Sinergi Lintas Sektoral: Pemprov Riau Pastikan Mudik Aman dan Lebaran Nyaman

Senin, 16 Maret 2026 | 14:53:15 WIB

JURNALMADANI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah, Senin (16/3/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan memantapkan kesiapan seluruh lini dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Bumi Lancang Kuning agar berjalan aman dan lancar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menjelaskan bahwa koordinasi ini mencakup pengawasan ketat pada pintu masuk transportasi, mulai dari bandara, pelabuhan, hingga jalur darat.

"Kami bersama Forkopimda dan seluruh Kepala OPD telah membedah poin-poin krusial, terutama mengenai kelancaran arus mudik dan balik yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume tahun ini," ujar Syahrial usai rapat.

 

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah kesiapan transportasi udara. Berdasarkan koordinasi dengan General Manager (GM) Angkasa Pura, otoritas bandara menyatakan kesiapannya untuk melakukan penambahan jumlah maskapai atau extra flight jika terjadi lonjakan penumpang. Langkah antisipasi ini diambil guna memastikan seluruh pemudik dari dan menuju Riau terakomodasi dengan baik tanpa penumpukan di terminal.

Sektor energi juga menjadi perhatian serius dalam Rakor tersebut. Pemprov Riau telah mengantongi komitmen dari Pertamina melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI). Pertamina memastikan ketersediaan BBM dan LPG selama masa libur panjang tetap terjaga melalui berbagai langkah mitigasi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di seluruh kabupaten/kota.

 

Sebagai data konkret, Pemprov Riau mengonfirmasi adanya penambahan pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 781.200 tabung khusus untuk wilayah Riau. Penambahan kuota ini ditujukan untuk mengantisipasi tingginya permintaan rumah tangga selama Ramadan hingga puncaknya pada perayaan Idulfitri, sehingga kelangkaan di tingkat pangkalan dapat diminimalisir.

Terkait kenyamanan publik, Syahrial Abdi menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk menjamin stabilitas pasokan listrik. "Kami telah memastikan bahwa listrik harus aman. Target kita adalah tidak ada pemadaman listrik selama prosesi Lebaran, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan bersilaturahmi dengan nyaman," tambahnya.

Pada aspek infrastruktur, Pemprov Riau telah mengoptimalkan perbaikan jalan pada ruas-ruas yang menjadi kewenangan provinsi.

 

Syahrial menyebutkan, Plt Gubernur Riau sebelumnya telah meninjau langsung perbaikan jalur strategis seperti ruas Sungai Sibam–Pantai Cermin–Petapahan. Pengendara pun diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur mudik yang sedang dalam masa pemeliharaan tersebut.

Selain itu, Dinas Perhubungan Riau bersinergi dengan Polda Riau melalui Operasi Ketupat untuk pengamanan posko mudik. Menariknya, sesuai instruksi Kementerian PPPA, setiap posko tahun ini wajib menyediakan bilik pengaduan khusus. Fasilitas ini disiapkan untuk merespons cepat jika terjadi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak selama masa perjalanan mudik berlangsung. (mcr)

Terkini