18 Tahun Menanti, BPS Rohil Kini Miliki Kantor Sendiri

Dibaca: 716 kali  Selasa,09 April 2019 | 07:31:00 WIB

18 Tahun Menanti, BPS Rohil Kini Miliki Kantor Sendiri
Ket Foto : Bupati H Suyatno, Kata BPS RI Suhariyanto, Ka Kejari Gaos Wicaksono, Kata BPS Rohil Budiyanto di peresmian Kantor BPS Rohil. F amran

ROHIL - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dr Suhariyanto, Selasa, 9 April 2019, meresmikan penggunaan Kantor BPS Kabupaten Rohil, yang berada di Jalan Kecamatan, Batu Enam, Kecamatan Bangko.
 
Kepala BPS Rohil Ir Budiyanto, tampak lega dengan diresmikan Kantor BPS Rohil tersebut. Sebelum ada kantor seperti sekarang ini, BPS Rohil menempati rumah kantor, rumah toko, dan bekas kantor. 
 
"BPS Rohil sudah ada di sini sejak tahun 2000. Setelah 18 tahun, dan 5 kali pindah-pindah kantor, akhirnya sekarang kami memiliki kantor permanen," kata Kepala BPS Rohil Ir Budiyanto, diperesmian itu. 
 
Dijelaskan Budiyanto, Kantor BPS Rohil ini menempati tanah seluas 1.486 m2,  dibangun 163 hari kalender, dengan sertifikat tanah berupa hak pakai. "Biaya pembangunannya sekitar Rp1,9 miliar, belum termasuk halaman, pagar dan moubeler," ujar Budiyanto. 
 
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dr Suhariyanto, mengatakan ia tidak hanya ingin BPS Rohil memiliki sekedar bangunan megah. "Tapi hendaknya, dengan ada kantor yang bagus, bisa menghasilkan kerja yang lebih bagus," jelas Suhariyanto. 
 
Kepada Kepala BPS Rohil, Suhariyanto juga berpesan hendaknya dapat melihat menciptakan kondisi lingkungan kerja yang kondusif, aman dan nyaman dalam berkeja. "Buat transparansi, akuntabel, dan terkomuniasi, guna menghasilkan data yang berkualitas. Semua barang di Kantor BPS ini milik negara, sehingga  perlu dirawat sebaik-baikya," pesan Suhariyanto.
 
Bupati Rohil H Suyatno menyampaikan ucapan terima banyak kepada BPS RI yang telah memikirkan kantor baru BPS Rohil, yang selama ini dinanti-nantikan selama 18 tahun, sebagai mana disampaikan Kepala BPS Rohil Ir Budiyanto. 
 
"Sekian belas tahun menanti, dan pada 2018 baru disetujui pusat. Mungkin ini persoalan anggaran. Agar kantor ini awet, sama-sama dipelihara bangunan yang indah ini. Begitu juga camat dan RT/RW harus ikut menjaga gedung ini. Apa lagi gedung kantor ini di bangun hampir Rp2 miliar," ujar Bupati. (Amran)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com