Bupati Irwan Terkesan Lihat Dua Megaproyek di Sungai Tohor

Dibaca: 681 kali  Kamis,14 Mei 2020 | 01:45:00 WIB

Bupati Irwan Terkesan Lihat Dua Megaproyek di Sungai Tohor
Ket Foto : Bupati Irwan saat melakukan peninjauan ke dua lokasi proyek di Kecamatan Tebing Tinggi Timur

MERANTI - Dua proyek berskala besar yang selesai dibangun di Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur membuat Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir terkesima. Dua proyek tersebut adalah Sentra IKM Sagu dan Jembatan Sungai Tohor yang selesai dibangun tahun 2019 lalu.
 
Bupati Irwan melakukan peninjauan ke dua lokasi proyek tersebut Minggu sore 10 Mei 2020 lalu. Dia didampingi Kepala Bappeda Mamun Murod, Kepala Disperindagkop & UKM Azza Faroni, Kabag Kesra Hery Saputra dan Kabag Humas dan Protokol Rudi Hasan.
 
 
Kunjungan Bupati ini disambut Kades Sungai Tohor Pendi dan Sekdes Andi. Tampak pula tokoh pelaku usaha sagu setempat Abdul Manan atau akrab disapa Cik Manan dan mantan Kades Sungai Tohor Alfian.
 
"Berada di sentra ini seolah kita di kawasan industri. Sangat disayangkan bila kita tak mampu memanfaatkan bangunan yang megah dengan peralatan yang lengkap ini. Harus segera kita fungsikan," tegas Bupati kepada seluruh yang mendampingi.
 
Irwan pun meminta penjelasan langsung kepada Kadis Perindagkop UKM Azza Faroni terkait kendala operasional sentra tersebut. Azza mengatakan, selain anggaran kendala lain terkait bentuk kelembagaan yang akan mengelola sentra tersebut.
 
"Untuk operasional sentra ini butuh anggaran. Selain untuk melengkapi beberapa sarana juga sebagai modal membeli bahan baku sagu basah dari kilang sagu warga setempat. Selain itu masalah kelembagaan yang mengelola sentra ini yang perlu dikaji lagi agar pengelolaannya tidak mengalami kendala," ungkap Azza.
 
 
Setelah melihat langsung seluruh bangunan dan mendengar penjelasan dari Kadis Perindagkop UKM dan Cik Manan, Bupati memperkirakan butuh sekitar Rp 2 miliar untuk memulai operasional sentra tersebut. Dia pun menginstruksikan Kadis Perindagkop untuk segera mengajukan usul kajian kelembagaan pengelolaan sentra tersebut dan salah satu yang disarankan adalah berbentuk badan layanan usaha daerah (BLUD).
 
Usai dari sentra, Bupati Irwan mengunjungi jembatan yang menghubungkan Desa Sungai Tohor dan Desa Sungai Tohor Barat (STB). Dia mengaku terkesan dengan desain jembatan tersebut terlebih dengan belokan di rentang jembatan sebelah Desa Sungai Tohor Barat.
 
"Kalau sekarang di atas jembatan ini, serasa bukan di Sungai Tohor karena dulu jalannya masih rusak. Sekarang sudah tampak bagus di-base," ujar Irwan sembari bercanda.
 
 
Meski sudah bisa digunakan warga, namun Irwan mengatakan jembatan tersebut masih harus dilengkapi dengan hotmix, penimbunan, marka jalan dan pengecatan serta dipasang lampu penerang. "Baru nanti nampak lebih bagus," singkatnya.
 
Proyek jembatan ini dilakukan bertahap dengan menelan biaya sekitar 30 miliar rupiah lebih. Begitu juga sentra IKM sagu juga dilakukan bertahap dengan anggaran hingga 40 miliar lebih dari dana DAK. Untuk mendukung sentra ini, Pemkab Kepulauan Meranti telah membangun jalan base dari lokasi sentra menuju Pelabuhan Sungai Tohor. (adv)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com