HMPP-Riau Pertanyakan Keterlibatan Along dalam Kasus Korupsi Eks Bupati Bengkalis

Dibaca: 663 kali  Jumat,03 Juli 2020 | 05:49:00 WIB

HMPP-Riau Pertanyakan Keterlibatan Along dalam Kasus Korupsi Eks Bupati Bengkalis
Ket Foto :

PEKANBARU - Tim Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sempat menggeledah rumah milik pengusaha Hendri alias Along di Jalan Siak Duri Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis pada 16 Mei 2019 lalu. Along disinyalir memiliki hubungan dalam kasus korupsi proyek multiyers Jalan Batu Panjang yang menjerat eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin.
 
Namun, penggeldahan KPK RI yang tak berujung itu dipertanyakan Himpunan Muda Pembawa Pembaharuan (HMMP) Riau yang melakukan aksi didepan Ditkrismus Polda Riau tempat saat ini tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan saksi-saksi kasus Bupati Bengkalis itu, Jumat  03 Juli 2020.
 
Kordinator Lapangan HMP-Riau, Almuji Emzen mengatakan, meski saat ini kasus tersebut sudah menahan dua tersangka yakni Amril Mukminin selaku Bupati dan mantan Kadis PUPR Bengkalis Muhammad Nasir, nama Along tidak lagi pernah muncul.
 
"Kami meminta kepada lembaga KPK RI untuk menyampaikan ke publik masyarakat Riau pada umumnya, khususnya masyarakat Kabupaten Bengkalis, dimana KPK RI melakukan penggeledahan pada 16 Mei 2019 di rumah Hendri/Along terkait kasus proyek apa?," tanya Almuji melalui spanduk yang dibentangkan.
 
Menurut Almuji lagi, pihaknya dapat informasi saat penggeledahan rumah Along, Tim Penyidik KPK RI sempat membawa beberapa dokumen. Namun sampai saat ini Hendri alias Along diduga belum pernah dilakukan pemeriksaan. 
 
"Kami mendesak KPK RI melakukan pemeriksaan terhadap saudara Hendri alias Along atau dikenal Bapak Pembangunan Kabupaten Bengkalis, dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah," pintanya.
 
HMPP-Riau, katanya, mendukung lembaga KPK RI untuk menuntaskan persoalan korupsi di Indonesia terutama kasus-kasus dugaan korupsi di Kabupaten Bengkalis, baik yang telah dilaporkan dari elemen perwakilan masyarakat di Kajari, Kajati dan Polda Riau. "Jika lembaga penegak tersebut tidak bisa menuntaskan segera ambil alih," pungkas dia.
 
Untuk diketahuu, Hendri alias Along adalah kontraktor yang banyak dapat proyek-proyek besar di Kabupaten Bengkalis. Rumah Along sempat digeledah oleh Tim Penyidik KPK RI karena diduga terlibat dalam proyek multiyears Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih Pulau Rupat tahun 2013-2015. (Faisal) 
Akses JurnalMadani.com Via Mobile m.JurnalMadani.com