JURNALMADANI - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto resmi melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Pelantikan digelar di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (26/1/2026).
.jpg)
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Asisten III Setda Riau M Job Kurniawan, serta Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Indra.
Sebanyak 15 pejabat yang dilantik menempati sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemprov Riau, mulai dari Kepala Badan, Kepala Dinas, hingga Kepala Biro.

Berikut Daftar Lengkap 14 Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik:
1. Budi Fakhri : Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau
2. Ninno Wastikasari : Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau
3. Purnama Irwansyah : Kepala Bappeda Riau
4. Ismon Diando Simatupang : Kepala Dinas ESDM Riau
5. Indra Putra : Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau
6. Zulkifli : Kepala Dinas Kesehatan Riau
7. Supriyadi : Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Riau
8. Tekad Perbatas Setia Dewa : Kepala Dinas Pariwisata Riau
9. Vera Angelika OK : Kepala DPMPTSP Riau
10. Supriadi : Kepala Dinas Perkebunan Riau
11. Yusi Prastiningsih : Direktur RSUD Arifin Achmad Riau
12. Mardoni Akrom : Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Riau
13. Zulfahmi : Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau
14. Sri Irianto : Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Riau
Evaluasi Dalam 6 Bulan
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyebutkan pelantikan PTP ini merupakan hasil kerja keras Panitia Seleksi (Pansel) tanpa ada intervensi dari pihak manapun.
"Ini murni, tidak ada intervensi dari pihak manapun. Beberapa pejabat yang dilantik bahkan ada yang tidak saya kenal. Ini adalah hasil kerja keras asesmen Panitia Seleksi," kata SF Hariyanto.

Terhadap pejabat yang dilantik, SF Hariyanto berharap dapat menjaga amanah yang diberikan dan bekerja dengan mengedepankan kekompakan.
"Saya mempercayai ibu bapak yang dilantik dapat menjaga amanah dan bekerja ikhlas. Tantangan kita sangat berat. Banyak target pendapatan yang akan kita kejar, dan semua itu bisa terwujud jika kita kompak," katanya.
Disebutkan SF Hariyanto, pihaknya akan mengawasi kinerja pejabat yang baru saja dilantik dengan waktu evaluasi selama 6 bulan kedepan. Dikatakannya, pejabat yang tidak bisa bekerja, tidak menutup kemungkinan akan diganti.
"Kerja sungguh-sungguh. Kalau bekerja dengan biasa-biasa saja, harus diganti. Karena Pansel kan punya rekam jejak kinerja. Jadi kalau memang tak bisa bekerja, ya harus dievaluasi, kita ganti," ungkapnya. (*)

.jpg)