Wabup Muzamil Buka Forum Komunikasi Ranwal RKPD 2027

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:08:18 WIB

JURNALMADANI – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menegaskan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2027 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan dapur perencanaan tempat meracik kebijakan pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di pulau-pulau terluar.

Hal tersebut disampaikan Muzamil saat membuka Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2027 yang digelar di Ballroom Afifa Sport Center Selatpanjang, Selasa (27/1/2026).

 

Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menjadi bahan baku utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkeadilan wilayah.

"Hari ini kita berkumpul bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. Forum ini adalah dapur perencanaan, tempat kita meramu kebijakan agar anggaran yang disusun setiap tahun benar-benar menjawab kebutuhan rakyat, terutama masyarakat di pulau-pulau terdepan Kepulauan Meranti,” ujar Muzamil.

 

Wabup menjelaskan, RKPD Kepulauan Meranti Tahun 2027 merupakan penjabaran tahunan dari RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025–2029, yang disusun dengan tetap mengacu pada arah kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Riau, serta mempertimbangkan kondisi aktual dan isu strategis daerah.

"Semoga seluruh indikator pembangunan dapat dicapai sesuai target yang telah ditetapkan, sekaligus mampu mengatasi berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi daerah kepulauan," katanya.

Muzamil mengakui, tantangan pembangunan Kepulauan Meranti masih cukup kompleks, mulai dari rendahnya cakupan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah, abrasi pantai, banjir, kebakaran hutan dan lahan, hingga pengelolaan serta pemanfaatan potensi ekonomi yang belum optimal.

"Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak agar pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke pulau-pulau terluar,” tegasnya.

 

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera.

Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Kepulauan Meranti, Abu Hanifah, menyampaikan bahwa forum tersebut bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, serta kesepakatan terhadap Ranwal RKPD Tahun 2027.

"Kegiatan ini diharapkan menghasilkan masukan, saran, dan pandangan dari berbagai komponen masyarakat guna menyempurnakan Ranwal RKPD, sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan sinergi dalam menyatukan langkah pembangunan daerah,” jelasnya.

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2027 turut dihadiri unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah Sudandri, para pimpinan OPD, camat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. (rls)

Terkini