SELATPANJANG - Untuk meningkatkan pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) sangat diperlukan kerjasama terpadu lintas instansi Pemerintah dan pihak swasta. Bila tanpa kerjasama itu, maka program pemberdayaan KAT hanya akan berjalan di tempat.
Hal itu diungkapkan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Ir. H. Anwar Zainal, saat membuka Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (POKJA) Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT), di Selatpanjang, Selasa 19 September 2017.
Menurutnya, tugas pemberdayaan KAT tidak bisa hanya ditangani oleh Dinas Sosial saja, karena pemberdayaan KAT dalam prakteknya di lapangan memerlukan keterlibatan instansi pemerintah lainnya, serta partisipasi kalangan Dunia Usaha.
"Pada dasarnya KAT memiliki hak yang sama dengan masyarakat lainnya untuk hidup normal dan layak, oleh karena itu sudah selayaknya program pemberdayaan KAT ini bisa lebih baik lagi, dengan melibatkan seluruh unsur, termasuk kalangan dunia usaha," ujarnya.
Menyangkut partisipasi dunia usaha, lanjutnya, sangat diharapkan kesadaran untuk menyalurkan CSR dalam mendukung program pemberdayaan KAT, terlebih lagi saat ini kemampuan anggaran daerah sangat terbatas, sehingga memerlukan bantuan dan kepedulian dari dunia usaha.
Diharapkan pula, melalui kegiatan Rakor itu dapat ditingkatkan kesepahaman instansi terkait dalam keterpaduan program KAT, terciptanya SDM, lingkungan sosial, kelembagaan dan perlindungan advokasi sosial Komunitas Adat Terpencil.
Kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang terdiri dari unsur instansi pemerintah, kalangan usaha dan masyarakat. Hadir Kepala Dinas Sosial, Asrorudin dan nara sumber dari Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI, Suratman.
Suratman dalam pemaparannya menegaskan, usulan alokasi anggaran program pemberdayaan KAT, hendaknya dalam bentuk data by name by address, tanpa data by name by address, maka dipastikan tidak akan mendapatkan alokasi anggaran pusat untuk program pemberdayaan KAT. (san)
- Kabupaten
- Meranti
Kerjasama Pemberdayaan KAT Sangat Diperlukan
Redaksi
Selasa, 19 September 2017 - 06:40:00 WIB
Rakor Pokja Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT), di Selatpanjang, Selasa 19 September 2017
Pilihan Redaksi
IndexPolsek Tebing Tinggi Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Desa Nipah Sendanu
Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi
Tanpa Ampun Polres Meranti Sikat Pengedar Sabu Di Selatpanjang
Bupati Asmar Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Kepulauan Meranti
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kabupaten
Wakil Bupati Muzamil Hadiri Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
Ahad, 26 April 2026 - 11:43:03 Wib Kabupaten
Bupati Asmar Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Kepulauan Meranti
Jumat, 24 April 2026 - 19:28:54 Wib Kabupaten
Bengkalis Tabuh Genderang Perang Terhadap Bandar Narkoba, Pemkab Beri Dukungan Total
Kamis, 23 April 2026 - 13:17:04 Wib Kabupaten
Bupati Asmar Ikuti Rakornas Kementan RI, Bahas Strategi Hadapi Musim Kering Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Kamis, 23 April 2026 - 13:11:10 Wib Kabupaten

.jpg)