Pemadaman 2 Hari di Riau, PLN Nyatakan Kini Sudah Normal

Pemadaman 2 Hari di Riau, PLN Nyatakan Kini Sudah Normal

PEKANBARU -  Setelah berjibaku memulihkan kondisi sistem kelistrikan yang sempat gangguan, PT PLN (Persero) berhasil menormalkan kembali 100 persen pasokan listrik yang menyuplai 927.463 pelanggan di Provinsi Riau.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR), Parulian Noviandri menyampaikan bahwa seluruh masyarakat di wilayah Provinsi Riau telah kembali dapat menikmati listrik PLN sejak pukul 00.54 WIB.

"Berkat dukungan dan doa dari masyarakat semua, Alhamdulillah pada hari ini pukul 00.54 kami dapat memulihkan kembali 100 persen pasokan listrik ke seluruh masyarakat," ujar Parulian.

Sebelumnya, pada Selasa (04/06) telah terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV Linggau-Lahat, yang merupakan jaringan interkoneksi dan terhubung dengan sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.

Segera setelah kejadian, tim PLN UID Riau dan Kepulauan Riau bergerak cepat, untuk melakukan koordinasi dan penormalan bertahap mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, distribusi hingga ke seluruh pelanggan.

Upaya penormalan melibatkan penanganan pada 112 penyulang tegangan menengah 20 kV yang menyuplai 7.055 gardu distribusi, dan 927.463 pelanggan. Kecepatan dan dedikasi dalam penanganan ini tidak hanya memastikan pemulihan pasokan listrik, tetapi juga menjaga tingkat keselamatan dan kualitas pekerjaan yang optimal oleh petugas PLN untuk memastikan layanan kelistrikan kembali normal.

"Saat ini, kondisi kelistrikan 927.463 pelanggan di wilayah Riau telah kembali menyala. Ratusan pegawai PLN di seluruh unit telah memberikan usaha terbaik untuk menormalkan sistem kelistrikan yang sempat terganggu," ungkap Parulian.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Selain itu, PLN juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, stakeholder dan seluruh masyarakat di Provinsi Riau atas dukungannya kepada PLN sehingga bisa optimal dalam melakukan pemulihan. (mcr)

Berita Lainnya

Index