Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi Desa Banglas Raih Penghargaan Nasional

Dibaca: 599 kali  Jumat,21 Mei 2021 | 05:35:00 WIB

Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi Desa Banglas Raih Penghargaan Nasional
Ket Foto : Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi Desa Banglas

LABUAN BAJO - Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi yang dibangun Pemerintah Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berhasil meraih Penghargaan tingkat Nasional. Penghargaan itu diterima Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Meranti Rizki Hidayat dari Kementerian Pariwisata RI, bertempat di Hotel Ayana, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis malam (21/5/2021).
 
"Tadi malam berdasarkan informasi dari Kadis Pariwisata kita berhasil meraih penghargaan Juara 3 Anugerah Pesona Indonesia Kategori Ekowisata Terpopuler untuk Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi Desa Banglas," ujar Rudi Alhasan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kepulauan Meranti.
 
 
Dijelaskan Rudi, penghargaan ini merupakan yang ketiga kalinya diraih Kabupaten Kepulauan Meranti di bidang Pariwisata, Pertama, Penghargaan Nasional Iven Wisata Perang Air, Kedua, Lari Diatas Tual Sagu dan Ketiga, Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi Desa Banglas.
 
"Alhamdulillah Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi ini merupakan yang ketiga kalinya, terima kasih kita ucapkan kepada Bupati Kepulauan Meranti, Kepala Desa Banglas dan seluruh masyarakat atas dukungannya hingga diraihnya penghargaan ini," ucap Rudi menirukan Kadis Parpora Rizki Hidayat.
 
Ia berharap penghargaan ini nantinya mampu menambah memotivasi semua pihak untuk lebih serius lagi dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Meranti makin baik lagi dimasa yang akan datang.
 
 
Dengan majunya dunia pariwisata di Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan juga akan memberikan multyplier efek yang baik bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti.
 
"Semoga dengan majunya wisata Meranti mampu meningkatnya kesempatan berusaha bagi penduduk khususnya warga tempatan serta menyerap tenaga kerja yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan penduduk dan yang tak kalah penting dapat membawa Meranti lebih dikenal lagi di tingkat Nasional dan Dunia" ujar Rudi.
 
 
Ekowisata Mangrove Jembatan Pelangi adalah buah karya jajaran Pemerintah Desa Banglas dibawah kepemimpinan mantan Kepala Desa Samsurizal SH. Objek wisata di tepian Sungai Suir itu dibangun dengan Dana Desa dan kini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banglas. (rls/san)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com