Kasus Positif COVID-19 di Kepulauan Meranti Terus Bertambah

Dibaca: 238 kali  Minggu,13 September 2020 | 06:16:00 WIB

Kasus Positif COVID-19 di Kepulauan Meranti Terus Bertambah
Ket Foto : Sekda Kamsol saat memberikan imbauan kepada masyarakat di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang

MERANTI - Memasuki gelombang kedua penyebaran Covid-19 terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Riau, tak terkecuali di Kabupaten Kepulauan Meranti, saat ini berdasarkan keterangan Kepala Dinas Kesehatan dr. Misri Hasanto, hari ini terjadi penambahan 4 Pasien Positif dengan begitu total pasien Positif Covid-19 berjumlah 15 orang.
 
"Ya benar berdasarkan hasil Swab Tracking Pasien Positif sebelumnya, saat ini Minggu (13/9/2020) terjadi penambahan 4 Pasien Positif Covid-14 di Kepulauan Meranti," jelas Kadiskes Misri Hasanto.
 
Lebih jauh dijelaskan Misri, 4 Pasien Covid-19 ini diperoleh dari hasil Tracking terhadap Pasien Positif sebelumnya, yakni Tracking Pegawai Kantor Kejaksaan, Tracking Petugas Ruang Terbuka Hijau (RTH) LAM dan Tracking Pegawai Kantor Pengadilan Agama Kepulauan Meranti.
 
Dengan bertambahnya 4 Pasien Covid-19 tersebut, Pemkab akan bergerak cepat untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 ini, direncanakan esok Pemkab Kepulauan Meranti akan melakukan penyemprotan Disinfektan Massal terutama di tempat umum, seperti Pelabuhan, Pasar, Sekolah seluruh Kantor Pemerintahan dan Rumah Ibadah.
 
"Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 kita besok akan melakukan penyemprotan Desinfektan Massal di tempat-tempat umum, seperti Pelabuhan, Pasar, Kedai Kopi, Sekolah dan kantor Pemerintahan," ujar Misri.
 
Dan bagi kantor pelayanan seperti Kantor Camat dan Kelurahan, dikatakan Misri pihaknya akan menyediakan alat semprot dan obat Desinfektan untuk dipergunakan menyemprot kantor Kecamatan.
 
"Bagi Kecamatan silahkan datang ke kantor Dinas Kesehatan kita akan menyediakan alat dan obat semprot Desinfektan," ucapnya.
 
Diinformasikan juga, sesuai arahan Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan melakukan penutupan sementara Ruang Terbuka Hijau (RTH) LAM Meranti, penutupan ini seiring ditemukannya Cluster baru dari hasil Tarcking terhadap pegawai RTH tersebut yang terkonfirmasi positif. RTK akan kembali dibuka untuk umum jika dinilai sudah aman.
 
Agar RTH LAM kembali steril dan dapat dibuka kembali Tim Gugus Tugas akan melakukan penyemprotan Desinfektan ke seluruh komplek.
 
"Ini kita lakukan untuk melindungi dan memastikan RTH kembali steril dan aman untuk dikunjungi," jelas Sekda Kamsol.
 
Sekedar informasi, untuk mengantisipasi penularan Virus Covid-19 di Kepulauan Meranti, Minggu pagi Tim Gugus Tugas yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Dr. H. Kamsor MM, langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi terkini masyarakat dalam mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
 
Lokasi pertama yang dikunjungi Sekda Kamsol dalah Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, dilokasi ini Sekretaris Daerah Dr. Kamsol dan rombongan masih banyak menemukan warga dan penumpang Speedboat yang melanggar Protokol Kesehatan dengan tidak menggunakan masker. Untuk itu Sekda Kamsol langsung melakukan sosialisasi dan pengarahan kepada para penumpang Speedboat dan petugas pelabuhan untuk senantiasa mematuhi Protokol Kesehatan.
 
"Kepada seluruh penumpang dan masyarakat kami imbau untuk senantiasa mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 dengan cara menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan, mari bersama kita jaga diri, keluarga dan masyarakat kita dari penularan Virus Covid-19," ujar Sekda.
 
Lokasi berikutnya adalah Kedai Kopi Pelangi dan Kedai Kopi Kita yang berada dijalan A. Yani Selatpanjang, dilokasi ini Sekda kembali mengingatkan kepada warga untuk menggunakan masker serta meminimalisir kegiatan diluar rumah atau tempat keramaian jika tidak ada hal penting atau mendesak, karena saat ini kasus Covid-19 di Riau sudah semakin banyak bahkan RSUD Arifin Achmad sudah Over Capacity tidak bisa lagi menampung Pasien Covid-19.
 
Dan terakhir Sekda mengingatkan kepada masyarakat yang merasa dirinya pernah melakukan kontak dengan Pasien Covid-19 dan merasa tidak enak badan diminta untuk melapor dan memeriksakan diri ke Puskesmas dan Rumah Sakit agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat terputus.
 
Sekda dan rombongan juga sempat meninjau RTH LAM Meranti dan fasilitas ruang Isolasi Covid-19 RSUD Kepulauan Meranti.
 
Lebih lanjut menurut Sekda penanganan penularan Covid-19 tidak cukup hanya dilakukan oleh Pemerintan Daerah saja, idealnya juga harus didukung dengan peran aktif masyarakat yang secara konsisten mematuhi Protokol Kesehatan.
 
Saat ini dengan penambahan Pasien Covid-19 di Kepulauan Meranti, Pemerintah Kabupaten melalui Tim Gugus Tugas akan terus bergerak cepat melakukan Tracking terhadap warga masyarakat yang sempat berinteraksi dengan Pasien Positif, sehingga bagi yang terkonfirmasi tidak sempat menularkan virus ke orang lain.
 
Selain itu untuk menghindari terjadinya Cluster Kantor, Sekretaris Daerah melalui BKD Meranti akan mengeluarkan Surat Edaran yang mewajibkan kepada seluruh Pegawai dan Honorer di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti untuk mematuhi Protokol Kesehatan khususnya penggunaan masker. Dalam Surat Edaran itu disebutkan jika kedapatan ASN atau Honorer tidak menggunakan maka diminta kepada Pimpinan OPD yang bersangkutan untuk memberikan sanksi.
 
"Hal ini kita lakukan agar ASN menjadi orang pertama untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 khususnya menggunakan masker," ucap Sekda. (rls)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com