JURNALMADANI — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar pertemuan dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. di Kantor Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Kamis, (12/2/2026).
Delegasi Pemkab Meranti dipimpin oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM, MM. Hadir pula Anggota DPRD Komisi II, Sopandi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Irmansyah, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan, Randolph W. Hutauruk, Kepala Dinas Pertanian, Ifwandi, serta Kepala Dinas PUPR, Rahmat Kurnia.

Audiensi digelar untuk mengakselerasi ketahanan pangan daerah, penyampaian usulan program prioritas, serta program penguatan ketahanan pangan daerah, khususnya pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selain itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga mengusulkan program prioritas daerah tahun 2027, termasuk permohonan dukungan sarana dan prasarana pertanian untuk pengembangan di hulu dan hilir. Pengembangan komoditas lokal seperti sagu, kopi, kelapa dan karet termasuk dalam skala prioritas.

Dalam penyampaiannya, sejumlah persoalan turut disampaikan Wabup Muzamil kepada Menteri Amran Sulaiman. Mulai dari kesenjangan infrastruktur dan logistik, konflik spasial penggunaan lahan, kekurangan SDM pertanian, serta keterbatasan anggaran daerah.
Muzamil juga menegaskan komitmen bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pertanian melalui penguatan sektor hulu hingga hilir, tentunya dengan dukungan dari Kementerian Pertanian.

Sinergitas ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di daerah, termasuk pemenuhan ketersediaan bahan pangan untuk mendukung Program Strategis Nasional, yaitu Makan Bergizi Gratis.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyambut baik audiensi dan menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkuat ketahanan pangan serta pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan. (Diskominfotik)

.jpg)