JURNALMADANI – Pengabdian para anggota dewasa Gerakan Pramuka di Provinsi Riau mendapat penghormatan pada peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Dalam upacara yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi di Halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa (18/8/2026), sebanyak 24 anggota Pramuka menerima Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Karya Bakti, dan Lencana Pancawarsa atas dedikasi yang telah diberikan dalam perjalanan Gerakan Pramuka.
Penghargaan tersebut diterima anggota dari sejumlah kwartir di Riau. Penerima Lencana Melati yakni H. Bustami Haye, Jefri Hunter, Salim, M. Sarbini, Sabarudin, dan Nurhamidar. Selanjutnya, Saripudin, Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, Dr. Hardi, Margono, Burhanuddin, dan Mahadi menerima Lencana Darma Bakti.
Sementara itu, Elifton, Dr. Agustiawan, dan M. Azli memperoleh Lencana Karya Bakti. Adapun penerima Lencana Pancawarsa yakni Dr. H. Sahrial Abdi, H. Yurnalis, H. Erisman Yahya, H. Bobi Rahmat, Dr. H. Febriandi Efda Putra, Tengku Efrizal Putra, Rajuki Ridwan, Teti Sunarti, dan Erhas.

Dalam sambutannya, Syahrial Abdi menyampaikan bahwa pemberian penghargaan kepada anggota dewasa merupakan bentuk penghormatan atas perjalanan panjang dan kontribusi yang telah diberikan kepada Gerakan Pramuka. Menurutnya, keberadaan para pembina, pelatih, pengurus, dan anggota dewasa menjadi bagian penting dalam memastikan pendidikan kepramukaan terus berjalan dari generasi ke generasi.
“Pengabdian yang diberikan dalam Gerakan Pramuka merupakan bagian dari kerja panjang membentuk generasi bangsa. Karena itu, setiap dedikasi, keteladanan, dan kontribusi yang diberikan patut kita hargai sebagai bagian dari perjalanan Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa nilai Tri Satya dan Dasa Dharma tidak hanya harus melekat pada anggota muda, tetapi juga tercermin dalam keteladanan para pembina dan pengurus. Keteladanan tersebut menjadi modal penting untuk membangun generasi yang memiliki karakter, disiplin, tanggung jawab, serta rasa cinta Tanah Air.
“Anak-anak kita belajar bukan hanya dari apa yang disampaikan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat. Karena itu, keteladanan para pembina dan seluruh anggota dewasa menjadi bagian yang sangat penting dalam pendidikan kepramukaan,” katanya.
Syahrial berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota dewasa untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik. Ia juga mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka Riau memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menyiapkan generasi yang mandiri dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua Kwarda Riau Irwan mengatakan pemberian tanda penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian anggota dewasa yang selama ini menjadi penggerak kegiatan kepramukaan di berbagai tingkatan. Menurutnya, keberlangsungan Gerakan Pramuka tidak terlepas dari peran para pembina, pelatih, pengurus, dan seluruh pihak yang bekerja dengan penuh ketulusan.
“Penghargaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pengabdian dalam Gerakan Pramuka memiliki nilai yang panjang. Para penerima diharapkan terus menjadi teladan sekaligus memberikan motivasi kepada anggota muda untuk mengikuti jejak pengabdian yang telah dibangun,” tuturnya.
Irwan menyampaikan bahwa penerima penghargaan berasal dari berbagai kwartir dan memiliki latar belakang tugas yang beragam. Keragaman tersebut menunjukkan bahwa kontribusi terhadap Gerakan Pramuka dapat dilakukan melalui berbagai bidang sesuai kemampuan dan tanggung jawab masing-masing. (mcr)