SELATPANJANG - Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri di lingkungan Polres Kepulauan Meranti, kembali menggelar sidang dengan agenda putusan di Gedung Kemala Bhayangkari Jalan Merdeka, Selatpanjang, Selasa 17 Oktober 2017 mulai pukul 09.15 WIB.
Paur Humas Polres Kepulauan Meranti, IPTU Djonni Rekmamora dalam siaran pers kepada wartawan mengungkapkan, kali ini tiga personel Polres Kepulauan Meranti direkomendasikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), namun dua diantaranya masih menyatakan banding.
Sidang itu dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti, KOMPOL DR. Wawan Setiawan, SH, MH selaku Ketua Komisi, Kasubbag Bin Ops Bag Ops, AKP Syamsueri selaku Wakil Ketua dan Kaur Bin Ops Satuan Reskrim, IPTU Herman Jalaludin selaku Anggota.
Adapun personel Polri yang dihadapkan pada Sidang KKEP itu, yakni BRIPTU AF NRP 88020577 jabatan Brig Polres Kepulauan Meranti, Brigadir RE NRP 86060813 jabatan Brig Polres Kepulauan Meranti dan Brigadir APH NRP 87010935 jabatan Brig Polres Kepulauan Meranti.
Dalam risalah putusan yang dibacakannya, Ketua Komisi Sidang KKEP menjelaskan, BRIPTU AF terbukti melanggar Pasal 14 ayat 1 huruf a PPRI Nomor 1 Tahun 2003. Sesuai tuntutan, AF direkomendasi PTDH dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia, karena meninggalkan tugas secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari secara berturut-turut.
Kemudian Brigadir RE juga terbukti melanggar Pasal 14 ayat 1 huruf a PPRI Nomor 1 Tahun 2003. RE direkomendasi PTDH dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia, karena meninggalkan tugas secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari secara berturut-turut.
Terakhir Brigadir APH juga terbukti melanggar Pasal 14 ayat 1 huruf a PPRI Nomor 1 Tahun 2003, direkomendasi PTDH dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia, karena meninggalkan tugas secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari secara berturut-turut.

Setelah dilakukan pembacaan putusan, BRIPTU AF dan Brigadir RE menyatakan banding atas putusan Sidang KKEP. Untuk itu Ketua Komisi memberikan waktu 14 hari ke depan untuk mengajukan banding ke Bidang Hukum Polda Riau.
Sebagai pendamping terduga pelanggar pada sidang itu, hadir Kasat Tahti Polres Kepulauan Meranti, IPTU H. Marianto Efendi dan Kanit Reskrim Polsek Rangsang Barat, Polres Kepulauan Meranti, IPDA Jimmy SH, MH.
Sedangkan bertindak selaku Penuntut, Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti, IPDA Ricky Marzuki, SH dan Sekretaris Sidang, Brigadir Provos Polres Kepulauan Meranti, BRIPDA Novia Akmanellya.
Sidang yang juga dihadiri 20 personel Polres Kepulauan Meranti itu berakhir sekira pukul 11.00 WIB, dimana selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman terkendali. (san)
Tiga Oknum Polisi Direkomendasi PTDH, Dua Ajukan Banding
Redaksi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 02:13:00 WIB
Sidang pembacaan putusan
Pilihan Redaksi
IndexHujan Merata di Riau, Titik Karhutla Besar Padam
Tiba di Semarang, Kafilah Riau Siap Berikan Penampilan Terbaik di MTQ Nasional 2026
CCTV Buka Jejak Pencuri di Ruko Jalan Tebing Tinggi Kota Selatpanjang
Polres Kepulauan Meranti Ingatkan Jemaah Salat Jumat Waspada Karhutla dan Kawal Pilkades
BMKG Prediksi Hujan Lebat di 7 Wilayah Riau, Potensi Terjadi dari Pagi hingga Malam
Buka Rakor di Merbau, Sekda Sudandri Tekankan 9 Hal Penting kepada Aparatur
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukum
CCTV Buka Jejak Pencuri di Ruko Jalan Tebing Tinggi Kota Selatpanjang
Jumat, 11 September 2026 - 22:51:34 Wib Hukum
Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 65 Kg Sabu Asal Malaysia
Kamis, 10 September 2026 - 13:42:09 Wib Hukum
Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi
Rabu, 09 September 2026 - 20:17:45 Wib Hukum
Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diamankan Polisi
Rabu, 09 September 2026 - 08:10:26 Wib Hukum


.jpg)