Di Tengah Lonjakan Kebutuhan, Harga Telur dan Beras Justru Tetap Tenang

Di Tengah Lonjakan Kebutuhan, Harga Telur dan Beras Justru Tetap Tenang

JURNALMADANI - Aktivitas pasar tradisional di Pekanbaru mulai mengalami peningkatan menjelang Hari Raya IdulFitri 1447 Hijriah. Namun demikian, harga telur ayam dan beras terpantau tetap stabil meskipun permintaan masyarakat terus meningkat, Jumat (20/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga telur ayam dijual sekitar Rp56.000 per papan, sementara harga per butir mencapai Rp2.000. Untuk komoditas beras, jenis SPHP dijual dengan harga Rp63.000 per 5 kilogram, sedangkan beras Belida berada pada kisaran Rp16.000 per kilogram.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan kedua komoditas tersebut masih dalam keadaan aman. Kelancaran distribusi dari daerah pemasok juga menjadi faktor utama terjaganya kestabilan harga di pasaran.

Seorang pedagang sembako di Pasar Sail, Paim Bangun, menyampaikan bahwa harga telur ayam dan beras hingga saat ini masih relatif stabil. Ia menilai ketersediaan stok yang mencukupi menjadi faktor utama tidak terjadinya kenaikan harga.

“Untuk telur dan beras sampai sekarang masih stabil, belum ada kenaikan walaupun permintaan sudah mulai meningkat menjelang Lebaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pasokan dari distributor masih berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan di pasaran. Hal tersebut turut menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang.

“Stok masih aman dan distribusi juga lancar, jadi harga bisa tetap terkendali seperti sekarang,” tambahnya.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga yang membeli sembako di Pasar Sail, Wati (43), mengatakan bahwa stabilnya harga telur dan beras sangat membantu dalam mengatur pengeluaran rumah tangga menjelang Lebaran. Ia menilai kondisi tersebut memberikan rasa tenang bagi masyarakat.

“Alhamdulillah harga telur dan beras masih stabil, jadi kami tidak terlalu khawatir saat belanja kebutuhan untuk Lebaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kedua komoditas tersebut merupakan kebutuhan utama yang selalu dibeli setiap hari. Menurutnya, kestabilan harga sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi keluarga.

“Kalau harga tetap seperti ini, tentu sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan dapur tanpa harus mengeluarkan biaya lebih,” tambahnya. (mcr)

Berita Lainnya

Index