Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah Baru

Senin, 21 September 2026 | 09:54:37 WIB

JURNALMADANI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengunjungi keluarga korban kebakaran rumah di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (21/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap warga yang terdampak musibah.

Dalam kesempatan itu, H. Asmar tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membantu membangun kembali rumah korban.

Rumah milik Nurhayati (65) sebelumnya ludes terbakar pada Sabtu (19/9/2026). Kebakaran mengakibatkan korban kehilangan tempat tinggal serta sejumlah barang berharga miliknya.

 

Setibanya di lokasi, H. Asmar meninjau langsung kondisi rumah yang telah rata dengan tanah. Ia didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti T. Arifin serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan berupa sembako dan sejumlah peralatan rumah tangga kepada keluarga korban. Pemerintah daerah juga membantu pengurusan dokumen kependudukan yang ikut terdampak musibah, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Namun, perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan tanggap darurat.
H. Asmar menyampaikan bahwa pemerintah daerah berencana membantu membangun kembali rumah Nurhayati.

 

Rumah baru tersebut direncanakan berukuran 6 x 6 meter dan ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027.

Rencana tersebut membuat Nurhayati terharu. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian pemerintah daerah yang datang langsung melihat kondisi keluarganya.

“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Semoga Pak Bupati dan semua yang hadir dilindungi oleh Allah SWT,” ujar Nurhayati.

Api Hanguskan Rumah dan Harta Benda

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB di rumah Nurhayati yang berada di RT 005/RW 001, Jalan Tanjung Harapan.

 

Api pertama kali diketahui oleh anak korban, Mashitah. Saat itu, ia melihat kepulan asap hitam tebal keluar dari dalam rumah. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.

Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan warga sekitar kemudian berjibaku memadamkan api.
Sekitar pukul 17.30 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan rumah beserta sejumlah barang milik korban hangus terbakar.

Sejumlah barang yang ikut terbakar di antaranya mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker, serta dua unit sepeda. Total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

 

Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting pada instalasi listrik rumah korban yang kemudian menimbulkan percikan api.

Bupati Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Melihat dampak yang ditimbulkan, H. Asmar mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, baik di rumah maupun lingkungan sekitar.

Ia meminta masyarakat memastikan peralatan rumah tangga dan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala ketika bepergian.

 

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Meranti untuk selalu menjaga rumah maupun lahan dari bahaya kebakaran. Jangan lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah dan perhatikan peralatan serta instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah SWT,” kata H. Asmar.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga korban sekaligus menjadi langkah awal bagi Nurhayati dan keluarganya untuk kembali memiliki tempat tinggal setelah kehilangan rumah akibat musibah kebakaran. (*)

Terkini