Pemuda Pancasila Marpoyan Damai Berbagi Dengan Anak Yatim

Dibaca: 744 kali  Selasa,19 Mei 2020 | 04:52:00 WIB

Pemuda Pancasila Marpoyan Damai Berbagi Dengan Anak Yatim
Ket Foto : Ketua PAC PP Marpoyan Damai, Syafrizal, SE berbagi dengan anak yatim

PEKANBARU-Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Minggu 18 Mei 2020, memberikan santunan kepada anak-anak yatim di sekitar wilayah Kecamatan Marpoyan Damai.
 Pemberian santunan ini menurut Ketua PAC PP Marpoyan Damai, Syafrizal SE, merupakan bentuk nyata kepedulian kader Pemuda Pancasila terhadap keterpurukan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
 
“Kami membagikan santunan terhadap tiga puluh anak yatim dan lima puluh paket sembako kepada mereka yang memerlukan, sesuai data survey yang telah kami lakukan sebelumnya,” kata Syafrizal.
 
Pemberian santunan dan sembako ini merupakan wujud kepedulian Pemuda Pancasila Marpoyan Damai kepada sesama umat beragama. Syafrizal juga menegaskan, kegiatan pemberian santunan dan sembako tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Seperti jaga jarak dan menggunakan masker guna mencegah penyebaran virus Covid-19.
 
“Kegiatan pemberian santunan dan sembako adalah amanah dari Ketua MPC, Bung Iwan Pansa, agar kami bisa lebih mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, kita harus bisa membantu masyarakat dalam masa PSBB jilid III ini. Seminggu ini kami mengumpulkan dana secara sukarela dari para kader Pemuda Pancasila Marpoyan Damai untuk menyantuni anak yatim dan berbagi sembako," pungkasnya.
 
Diketahui bahwa ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Iwan Pansa, telah memberi perintah komando kepada seluruh kadernya di dua belas kecamatan se-Kota Pekanbaru ini agar tetap berkontribusi kepada masyarakat dalam kondisi apapun. Selain itu, Iwan juga menanggapi terkait kekisruhan antara pihak DPRD Kota Pekanbaru dan Walikota Pekanbaru agar kedua belah pihak bisa menahan diri, jangan membuat kisruh, Fokuslah pada pelaksanaan PSBB, jangan ngawur, jangan cari panggung, karena justru masyarakat Kota Pekanbaru sendiri yang akan dirugikan. (rls)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com