Lucinta Luna Ditangkap Polisi, Diduga Karena Narkoba

Dibaca: 349 kali  Selasa,11 Februari 2020 | 06:39:00 WIB

Lucinta Luna Ditangkap Polisi, Diduga Karena Narkoba
Ket Foto : Lucinta Luna. Foto Kompas

JAKARTA - Artis peran Lucinta Luna ditangkap polisi atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Informasi tersebut dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.
 
"Iya benar (Lucinta Luna diamankan atas dugaan narkoba)," kata Yusri kepada wartawan, Selasa 11 Februari 2020.
 
Kendati demikian, Yusri tak menjelaskan lebih lanjut terkait penangkapan tersebut. Pasalnya, Lucinta Luna masih diperiksa polisi hingga saat ini.
 
Selain Lucinta, polisi juga mengamankan tiga orang lainnya atas dugaan kasus serupa, masing-masing berinisial H, D, dan N. Saat diamankan, polisi menemukan 3 butir narkoba jenis ekstasi di keranjang sampah.
 
"Ada dua jenis obat dari tas Lucinta Luna, pertama tramadol dan Riklona. Ini adalah obat penenang dan masuk golongan psikotropika," kata Yusri kepada wartawan.
 
Yusri mengungkapkan, sampai saat ini Lucinta Luna masih diperiksa di Polres Jakarta Barat guna mengetahui siapa pemilik ekstasi tersebut.
 
"Sampai saat ini, mereka belum mengakui barang yang diduga ekstasi," ungkap Yusri, dilansir kompas.com.
 
Sebelum kejadian ini, Lucinta Luna juga pernah berurusan dengan polisi. Dia dilaporkan oleh temannya, Rivelino Wardhana ke Polda Metro Jaya pada Juli 2019. Lucinta diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik karena menginjak-injak foto Rivelino.
 
Penghinaan yang dilakukan oleh Lucinta terjadi saat Lucinta menjadi bintang tamu program "Bisik-bisik Tetangga" di Kanal YouTube MOP Channel pada 10 Juli 2019.
 
"Klien kami akan mengadukan ke penyidik untuk mencari keadilan melaporkan terduga pelaku Lucinta Luna melakukan tindak pidana pencemaran nama baik dan tindak pidana penghinaan," ujar kuasa hukum Rivelino, Ahmad Khozinudin, di SPKT Polda Metro Jaya.
 
Dalam laporannya, Khozinudin membawa beberapa barang bukti untuk diserahkan. Barang bukti tersebut berupa video tayangan utuh MOP Channel, kemudian resume transkrip perbincangan, like dan dislike beserta komentar. (red)
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com