Pemkab Rohil Bina Kerjasama Untuk Pembangunan Lebih Baik

Dibaca: 1762 kali  Kamis,16 November 2017 | 08:12:00 WIB

Pemkab Rohil Bina Kerjasama Untuk Pembangunan Lebih Baik
Ket Foto : Bupati Rohil, H. Suyatno, foto bersama pelajar dalam suatu kesempatan

ROKAN HILIR - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus menggesa pembangunan yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat. Untuk menyelesaikan persoalan yang timbul dari waktu ke waktu, diperlukan kebersamaan dan kekompakan antar lembaga pemerintah di daerah ini.

"Berapa banyak program pembangunan yang sudah selesai dilakukan adalah wujud pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan kualitas pembangunan di Rokan Hilir menjadi semakin lebih baik. Sehingga di harapkan akan dapat terus dilanjutkan pembangunan yang lainnya pada waktu yang akan datang," kata Bupati Rohil, H. Suyatno kepada wartawan disela-sela kesibukan tugasnya, kemarin.

Kabupaten Rokan Hilir yang berada di wilayah pesisir Provinsi Riau, masih banyak memiliki keterbatasan, namun keinginan masyarakat untuk maju dengan cepat, menjadi sebuah tantangan bagi Pemerintah Daerah untuk bagaimana bisa mengakomodir semua harapan-harapan masyarakat tersebut.

"Usaha terus kita lakukan, dan untuk itu saya terus memberi perhatian bagi program pembangunan Kabupaten Rokan Hilir dalam menyonsong harapan-harapan masyarakat yang belum dapat kita penuhi. Oleh sebab itu, kepada semua OPD saya minta lebih responsif terhadap usulan masyarakat yang menjadi prioritas," kata Bupati.



Peran dan dukungan masyarakat dalam menggesa percepatan Pembangunan di Rohil, tetap menjadi bagian penting, sebagai subjek yang akan menikmati program pembangunan, Bupati Rokan Hilir berharap masyarakat dapat mencermati berbagai bentuk pelaksanaan program Pembangunan.

Bupati Suyatno mengatakan, menyikapi dinamika sosial sebagai dampak dari percepatan program Pembangunan, masyarakat Rokan Hilir berhak memberikan kontrol dan kritik yang bersifat membangun terhadap berbagai kebijakan program pembangunan yang dilaksanakan.

"Silahkan lakukan kritik asalkan positif untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Rokan Hilir," ujarnya.

Menurutnya, tidak harus hanya memuji, tapi lakukan kritik dengan data dan fakta, bukan menghujat, bagaimanapun juga Pemkab Rohil tetap menghormati hak-hak masyarakat sebagai bagian dari program pembangunan. Ini akan menjadi bagian dari dinamika pembangunan yang memang butuh peran kontrol sosial.



Bagi H. Suyatno, kritik dan kontrol sosial merupakan bagian terpenting dalam pembangunan. Dengan demikian, tidak berarti semua kebijakan yang digulirkan bisa diterima semua pihak. Meskipun demikian, kebebasan dalam mengkritik dan kontrol sosial tidak berarti semua pihak bebas melakukan kritik tanpa didukung dengan data dan fakta.

"Yang dibutuhkan adalah kritik yang bersifat positif dan membangun. Dalam arti kata, kritikan-kritikan yang disampaikan haruslah memiliki argumen yang didukung data yang bisa dipertanggungjawabkan. Bila ini mampu diberikan masyarakat, akan sangat berharga bagi Pemkab dalam menggulirkan kebijakan untuk tahap selanjutnya," bebernya.

Pandangan dan cara berfikir, kata Suyatno jelas akan terjadi perbedaan, namun semua ini merupakan bagian dari sebuah dinamika yang harus dikemas secara arif dan bijaksana. Untuk itu, semua pihak harus bisa memposisikan dirinya masing-masing agar dalam menyuarakan kritikan benar-benar memberikan dampak yang positif buat pembangunan, dan yang lebih penting lagi semua stakeholder harus pula siap dan tidak menjadikan kritikan sebagai sebuah alasan untuk berhenti berkreatifitas, jadikan kritikan yang positif sebagai cermin untuk bisa lebih maju.

Bakal Calon Wakil Gubernur Riau ini juga berharap, kepada masyarakat Rokan Hilir yang berada diluar daerah tidak melupakan kampung halamannya, meskipun kini sudah menjadi warga di daerah setempat, tidak berarti berhenti berpartisipasi dalam menggesa pembangunan di Kabupaten Rokan Hilir.



Pemerintah Kabupaten tetap menjadikan warga Rokan Hilir di luar daerah sebagai bagian penting dalam percaturan Pembangunan di daerah ini. Kalaupun tidak bersentuhan langsung dengan program Pembangunan yang digulirkan, paling tidak secara emosional mereka memiliki keterikatan yang sangat kuat. Untuk itu, semua warga Rokan Hilir di luar daerah tetap memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan, baik secara langsung mahupun tidak langsung.

"Kita tetap memberikan peluang dan kesempatan yang sama, peran mereka semua sangat kita harapkan untuk sama-sama memajukan daerah ini, termasuk kritikan positif untuk kepentingan kemajuan Rokan Hilir. Untuk itu, jangan lupakan kampung halaman kita, baik warga Rohil di Jakarta, Pekanbaru dan Kabupaten lainnya di Riau, mereka semua adalah bagian dari masyarakat Rokan Hilir yang turut memiliki daerah ini," tandas Bupati.

Terkhusus kepada seluruh Pemerntah Desa, Bupati Rohil H. Suyatno mengharapkan para penghulu atau Kepala Desa bisa membangun Desa dengan lebih baik untuk kesejahteraan dan pembangunan masyarakat Desa.

"Pejabat di kepenghuluan saya harapkan tidak ada lagi yang menjadi korban akibat penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) seperti yang sudah terjadi beberapa waktu yang lalu," pinta Bupati Suyatno.



Setiap kepenghuluan, papar Bupati, telah menerima ilmu pengetahuan melalui berbagai sosialisasi dalam rangka memberikan pemahaman kepada seluruh kepenghuluan yang ada di Rohil.

"Sehingga bisa membangun desa dan kepenghuluan dengan baik untuk kesejahteraan maysarakat," katanya.

Lebih jauh Bupati mengajak agar manfaatkan ADD dan DD Untuk memaksimalkan berbagai sektor pembangunan Desa. Hal ini disebabkan kondisi keuangan Pemkab Rohil yang tengah memprihatinkan akibat terjadinya pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) di sektor Migas.

"Kita minta pemerintah desa tetap semangat untuk membangun dengan menggunakan dana desa masing-masing. Janganlah desa itu terlalu berharap banyak untuk pembangunan dari pemerintah daerah, dikarenakan saat ini kondisi keuangan daerah belum stabil," sebut Bupati.



Meski terjadi defisit, jelas Bupati, namun mesti tetap bersyukur karena untuk desa tetap memiliki anggaran dan manfaatkanlah anggaran itu bagi memaksimalkan berbagai program pembangunan untuk kepentingan masyarakat banyak.

Mengenai sasaran pembangunan, memang terlebih pada infrastruktur yang berada di wilayah pedesaan. "Untuk itulah agar kondisi ini dipahami dan kita minta agar ADD dan DD digunakan mengarah kepada kebutuhan prioritas desa," ingat Bupati. (ADV PEMKAB ROHIL)

Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com