Wagubri Resmikan Sekolah Siaga Bencana Di Rohil

Dibaca: 760 kali  Kamis,02 Mei 2019 | 05:56:00 WIB

Wagubri Resmikan Sekolah Siaga Bencana Di Rohil
Ket Foto : Warga Pekaitan berkerumun di sekitar helicopter yang mengangkut Wagubri Edy Natar Nasution. F amran

ROHIL - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) H Edy Natar Nasution, Selasa, 30 April 2019, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), tepatnya di SMP Negeri 2 Pekaitan, di Kepenghuluan Rokan Baru, Kecamatan Pekaitan. Wagubri datang mengunakan helicopter. Kedatangan Wagubri H Edy Natar Nasution, disambut Bupati Rohil H Suyatno, Sekda Rohil H Surya Arfan, Dandim 0321 Rohil Letkol Didik Efendi, Anggota DPRD Rohil Krismanto, dan H Rasyid Abizar, Kadisos Pemkab Rohil dr H Junaidi Saleh, Kabag Humas Hermanto, dan lain-lain.  
 
Adapun kegiatan Wagubri Edy Natar Nasution, menghadiri Peringatan Hari Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke 15 Tahun 2019 yang dipusatkan di Kepenghuluan Rokan Baru, Pekaitan, Rohil, Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB), penyerahan bantuan peralatan bencana, dan meresmikan Sekolah Siaga Bencana (SSB). 
 
Wagubri H Edy Natar Nasution mengatakan dengan dikukuhkan Kepenghuluan Rokan Baru, Rohil, sebagai Kampung Siaga Bencana, maka total keseluruhan Kampung Siaga Bencana di Riau ada 13 Kampung. Ke 13 kampung itu, kata Wagubri, enam kampung dibentuk pemerintah pusat, dan tujuh lagi dibentuk Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/Kota dengan pembiayaan bersumber dari dana dekonsentrasi. 
 
"Sedangkan pembentukan Sekolah Siaga Bencana di Rohil, merupakan sekolah yang ke dua, setelah Sekolah Siaga Bencana di Kota Dumai," ucap Wagubri H Edy Natar Nasution, di halaman SMP Negeri 2 Pekaitan.  
 
Sangat diharapkan, kata Edy Natar, dengan dibentuk Kampung Siaga Bencana dan Sekolah Siaga Bencana, penanganan seluruh jenis bencana alam di Rohil kedepan akan semakin baik. 
 
"Tentunya harapan kita dengan terbentuk Kampung Siaga Bencana dan Sekolah Siaga Bencana di Rohil ini penanganan bencana jauh lebih baik kedepannya," sebut Edi Natar, pensiunan TNI-AD berpangkat Brigadir Jenderal. 
 
Pembentukan Kampung Siaga  Bencana dan Sekolah Siaga Bencana, sebut Wagubri, juga sebagai antisipasi, sehingga penanganan bencana, dari tahun ke tahun akan semakin lebih baik. Melakukan antisipasi bencana di Rohil, kata Wagubri, tentu Bupati Rohil yang lebih mengetahui. Misal melakukan normalisasi sungai, maka Bupati yang lebih tau sungai mana saja yang perlu dilakukan normalisasi. 
 
"Nanti akan ada pertemuan lanjutan Pemprov Riau dengan Bupati dan Wali Kota se Riau. Tentunya akan kita sampaikan hal-hal yang perlu disampaikan agar ada sinergitas antara Pemda dengan Pemprov," pungkas Wagubri. (Amran)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com