JURNALMADANI - Menjelang pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, Universitas Brawijaya (UB) membagikan daftar program studi (prodi) dengan jumlah peminat terbanyak.
Data ini menjadi gambaran minat calon mahasiswa baru (camaba) terhadap berbagai jurusan yang tersedia di kampus tersebut.
Daftar tersebut dibagi menjadi dua rumpun keilmuan, yakni sains dan teknologi (saintek) serta sosial humaniora (soshum).
Dari data yang dirilis, prodi Kedokteran menjadi program studi paling diminati pada rumpun saintek.
Pada SNBP, program studi Kedokteran mencatat 1.434 pendaftar. Jumlah ini menjadikannya sebagai prodi dengan peminat tertinggi di kategori saintek di Universitas Brawijaya.
Mengikuti Kedokteran, beberapa prodi lain juga mencatat jumlah pendaftar yang tinggi, seperti Farmasi, Pendidikan Kedokteran Gigi, Ilmu Keperawatan, hingga Agroekoteknologi.
Sementara itu pada rumpun sosial humaniora (soshum), Ilmu Hukum menjadi program studi dengan peminat terbanyak. Prodi ini bahkan mengungguli jurusan populer lain seperti Psikologi, Manajemen, hingga Ilmu Komunikasi.
Data ini dikutip dari unggahan resmi Instagram Universitas Brawijaya pada Rabu (11/3/2026).
Prodi Universitas Brawijaya dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Saintek
Kedokteran: 1.434 pendaftar
Farmasi: 1.197 pendaftar
Pendidikan Kedokteran Gigi: 922 pendaftar
Ilmu Keperawatan: 891 pendaftar
Agroekoteknologi: 795 pendaftar
Teknik Industri: 794 pendaftar
Teknik Informatika: 791 pendaftar
Teknologi Pangan: 763 pendaftar
Teknik Lingkungan: 757 pendaftar
Sistem Informasi: 756 pendaftar
Soshum
Ilmu Hukum: 1.415 pendaftar
Psikologi: 1.159 pendaftar
Manajemen: 1.113 pendaftar
Akuntansi: 1.091 pendaftar
Administrasi Bisnis: 1.058 pendaftar
Ilmu Komunikasi: 889 pendaftar
Administrasi Publik: 704 pendaftar
Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan: 677 pendaftar
Sosiologi: 612 pendaftar
Hubungan Internasional: 585 pendaftar
Pengumuman SNBP 2026 Dijadwalkan 31 Maret
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan mengumumkan hasil SNBP 2026 pada 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.
Jika mengacu pada tahun sebelumnya, hasil seleksi dapat diakses melalui laman resmi https://pengumuman-snbp.snpmb.id/ serta sejumlah link mirror yang disediakan oleh berbagai perguruan tinggi negeri.
Pada saat pengumuman, peserta akan menerima dua kemungkinan hasil. Pertama, tampilan berwarna biru yang menandakan peserta dinyatakan lolos seleksi. Kedua, tampilan berwarna merah yang menunjukkan peserta belum berhasil diterima pada jalur SNBP.
Meski demikian, peserta yang tidak lolos diimbau untuk tetap optimistis karena masih tersedia jalur seleksi lain seperti SNBT maupun jalur mandiri yang dapat dicoba.
Cara Mengecek Pengumuman SNBP 2026
Berikut langkah-langkah yang biasanya dilakukan untuk mengecek hasil SNBP:
Buka laman pengumuman SNBP https://pengumuman-snbp.snpmb.id/ atau salah satu link mirror.
Masukkan nomor pendaftaran SNBP dan tanggal lahir.
Klik tombol “Lihat Hasil Seleksi”.
Sistem akan menampilkan status kelulusan pada universitas dan program studi tujuan beserta informasi registrasi ulang.
Setelah pengumuman, peserta yang dinyatakan lolos perlu mengikuti proses verifikasi dokumen dan pendaftaran ulang sesuai ketentuan perguruan tinggi tujuan. Informasi jadwal dan mekanismenya dapat dilihat langsung melalui laman resmi kampus masing-masing. (*)

.jpg)