Hotspot Sumatera Tembus 4.028 Titik, Sumsel Mendominasi 2.994 Titik, Riau Tercatat 40 Titik

Selasa, 15 September 2026 | 19:32:22 WIB
Foto ilustrasi Akal Imitasi Gemini

JURNALMADANI - Sebaran titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera terpantau mencapai 4.028 titik pada Selasa (15/9/2026) sore. Dari jumlah tersebut, Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan kontribusi hotspot paling tinggi, mencapai 2.994 titik.

Data tersebut disampaikan BMKG Pekanbaru dalam informasi hotspot Provinsi Riau yang diperbarui hingga pukul 16.00 WIB, Selasa sore.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, menjelaskan selain Sumatera Selatan, hotspot dalam jumlah cukup tinggi juga terpantau di Jambi sebanyak 319 titik, Bangka Belitung 354 titik, Lampung 269 titik, serta Bengkulu 32 titik.

"Sementara itu, Provinsi Riau mencatat 40 titik panas. Sebaran hotspot di Riau terdapat di enam wilayah, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 24 titik," jelasnya.

Berikutnya, Kabupaten Indragiri Hilir terpantau tujuh titik, Kuantan Singingi empat titik, Pelalawan tiga titik, serta Dumai dan Rokan Hilir masing-masing satu titik.

Adapun wilayah Sumatera lainnya yang terpantau memiliki hotspot yakni Sumatera Barat 13 titik, Sumatera Utara dua titik, serta Kepulauan Riau lima titik.

Kondisi hotspot tersebut juga disertai dengan jarak pandang yang terbatas di sejumlah wilayah Riau akibat asap.

"Hingga pukul 16.00 WIB, jarak pandang di Pekanbaru dan Rengat masing-masing tercatat sekitar tiga kilometer. Sementara Pelalawan memiliki jarak pandang 2,5 kilometer dan Tambang sekitar empat kilometer," jelasnya.

BMKG mencatat kondisi jarak pandang di seluruh lokasi tersebut dipengaruhi asap. Data ini menunjukkan sebaran hotspot di Sumatera pada sore hari masih terkonsentrasi di beberapa provinsi, terutama Sumatera Selatan.

Di Riau, hotspot terpantau jauh lebih rendah dibandingkan beberapa provinsi lain, namun asap masih memengaruhi jarak pandang di sejumlah wilayah. (mcr)

Terkini