Kapolda Riau Tegaskan Estafet Jabatan Tak Boleh Putuskan Program

Sabtu, 26 September 2026 | 22:07:58 WIB

JURNALMADANI – Estafet kepemimpinan di jajaran Polda Riau kembali bergulir. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung rangkaian serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) dan Kapolres jajaran, Sabtu (26/9/2026).

Pergantian tersebut tidak hanya menjadi bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan kesinambungan program strategis Polda Riau, memperkuat soliditas internal serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Rangkaian sertijab diawali dengan pergantian Wakapolda Riau di lapangan apel Mapolda Riau. Jabatan tersebut diserahterimakan dari Brigjen Pol Hengki Haryadi kepada Brigjen Pol Simson Zet Ringu. Sebelumnya, Simson menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo.

 

Setelah sertijab Wakapolda, kegiatan dilanjutkan dengan sertijab sejumlah PJU Polda Riau dan Kapolres jajaran di Aula Tribrata Lantai 5 Mapolda Riau.

Sejumlah jabatan strategis yang berganti di antaranya Irwasda dan Karo SDM Polda Riau, serta beberapa Kapolres jajaran.

Jabatan Irwasda Polda Riau diserahterimakan dari Brigjen Pol Prabowo Santoso, S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M. Sementara jabatan Karo SDM Polda Riau berganti dari Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol Tris Lesmana Jefiansyah, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolda Tekankan Kesinambungan Program

Dalam momentum pergantian tersebut, Kapolda Riau menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri. Karena itu, pergantian personel tidak boleh menghentikan program yang telah berjalan.

Para pejabat baru diharapkan segera beradaptasi, membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur di wilayah masing-masing, serta melanjutkan program yang telah dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan penekanan Kapolda pada sertijab sebelumnya bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi, sementara program strategis harus tetap berjalan secara berkesinambungan.

Salah satu agenda yang terus ditekankan Kapolda adalah Green Policing, yakni pendekatan kepolisian yang menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Program tersebut menjadi penting bagi Riau yang menghadapi berbagai persoalan lingkungan, termasuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan, perlindungan kawasan hutan serta penanganan berbagai bentuk kejahatan lingkungan.

Kapolda juga sebelumnya menekankan pentingnya sinergitas internal agar program strategis tersebut tetap berkesinambungan meski terjadi pergantian pejabat.

Sejumlah Kapolres Berganti

Pada jajaran kewilayahan, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bengkalis mendapat amanah baru sebagai Wakapolresta Sidoarjo Polda Jawa Timur. Posisi Kapolres Bengkalis selanjutnya diemban AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H.

Kemudian AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), dipercaya mengemban tugas sebagai Wadirreskrimum Polda Riau.

Jabatan Kapolres Inhu selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Jhon Luis Latedera, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelalawan.

Sementara jabatan Kapolres Pelalawan kini diemban AKBP Ahmad Nur, S.Sos., S.I.K., M.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Muda Tingkat I.

 

Pergantian tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan dan regenerasi organisasi sekaligus memberikan ruang bagi pejabat baru untuk membawa pengalaman dan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Sertijab Berlangsung Khidmat

Prosesi sertijab berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Kapolri, pemasangan tanda jabatan oleh Kapolda Riau, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara dan pakta integritas.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Riau bersama jajaran PJU, para Kapolres, Pamen dan Pama Polda Riau serta Bhayangkari.

Usai prosesi sertijab, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit di GOR Presisi Polda Riau. Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan antara pejabat lama, pejabat baru, jajaran PJU, personel Polda Riau dan Bhayangkari.

Pejabat Lama Tanam Pohon Pulai

Rangkaian pergantian kepemimpinan kemudian dilanjutkan dengan aksi peduli lingkungan. Pada sore hari, para pejabat yang mengakhiri masa tugasnya di Polda Riau melakukan penanaman pohon pulai di halaman belakang Mapolda Riau.

Mereka di antaranya Wakapolda Riau lama Brigjen Pol Hengki Haryadi, Irwasda lama Brigjen Pol Prabowo Santoso, Karo SDM lama Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang serta Kapolres Bengkalis lama AKBP Fahrian Saleh Siregar.

Penanaman pohon tersebut menjadi simbol keberlanjutan pengabdian sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan itu juga memperkuat pesan Green Policing yang selama ini menjadi salah satu perhatian Kapolda Riau dalam membangun pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Komitmen terhadap Green Policing juga mendapat dukungan dari Wakapolda Riau yang baru. Brigjen Pol Simson Zet Ringu menyatakan siap mendukung kebijakan pimpinan dan mengembangkan program tersebut di wilayah Riau.

Ditutup Tradisi Pedang Pora

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pelepasan pejabat lama oleh Kapolda Riau.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diawali tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pejabat selama menjalankan tugas di Polda Riau.

Pergantian jabatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa estafet kepemimpinan di tubuh Polri merupakan bagian dari proses organisasi yang harus diikuti dengan kesinambungan program dan peningkatan kualitas pengabdian.

 

Para pejabat baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, menjaga integritas serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara bagi pejabat lama, perpindahan tugas menjadi bagian dari perjalanan pengabdian untuk terus memberikan kontribusi terbaik di tempat penugasan yang baru.

Dengan bergulirnya estafet kepemimpinan tersebut, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat penegakan hukum, meningkatkan pelayanan publik serta memastikan program strategis, termasuk Green Policing, terus berjalan secara berkesinambungan. (*)

Terkini