Harga Bawang Putih Di Bagansiapiapi Tembus Rp60 Ribu/Kg

Dibaca: 125 kali  Kamis,09 Mei 2019 | 05:40:00 WIB

Harga Bawang Putih Di Bagansiapiapi Tembus Rp60 Ribu/Kg
Ket Foto : Bawang Putih

 
 
 
ROHIL - Hampir semua jenis bumbu dapur, dan kebutuhan pokok masyarakat jelang dan satu pekan Ramadan 1440 H/2019 mengalami kenaikan. Harga bumbu dapur bawang putih di beberapa pasar rakyat di Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil, jelang Ramadan dan beberapa hari belakangan ini mengalami kenaikan.  Harga jual bawang putih melonjak dua kali lipat dari biasanya. Kenaikan harga bawang putih terjadi sejak beberapa hari sebelum bulan Ramadhan 1440 H / 2019. Sampai Rabu, 8 Mei 2019, harga jual bawang putih belum mengalami penurunan harga. Masih dikisaran Rp60 ribu per kilo. 
 
"Sebelumnya harga enceran bawang putih Rp28 ribu per kilo. Sekarang harga enceran bawang putih masih Rp60 ribu. Kita tidak tau kenapa harga bawang putih mengalami kenaikan," kata Rini, pedagang bawang di pasar Datuk Rubiah, Kota Bagansiapiapi. 
 
Selain bawang putih, kata Rini, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan. Harga cabai sebelum Ramadan, kata Rini, hanya Rp28 ribu per kilo. "Sekarang harga cabai masih Rp60 ribu per kilo. Sama dengan harga bawang putih," ujar Rini. 
 
Sementara harga bawang merah, sebut Rini, belum mengalami kenaikan. Harga bawang merah masih berkisar Rp28 ribu per kilo. Harga kebutuhan pokok di pasar Bagansiapiapi, memang mengalami kenaikan jelang dan di pekan pertama Ramadhan. Harga jual bawang putih, dan cabai Rp60 ribu per kilo, dan bawang merah Rp28 ribu per kilo, ujar Rini, rata-rata sama harga jualnya di pedagang lainnya. 
 
Kenaikan juga pada daging ayam dari Rp30 ribu per kilo melonjak menjadi Rp39 ribu per kilo, daging sapi  Rp150 ribu per kilo, serta daging cincang Rp110 ribu per kilo. Hampir semua jenis bumbu dan kebutuhan pokok masyarakat, jelas Rini, mengalami kenaikan. Kenaikan berbagai kebutuhan pokok menyebabkan banyak dagangan pedagang tidak di beli. 
 
"Kenaikan kebutuhan pokok juga menyebabkan pasar sepi," ujar Rini, sambil melihat kearah dagangnya. (Amran)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com