PEKANBARU - Program studi (Prodi) Perminyakan Universitas Islam Riau (UIR), terus mengembangkan kerjasama international, setelah belum lama ini dengan Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia. Kerjasama kali ini dilakukan dengan 3 Universitas asal Korea Selatan.
Ketua Prodi Teknik Perminyakan UIR, Dr. Eng. Muslim mengungkapkan, kerjasama itu adalah riset bersama terkait penyelesaian permasalahan di industri minyak bumi, khusus di perusahaan minyak PT. SPR Langgak, yang dilakukan pada Senin 12 Februari 2018 lalu.
Dikatakannya, pihak Korea Selatan yang datang ke lapangan minyak PT. SPR Langgak di Kabupaten Rokan Hulu, terdiri dari perwakilan tiga universitas, yaitu Prof. Wisub Bae dari Sejong Univ, Prof. Kun Sang Lee dari Hanyang Univ dan Prof. Kim dari Konkuk Univ.
"Hadir juga President Korea Institute of Drinking Water Research, Beck Young Seog, dari Institut Teknologi Bandung, AK. Permadi, PhD dan dari Universitas Islam Riau saya sendiri," ungkap Dr. Eng. Muslim.
Pihak Perusahaan minyak daerah PT. SPR Langgak, jelasnya, memaparkan kondisi lapangan serta permasalahan yang terjadi hingga saat ini, yaitu terkait dengan tingginya kandungan paraffin dalam minyak yang mereka produksi.
"Tingginya kandungan paraffin dapat mengakibatkan perlunya teknologi tambahan seperti memberikan chemical solven, melakukan pemanasan agar minyak bisa lebih mudah mengalir ke permukaan," kata Muslim, sebagaimana penjelasan Manager Operasional SPR Langgak, M. Yasin.
Berdasarkan pemaparan tersebut, pihak Korea Selatan yang berkolaborasi dengan ITB dan Teknik Perminyakan UIR, akan melakukan kajian bersama untuk menyelesaikan permasalahan itu. Tim yang bergabung dalam grup ini, diwakili oleh pihak Korea Selatan, akan mengusulkan dana riset ke Pemerintah Korea Selatan tahun ini.
"Kerjasama yang dilakukan ini adalah lanjutan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh ITB, Teknik Perminyakan UIR dan Sejong Univ tentang studi perolehan produksi minyak tahap lanjut (EOR), yang telah dilakukan sejak Agustus 2017 hingga Juli 2018 nanti," ujar Muslim.
Kegiatan yang telah berjalan 6 bulan ini, terang Muslim lagi, diikuti oleh kegiatan lainnya seperti yang telah dilakukan pada Senin tanggal 12 Februari 2018 lalu.
Sebagai kelanjutan kunjungan tim Korea Selatan dan ITB ke lapangan, serta kelanjutan studi EOR yg telah berjalan, salah satu wakil dari Prodi Teknik Perminyakan UIR akan berangkat ke Korea Selatan selama 3 sampai 4 minggu pada bulan Maret 2018 ini.
"Semoga kegiatan yang bertaraf international ini akan membuat Prodi Teknik Perminyakan UIR semakin diperhitungkan dalam mendidik mahasiswa dan mahasiswi yang mendalami ilmu perminyakan. Selain itu, tentunya kegiatan ini akan mendukung visi UIR untuk mencapai UIR unggul di Asia Tenggara pada tahun 2020," ucap Dr. Eng. Muslim. (san)
Prodi Perminyakan UIR Riset Bersama Universitas Korea Selatan
Redaksi
Ahad, 18 Februari 2018 - 05:01:00 WIB
Foto bersama usai kunjungan ke lapangan
Pilihan Redaksi
IndexWabup Muzamil Ajak Masyarakat untuk Bersyukur dan Berpikir Positif
Bupati Meranti Dukung Penambahan Jadwal Kapal Roro Perintis Saat Mudik Lebaran 2026
Korupsi Kuota Haji: Yaqut Tarik Fee Rp 42,2 Juta hingga Coba Kondisikan Pansus DPR
Kisah Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Internasional
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
Ahad, 15 Maret 2026 - 00:10:11 Wib Internasional
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20:02 Wib Internasional
38 PMI Kembali Dideportasi Dari Malaysia, Total Sudah 203 Selama Ramadan
Jumat, 13 Maret 2026 - 23:51:25 Wib Internasional
Sudah 11 Hari Berturut-turut Israel Tutup Masjid Al-Aqsa
Rabu, 11 Maret 2026 - 11:40:58 Wib Internasional

.jpg)