Harapan Muda Cup I Resmi Ditutup, Pemkab Meranti Dorong Pembinaan Atlet Muda

Harapan Muda Cup I Resmi Ditutup, Pemkab Meranti Dorong Pembinaan Atlet Muda

JURNALMADANI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendorong turnamen sepak bola antarklub terus dikembangkan sebagai wadah pembinaan atlet muda, penjaringan bibit potensial, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., saat mewakili Bupati Kepulauan Meranti dalam penutupan Turnamen Sepak Bola Harapan Muda Cup I di Lapangan Sepak Bola Harapan Muda, Desa Banglas, Minggu (11/10/2026).

Sudandri mengapresiasi panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen yang berlangsung selama 48 hari tersebut.

 

Kompetisi ini diikuti 96 tim dan menjadi ajang bagi para pemain untuk mengasah kemampuan, menunjukkan potensi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Menurutnya, turnamen sepak bola yang melibatkan klub-klub lokal memiliki peran strategis dalam mendorong perkembangan olahraga di daerah.

Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda agar berkembang menjadi atlet yang berprestasi.

“Selamat kepada tim yang berhasil meraih juara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik. Bagi tim yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Tetap semangat berlatih dan terus tingkatkan kemampuan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah pertandingan.

Karena itu, para pemain diharapkan mampu menerima hasil kompetisi dengan lapang dada, menjaga sikap, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kualitas permainan.

 

Sudandri juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, seluruh peserta, pihak keamanan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, kerja sama semua pihak menjadi faktor penting dalam menciptakan penyelenggaraan kompetisi yang aman, tertib, dan kondusif.

Sementara itu, Ketua Panitia Harapan Muda Cup I, Husni Setiawan, menyampaikan bahwa turnamen berlangsung selama 48 hari dengan melibatkan 96 tim. Ia bersyukur seluruh rangkaian pertandingan dapat diselesaikan tanpa kendala berarti.

Husni turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut, baik melalui dukungan tenaga, pemikiran, maupun kontribusi lainnya.

Repan FC Keluar sebagai Juara

Pada partai final, Repan FC berhasil memastikan gelar juara setelah mengalahkan MBM Mesra Buana Mengkikip dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut mengantarkan Repan FC menjadi kampiun pada edisi perdana Harapan Muda Cup.

 

Sementara itu, posisi ketiga diraih Jepun Darat Junior setelah menundukkan Persikab Kampung Balak dengan skor 1-0.

Panitia juga menetapkan Hardi dari MBM Mesra Buana Mengkikip sebagai pemain terbaik. Adapun gelar top skor diraih Taruna, sedangkan penghargaan kiper terbaik diberikan kepada Al Hafiz. Keduanya merupakan pemain dari Repan FC.

Penutupan turnamen tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Noli Sugiharto; Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Saiful Bakhri; perwakilan Polsek Tebing Tinggi; panitia penyelenggara; tokoh masyarakat; para pemain; serta warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap turnamen olahraga berbasis masyarakat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

 

Dengan demikian, semakin banyak bibit atlet potensial yang dapat ditemukan dan dibina, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan serta budaya sportivitas di tengah masyarakat. (*)

Berita Lainnya

Index