Jelang Idul Fitri, Pemuda Pancasila Tampan Santuni Anak Yatim

Dibaca: 484 kali  Selasa,19 Mei 2020 | 02:30:00 WIB

Jelang Idul Fitri, Pemuda Pancasila Tampan Santuni Anak Yatim
Ket Foto :

PEKANBARU-Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Minggu 18 Mei 2020, memberikan santunan kepada anak-anak yatim di sekitar wilayah Kecamatan Tampan.
 
Pemberian santunan ini menurut Ketua PAC PP Tampan, Rudi Harianto (Anto Klewor), merupakan bentuk nyata kepedulian kader Pemuda Pancasila terhadap keterpurukan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
 
“Kami membagikan santunan terhadap enam puluh anak yatim dan enam puluh paket sembako di tiga kelurahan yaitu kelurahan Air Putih, kelurahan Simpang Baru dan kelurahan Tuah Madani, sesuai data survai yang telah kami lakukan sebelumnya,” kata Anto Klewor.
 
Pemberian santunan dan sembako ini merupakan wujud kepedulian Pemuda Pancasila Tampan kepada anak yatim dan fakir miskin. Anto Klewor juga menegaskan bahwa kegiatan Pemberian santunan dan sembako tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Seperti jaga jarak dan menggunakan masker guna mencegah penyebaran virus Covid-19.
 
“Kegiatan pemberian santunan dan sembako adalah amanah dari Ketua MPC, bung Iwan Pansa, agar kami bisa lebih mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, kita harus bisa membantu masyarakat dalam masa PSBB jilid III ini. Seminggu ini kami mengumpulkan dana secara sukarela dari para kader pemuda pancasila Tampan untuk menyantuni anak yatim dan berbagi sembako" pungkasnya.
 
Diketahui bahwa ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Iwan Pansa, telah memberi perintah komando kepada seluruh kadernya di dua belas kecamatan sekota pekanbaru ini agar tetap berkontribusi kepada masyarakat dalam kondisi apapun.  Selain itu, Iwan juga menanggapi terkait kekisruhan antara pihak DPRD Kota Pekanbaru dan Walikota Pekanbaru agar kedua belah pihak bisa menahan diri, jangan membuat kisruh, Fokuslah pada pelaksanaan PSBB, jangan ngawur, jangan cari panggung, karena justru masyarakat Kota Pekanbaru sendiri yang dirugikan. (rls)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com