Prihatin Melihat Ledakan Besar Beirut Lebanon

Aksi Solidaritas Mahasiswa STIE RIAU Galang Dana Untuk Korban

Dibaca: 776 kali  Senin,17 Agustus 2020 | 01:36:00 WIB

Aksi Solidaritas Mahasiswa STIE RIAU Galang Dana Untuk Korban
Ket Foto : Para aktivis bersiap untuk menggalang dana bantuan korban ledakan Beirut Lebanon

Pekanbaru (jurnalmadani.com) Ledakan Besar yang menimpa ibukota Lebanon, Beirut pada Selasa 4 Agustus 2020 membuat hati para Aktivis Mahasiswa STIE RIAU turun kejalan untuk melakukan penggalangan dana pada Selasa 11 Agustus 2020. Mereka melakukan kegiatan ini selama dua hari dibeberapa titik diantaranya persimpangan jalan arifin ahmad dan Soekarno Hatta, perempatan pasar pagi arengka serta di kawasan pasar pagi arengka.

 

" penggalangan dana ini dilakukan atas kepudulian sesama , selama dua hari kami menggalang dana bantuan.. Allhamdulillah dana bantuan berhasil terkumpul sebanyak Rp 3.003.000 dan dana ini akan kami melalui Aksi Cepat Tanggap cabang pekanbaru (ACT) semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban saudara kita yang terkena musibah di lebanon" ujar Een saputra selaku presiden mahasiswa STIE RIAU dalam perbincangan eksklusif kepada jurnalmadani.com

 

Ledakan besar yang terjadi pada Selasa (4/8/2020) di Beirut, Lebanon menelan korban jiwa yang tidak sedikit, tercatat 220 orang tewas dan 6000 orang mengalami luka luka, bahkan video ledakan Beirut ini menjadi viral di ranah media sosial, karena Ledakan yang timbul ini persis dengan ledakan Hiroshima dan Nagasaki pada saat Perang Dunia ke 2 (1939-1945) yang dimana kedua kota tersebut di jatuhi Bom Atom Oleh Pihak Sekutu.

 

Pria yang berpostur kurus dan berkulit sawo matang ini menunjukkan rasa prihatin nya terhadap para korban ledakan Beirut, Lebanon 2020, sekarang para korban ledakan harus merasakan beratnya bertahan hidup disaat rumah-rumah milik mereka hancur dan rata dengan tanah, mereka tidak lagi punya tempat untuk bernaung bahkan sebagian anak anak harus kehilangan orang tua mereka, akibat ledakan yang sangat dahsyat ini, serta ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya juga terbatas, dengan terpaksa mereka harus menahan lapar karena tak memiliki makanan untuk bertahan hidup.

 

" Peduli serta turut membantu saudara-saudara yang terdampak bencana baik yang diakibatkan oleh bencana alam maupun bencana sosial hal ini yang telah dibuktikan oleh STIE Riau, sebagai bentuk wujud kepedulian kepada saudara-saudara yang jauh di ujung sana, semoga kolaborasi aksi kemanusiaan mengajak, memberi edukasi dan informasi tentang isu-isu kemanusiaan ini bisa terus berlanjut dan semoga menjadi wasillah dalam kebaikan, Aamiin Ya Rabb " Ungkap Wahyu selaku Humas ACT Riau.

Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com