyatakan-lulus</link><description>&lt;p&gt;JURNALMADANI – Institut Teknologi dan Sains (ITS) Meranti mencatat sejarah baru dengan menggelar yudisium angkatan pertama di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Sabtu (6/6/2026) malam. Sebanyak 36 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan akan mengikuti prosesi wisuda yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yudisium perdana tersebut diikuti 22 lulusan Program Studi Manajemen Informatika, 10 lulusan Program Studi Ilmu Pertanian, dan 4 lulusan Program Studi Peternakan. Momentum ini menjadi tonggak penting perjalanan pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Meranti sekaligus menandai lahirnya angkatan pertama lulusan ITS Meranti.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1144;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/d11937956c9aa52307f50eab96adef42.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1144&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika dan peserta yudisium atas capaian bersejarah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Capaian hari ini merupakan hasil kerja keras, ketekunan, disiplin, serta dukungan keluarga dan para dosen selama proses pendidikan,” ujar Sudandri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kehadiran lulusan ITS Meranti menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk menjawab tantangan pembangunan daerah, mulai dari perkembangan teknologi, transformasi digital, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pelestarian lingkungan dan budaya lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, Kabupaten Kepulauan Meranti membutuhkan generasi muda yang inovatif, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi bagi kemajuan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saudara memiliki peran strategis untuk menjawab tantangan zaman. Jadilah agen perubahan yang mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/5dd5eb54492f95c8415d43e53280dbd7.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri juga memberikan apresiasi kepada ITS Meranti yang dinilai berhasil membuka akses pendidikan tinggi sekaligus menghadirkan program studi yang relevan dengan kebutuhan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, program studi terapan seperti pertanian, peternakan, dan manajemen informatika sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan daerah yang masih memerlukan banyak tenaga profesional di berbagai sektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tidak mudah menghadirkan program studi yang bersifat aplikatif seperti pertanian dan peternakan. Ini menjadi modal penting bagi daerah karena kebutuhan terhadap sumber daya manusia pada bidang tersebut masih sangat besar,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara pribadi, Sudandri mengaku mengikuti perkembangan ITS Meranti sejak awal berdiri dan menyaksikan langsung perjuangan mahasiswa dalam menempuh pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi geografis dan keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan bagi generasi muda Meranti untuk merasa tertinggal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan pernah merasa rendah diri karena berasal dari Kabupaten Kepulauan Meranti. Saya yakin tidak ada bedanya lulusan Institut Teknologi dan Sains Meranti dengan lulusan perguruan tinggi lain di Indonesia. Yang membedakan adalah semangat, integritas, dan kemauan untuk terus berkembang,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, lanjut Sudandri, akan terus mendukung pengembangan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berpesan agar para lulusan terus belajar, menjaga integritas, menjunjung etika, serta membawa nama baik almamater dan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jadilah lulusan yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan daerah yang kita cintai. Terus berprestasi, ciptakan peluang, dan jangan berhenti berinovasi,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1144;&quot; src=&quot;https://jurnalmadani.com/assets/foto/2ba40228f977054b9cf52168e10e6549.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1144&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Rektor ITS Meranti, Dr. H. Mustaqim, S.E., S.IP., M.M., mengatakan yudisium perdana merupakan tonggak penting dalam perjalanan kampus sekaligus bukti bahwa pendidikan tinggi di Kepulauan Meranti terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, yudisium bukan sekadar penetapan kelulusan, melainkan pengakuan atas perjuangan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Malam ini menjadi momen yang membanggakan karena Institut Teknologi dan Sains Meranti berhasil melahirkan lulusan angkatan pertama. Ini adalah hasil dari proses, perjuangan, dan komitmen bersama membangun pendidikan tinggi di daerah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mustaqim berharap para alumni pertama ITS Meranti dapat menjadi penggerak sekaligus duta kampus yang mampu menginspirasi generasi berikutnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saudara adalah alumni pertama ITS Meranti. Kami berharap setelah lulus tetap membawa nama baik kampus dan ikut mengajak generasi berikutnya untuk melanjutkan pendidikan sehingga kampus ini terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, setelah resmi yudisium, para lulusan akan mengikuti prosesi wisuda yang direncanakan digelar pada Agustus 2026 mendatang. Wisuda tersebut akan menjadi penanda resmi pelepasan angkatan pertama ITS Meranti kepada masyarakat dan dunia kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran civitas akademika ITS Meranti, para dosen, orang tua mahasiswa, serta tamu undangan lainnya. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jurnalmadani.com/assets/berita/original/78780918189-img-20260607-wa0010.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 11:02:29 +0700</pubDate><guid>https://jurnalmadani.com/news/detail/9515/yudisium-perdana-its-meranti-36-mahasiswa-dinyatakan-lulus</guid></item></channel></rss>