Pimpin Apel Harhubnas 2026, Bupati Asmar Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Kamis, 17 September 2026 | 10:59:37 WIB

JURNALMADANI — Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (17/9/2026).

Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, peringatan Harhubnas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dan insan perhubungan dalam menghadirkan sistem transportasi yang aman, tertib, terintegrasi, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dalam apel tersebut, Bupati Asmar membacakan sambutan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Dalam sambutan itu, Harhubnas ditegaskan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sektor transportasi sekaligus memperkuat komitmen terhadap keselamatan.

Pesan tersebut menjadi semakin penting di tengah sejumlah musibah transportasi yang terjadi belakangan ini. Menteri Perhubungan menyampaikan duka cita kepada para korban beserta keluarga yang ditinggalkan.

Keselamatan, menurut Kementerian Perhubungan, harus ditempatkan sebagai prinsip utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan.”

 

Pesan itu menegaskan bahwa standar keselamatan tidak cukup hanya tertuang dalam aturan, tetapi harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh insan perhubungan.

Keselamatan dan Mobilitas Harus Berjalan Bersamaan

Dalam sambutan tersebut juga ditekankan bahwa insan perhubungan memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan sekaligus memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan, termasuk ketika daerah menghadapi kondisi darurat.

Situasi seperti kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi gunung berapi, gangguan penerbangan hingga kecelakaan pelayaran dapat berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Dalam kondisi tersebut, jajaran perhubungan dituntut mampu mengambil langkah cepat dan tepat. Jika suatu layanan transportasi terpaksa dihentikan karena alasan keselamatan, maka harus dipersiapkan alternatif agar konektivitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok tidak ikut terputus.

Konektivitas Transportasi Jadi Kunci Pemerataan

Selain keselamatan, pembangunan konektivitas menjadi perhatian penting dalam pengembangan sektor transportasi ke depan.

 

Transportasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana perpindahan orang dan barang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Konektivitas yang semakin baik diharapkan mampu menghubungkan pusat-pusat produksi dengan kawasan permukiman dan pasar. Dengan demikian, biaya angkut dan logistik dapat ditekan, akses masyarakat semakin terbuka, serta pemerataan pembangunan dapat diperkuat.

Sejumlah langkah yang menjadi perhatian antara lain penguatan layanan angkutan perintis di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal), pengembangan angkutan massal perkotaan, integrasi antarmoda, serta pembenahan sistem logistik.

“Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat kita.”

 

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan sektor perhubungan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan dan kemudahan akses masyarakat.

September Jadi Momentum Bulan Keselamatan Transportasi

Dalam peringatan Harhubnas 2026, seluruh insan perhubungan juga diajak menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi.

 

Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat untuk terus membangun budaya keselamatan dalam setiap aktivitas transportasi.

Bagi Kepulauan Meranti yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dan sangat bergantung pada konektivitas transportasi, aspek keselamatan dan keberlanjutan layanan menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat serta perekonomian daerah.

Apel Harhubnas 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, Sekretaris Daerah Sudandri, staf ahli bupati, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, sejumlah kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait lainnya.

 

Melalui momentum Harhubnas 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelayanan transportasi yang aman, tertib, terjangkau dan terkoneksi, sekaligus memperkuat peran transportasi sebagai salah satu penggerak mobilitas, ekonomi dan pemerataan pembangunan di daerah.

Dengan keselamatan sebagai fondasi dan konektivitas sebagai penggerak, transportasi diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kepulauan Meranti dan mendukung kemajuan daerah. (*)

Terkini