JURNALMADANI – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, Polres Kepulauan Meranti memperkuat cooling system dengan turun langsung ke tengah masyarakat.
Sebanyak 30 masjid di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi sasaran kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Berkah, Jumat (25/9/2026).
Tak hanya menyampaikan pesan keagamaan dan kamtibmas, kepolisian memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak masyarakat menjaga persatuan serta menciptakan suasana aman menjelang Pilkades yang akan digelar di 12 desa.

Total sekitar 2.365 jemaah menerima pesan kamtibmas yang disampaikan jajaran pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, para kapolsek, Bhabinkamtibmas dan Dai Kamtibmas.
Pesan yang dibawa pun tidak hanya soal keamanan. Polisi sekaligus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi perhatian serius di wilayah kepulauan tersebut.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kabagren Polres Kepulauan Meranti AKP Edi Junaidi, S.H., mengajak masyarakat ikut mengambil peran dalam mencegah karhutla.
“Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran seluruh masyarakat. Karena itu, mari bersama-sama menjaga lahan dan lingkungan agar tidak terjadi kebakaran,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Gambut Meranti Jadi Perhatian
Kepolisian mengingatkan karakteristik lahan gambut di Kepulauan Meranti membuat penanganan kebakaran membutuhkan kewaspadaan sejak dini.
Api yang muncul di lahan gambut dapat sulit dipadamkan dan berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh keberadaan asap maupun titik api.
“Jangan menunggu sampai api membesar. Apabila menemukan asap atau titik api, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti petugas,” imbau kepolisian.

Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Pilkades Jangan Jadi Pemicu Perpecahan
Di sisi lain, pesan cooling system menjadi bagian penting dalam kegiatan Jumat Keliling kali ini.
Menjelang Pilkades Serentak 2026, masyarakat di 12 desa yang melaksanakan pemilihan diajak menjaga suasana tetap sejuk dan tidak mudah terpancing isu yang dapat memicu konflik.
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar menghormati perbedaan pilihan, menjaga hubungan baik antarsesama warga serta menyikapi informasi secara bijak.

Perbedaan pilihan dalam Pilkades diharapkan tidak sampai merusak hubungan kekeluargaan dan persaudaraan yang telah terbangun di tengah masyarakat.
Pesan serupa juga diarahkan kepada para calon kepala desa, tim pendukung, tokoh masyarakat dan tokoh agama agar bersama-sama menjaga tahapan Pilkades berjalan aman dan tertib.
Polres Kepulauan Meranti berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian dalam menciptakan suasana yang kondusif, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara aman tanpa tekanan maupun provokasi.

Melalui pendekatan langsung ke masjid dan komunitas masyarakat, kepolisian berupaya memastikan pesan kamtibmas tidak hanya berhenti di tingkat aparat, tetapi benar-benar sampai kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan bersama. (*)


.jpg)