*Raup Penghasilan Rp 500 Ribu Sehari

Rahman Begitu Girang Terima Penghasilan Perdana dari Uber

Dibaca: 1002 kali  Minggu,14 Mei 2017 | 03:22:00 WIB

Rahman Begitu Girang Terima Penghasilan Perdana dari Uber
Ket Foto : Rahman bersama keluarga saat berlibur ke luar negeri

PEKANBARU - Rahman (47), begitu terkejut melihat ada panggilan masuk melalui aplikasi yang baru dipasang pada smartphone-nya. Dengan perasaan ragu, pria yang akrab disapa Ongah ini membiarkan panggilan tersebut berlalu. Barulah, pada panggilan kedua kalinya, dia berani menjawab panggilan melalui aplikasi yang ada pada smartphonenya.

Begitulah salah satu cerita juru mudi Taxi Online Uber yang baru launching perdana untuk Kota Pekanbaru pada, Jumat 12 Mei 2017 lalu. Dua hari setelah resmi beroperasi di Kota Pekanbaru, taxi online berbasis aplikasi terbesar di Indonesia ini, langsung mendapat respon positif masyarakat Kota Pekanbaru. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan alternatif moda transportasi di Kota Pekanbaru.

"Untuk hari ini saja saya sudah mendapatkan penumpang sebanyak 14 orang. Ini belum termasuk penumpang yang cancel diakibatkan posisi saya yang jauh dari lokasi penjemputan atau penumpangnya buru-buru mau ke lokasi tujuan," ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengusaha buku ini.

Rahman mengungkapkan, dirinya begitu girang mendapatkan penghasilan perdana dari Uber. Untuk hari ini saja Sabtu 13 Mei 2017, mulai start pukul 08.00 WIB pagi, hingga sore hari pukul 16.00 WIB sudah mendapatkan 14 penumpang, dengan total bayaran uang tunai yang ia terima senilai lebih kurang Rp 300 ribu.

"Itu belum termasuk lagi penumpang-penumpang yang membayar melalui kartu kredit dan voucher diskon dari Uber. Jadi, jika ditotalkan lebih kurang Rp 500 ribu. Lumayankan," tegasnya.

Ditanya apakah kebanyakan penumpang Uber ini berasal dari warga Kota Pekanbaru, Rahman menjawab kebanyakan dari luar Kota Pekanbaru. Bahkan Rahman sendiri mendapati penumpangnya Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia.

"Untuk warga Kota Pekanbaru sendiri hanya ada dua orang. Itupun mahasiswa Kedokteran Universitas Riau yang hendak ke kampusnya di Jalan Diponegoro," jelasnya.

Rahman berharap, hadirnya Taxi Uber di Kota Pekanbaru ini bisa menjadi moda alternatif di Kota Pekanbaru. Hal ini menjawab tuntutan era saat ini yang dipermudah dengan berbagai aplikasi cukup melalui media smartphone.

"Saya berharap masyarakat bisa menerima kemajuan zaman ini sebagai sebuah peluang. Bukan sebaliknya, menganggap sebagai sebuah hambatan untuk kemajuan," tutupnya. (sal)
 

Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com